alexa-tracking

Pemerintah Target Ekspor Jagung 2018 Capai 500 Ribu Ton

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b0d3ff16208815e578b4567/pemerintah-target-ekspor-jagung-2018-capai-500-ribu-ton
Pemerintah Target Ekspor Jagung 2018 Capai 500 Ribu Ton
Pemerintah Target Ekspor Jagung 2018 Capai 500 Ribu Ton
Jakarta, jagung, merupakan komponen terbesar dari produk pakan ternak lebih dari 70 persen kandungan pakan ternak adalah jagung. Indonesia, mengikuti perkembangan industri peternakan, sehingga kebutuhan akan komoditas ini menjadi vital.
Data statistik menunjukkan total impor jagung kita, rata-rata, tiga juta ton, per tahunnya dengan total devisa negara yang tersedot sekitar Rp12 triliun.
Kebijakan Pemerintah terbukti membuahkan hasil ditandai dengan turunnya impor jagung Indonesia, di mana pada tahun 2016 periode Januari hingga Oktober hanya 130.677 ton.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka penurunan impor jagung sangat tajam bila dibanding periode 2010-2015. Ini adalah impor jagung terendah dalam kurun waktu lima tahun.
Menteri Pertanian sebelumnya juga menghadap Presiden, meminta Perpres untuk penetapan harga dasar dalam waktu satu pekan. Perpres tersebut tentang Harga Dasar Pembelian Jagung Petani Rp3.150 per kilogram dengan kadar air 15-20 persen.
Perpres tersebut diyakini menjadi pemicu meningkatnya luasan tanam jagung di berbagai provinsi, terutama Sentra Nasional seperti Gorontalo yang sudah ekspor hingga periode Mei 2018 sebesar 80.000 ton.
Sulawesi Selatan hingga Mei 2018, mencapai 70.000 ton, menyusul Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan ekspor hingga 200.000 ton. Dari pencapaian tersebut, sehingga tidak mengada-ada jika Indonesia menargetkan ekspor jagung sebesar 500.000 ton tahun ini.
Dalam berbagai lawatannya ke kawasan ASEAN, Mentan kerap menawarkan produksi petani Indonesia. Menurut Menteri Amran, ASEAN merupakan peluang pasar ekspor komoditas pertanian.
Karena terlebih jaraknya yang dekat dari sisih geografis maupun menguntungkan secara ekonomis. Harga yang ditawarkan Indonesia pun jauh lebih murah, bila dibanding nilai impor dari mancanegara.
Malaysia, membutuhkan jagung, lebih dari dua juta ton, setiap tahunnya dan Filipina sekitar satu juta ton. Sejumlah negara ASEAN pun telah menyatakan minat untuk impor jagung dari Indonesia.
Bahkan Filipina sudah menandatangani MoU dan hingga Mei 2018. Sejumlah wilayah di Indonesia memiliki sentra produksi jagung yang sangat potensial di antaranya Jatim, Jateng, Sumut, Sumsel, Lampung dan Kalimantan.
BPS baru-baru ini merilis data yang menggembirakan di saat ekspor dari sektor lain menurun Tercatat, sektor pertanian justru menyumbang angka kenaikan ekspor signifikan. Angka kenaikan ekspor komoditas pertanian yang bersumber dari BPS senilai USD300 miliar.
Sedangkan ekspor komoditas pertanian terbesar di luar sektor perkebunan, disumbang dari ekspor jagung, beras, ubi kayu, ubi jalar dan komoditas hortikultura. Adapun negara tujuan ekspor komoditas pertanian Indonesia yaitu Filipina, Australia, China dan Taiwan.

Sumber Berita : https://economy.okezone.com/read/201...i-500-ribu-ton
Harus dilanjutkan. Jagung lokal memang rasanya lebih enak. Semoga bisa ekspor pangan lain juga.
image-url-apps
Persiapan trit jombi..
KASKUS Ads
"saya klo denger yg namanya import itu sedih"

by petruk
image-url-apps


500.000 ton itu target

Semoga tidak menguap sperti target 35.000 MW itu...


image-url-apps
hooaaam..
image-url-apps
mantaaaap..
×