alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd93e4c1cb17f3598b4568/pks-minta-jokowi-fokus-tunaikan-janji-daripada-bandingkan-era-sby

PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY

PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY
Kamis, 17 Mei 2018 13:40

PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY
SBY dan Jokowi. ©Rumgapres/Abror Rizki

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid turut mengomentari kritikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kepemimpinan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia pun menyarankan Presiden Jokowi fokus pada janji-janji kampanyenya dibandingkan mengkritik kepemimpinan sebelumnya.

"Jadi fokus saja, kewenangan sudah diberikan, anggaran sudah diberikan, janji-janji juga dipenuhi kepada rakyat. Daripada melempar kepada rakyat tentang pemimpin yang sebelumnya, padahal rakyat sendiri sudah tahu," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/5).

Hidayat menjelaskan, banyak hal yang perlu diperhatikan oleh Jokowi. Mulai dari terorisme, ekonomi, hingga tenaga kerja asing.

"Janji misalnya nilai rupiah di bawah 10 ribu rupiah, nah memang betul 1 dolar di atas 10 ribu. Nah malah sekarang 1 dolar di atas 14 ribu, apalagi masalah tenaga kerja asing. Jadi fokus saja Pak Presiden. Apalagi sekarang negara sedang banyak aksi teroris," ujarnya.

Selama ini, tambahnya, Presiden SBY juga tidak pernah menyinggung masalah-masalah dikepemimpinan sebelumnya. Karena itu dia berharap para pemimpin bangsa harus menyejukkan satu sama lain.

"Saya kira memang sangat perlu hadirnya para pimpinan dan para negarawan Indonesia, mantan-mantan presiden mantan wapres, mantan pejabat negara untuk hadir untuk menyejukkan warga bangsa untuk hadirkan semangat untuk kita bersama-sama kalahkan terorisme dan keterpurukan ekonomi," ungkapnya.

Diketahui, Presiden keenam sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membalas kritikan Presiden Jokowi yang mengatakan harga BMM khususnya di Timur Indonesia. Jawaban dari kritik tersebut dicuitkan SBY melalui akun Twitternya.
https://www.merdeka.com/politik/pks-...n-era-sby.html


Demokrat sebut Jokowi sangat tak bijak di saat negara krisis malah salahkan SBY
Kamis, 17 Mei 2018 11:09

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto menilai Presiden Joko Widodo tidak bijak menyalahkan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kebijakan subsidi BBM. Sebab, setiap pemerintahan memiliki kebijakan berbeda-beda, tergantung situasi dan kondisi.

Lagi pula, pengelolaan BBM zaman Jokowi dan SBY juga jelas berbeda. Didik menyebut SBY mengeluarkan kebijakan subsidi sebesar Rp 340 triliun ketika harga minyak dunia sedang tinggi.

"Saya berpandangan bahwa sebagai seorang negarawan tidak elok dan sangat tidak bijak di saat negara dilanda krisis namun menyalah-nyalahkan pemimpin pendahulunya," kata Didik melalui keterangan tertulisnya, Kamis (17/5).

Didik mengatakan seorang pemimpin bangsa sebaiknya mengeluarkan pernyataan yang menyatukan bukan memecah belah dengan membanding-bandingkan dengan para pendahulunya.

"Banyak warga negara yang sangat mencintai dan yakin bahwa kebijakan SBY diambil untuk kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia," tegasnya.

Anggota Komisi III DPR ini yakin banyak rakyat berempati SBY terkesan dijadikan kambing hitam atas masalah yang dihadapi pemerintahan Jokowi. Untuk itu, Didik meminta pemerintah menyelesaikan masalah secara progresif, tanpa membangun opini yang tidak mendidik.

"Tentu mereka juga punya rasa dan perasaan apabila SBY terus dijadikan 'kambing hitam' atas kekurangbijakan dalam mengelola bangsa ini," ucap Didik.

Diketahui, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membalas sindiran Presiden Joko Widodo soal kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diterapkan pada 10 tahun pemerintahannya. Melalui akun twitter resminya @SBYudhoyono, SBY membalas sindiran Jokowi dengan 5 kicauan.

Sindiran soal kebijakan subsidi BBM pemerintahan SBY disampaikan Jokowi di Workshop Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol.

"Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*," ucap SBY.

"Saya minta para mantan Menteri & pejabat pemerintah di era SBY, para kader Demokrat & konstituen saya, TETAP SABAR. *SBY*," ujarnya.
https://www.merdeka.com/politik/demo...ahkan-sby.html

--------------------------

Gitu aja mewek!

emoticon-Wkwkwk
Urutan Terlama
Iya lah mending urus nawacita, masih ada waktu sebelum #2019GantiPresiden emoticon-Hansip
Post ini telah di hapus oleh sichilya
Kalo kebenaran terungkap nasbung banyak yg kejang2, sampe2 junjungan nya pun berak2
Post ini telah di hapus oleh sichilya
Mana ada POLITIK yang ga mengumbar Janji??

mau diganti 1000ribu kalipun, loe sendiri bisa mmg?
Ya pantes lah doi nyinggung SBY, bakar2 subsidi sampai 300 trilyun dan bikin pembangunan mandek gmn ga bikin pusing?

Ujung2nya ya Jokowi ini yg ngurusin apa yg tertunda dan mandek dr presiden sebelumnya.

Apa ga gila kerjaan puluhan tahun dikebut selama 5thn? Orang klo ada akal sehat sih pasti salut sm beliau.

Cm klo yg akalnya cm seukuran otak babi sih bisanya menghina beliau.

Orang kerjaan kantor aja nyelesain kerjaan orang yg cuti 3 bulan aja susahnya udah naudzubillah, lah ini nyelesain kerjaan bangun Indonesia dr mulai 1945 sampai 2018 cuy.
Post ini telah di hapus oleh sichilya
nih kata kowi

PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY

gue nunggu potong leher emoticon-Big Grin
sudahlah pak wiwi....
lebih baik fous kerja yang sudah sisa 1 tahun lagi.
nanti dibalas selama pemerintahan elo ngaco....pada ngamuk juga tuh kader ampe ketum PDIP....emoticon-Cape d...

bijaksana sajalah untuk melanjutkan pekerjaan.
jika selama ini salah...ya sudah benahi.

kerja kerja dan kerja.
Baru kali ini, gua setuju sama PKS
emoticon-Angkat Beer
Biarkan masyarakat yg menilai, jgn diri sendiri
Diubah oleh ilhamramadhani8
Quote:


PKS emang emoticon-thumbsup

2019 Pokoknya pilih dari PKS. Pemikirannya open mind begini kan? emoticon-Smilie

_______________________________________________________

NASTAK DONGOk MANA NIH?? PADA KELOJOTAN DI POJOK YA? emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk
Diubah oleh temonoid
Quote:


Semua Ikhwan nasbung di lapangan, Hindari bercanda !! emoticon-Marah

Selalu ingat Alloh emoticon-Leh Uga


PKS minta Jokowi fokus tunaikan janji, daripada bandingkan era SBY
.
kemampuan pemerintahan ini dalam menyalahkan pemerintahan sebelumnya, kyknya udah layak disebut sebagai prestasi
.
sby setau gw cuma sekali nyalahin pemerintah sblmnya (pidato "cuci piring")
.
klo yg sekarang, nyalahin pemerintahan sebelumnya udah kyk jadi aktivitas rutin
.
Diubah oleh ariadeneva
Quote:


Ngomong apa sih tak? Ga nyambung sama trit. emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk

Keep dongok nastak. emoticon-shakehand

Dan dari kata yang ane bold udah keliatan ente bukan muslim. emoticon-Smilie mana ada muslim mainin kata Allah.
Quote:


Orak sudi
emoticon-Angkat Beer
Quote:


😱

#2019 mudik ke solo

#2019 lanjut usaha mebel

emoticon-Wkwkwk
itu dendam kesumat
10tahun jd oposisi,msh untung itu topik kemas udah gk ada
kalo msh ada mah lebih parahemoticon-Ngakak (S)
pemerintah saat ini kalo terus2an nyinyirin yg 10tahun maka selamat anda sudah membukakan jalan untuk demokrat,emang itu kok yg mereka harap
tanya aja si pasek klo gk percaya emoticon-Ngakak (S)
Quote:

Ente kayaknya tau banyak neh. Beberlah dimarih apa yg bisa bikin nasbung kejang2 ampe junjungan nya ikutan cepirit di otak

Apa ente cuman banyak tau?
Menepati janji itu lah yg paling sulit saat ini.
Kalau diminta berjanji lagi, mudah. Pasti bisa.
Gimana nastaknya aja sekarang. Kl bis terima janji aja dulu, beres masalah.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di