alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Motret Brimob Patroli, Ojol Diamankan di Palembang
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd81565c779804688b4567/motret-brimob-patroli-ojol-diamankan-di-palembang

Motret Brimob Patroli, Ojol Diamankan di Palembang

Palembang - Seorang pria di Palembang, Sumatera Selatan, Ahmad Tarmizi (39) diamankan polisi. Ojek online (Ojol) itu terlihat mencurigakan karena kerap mengambil foto saat anggota Brimob Polda Sumsel sedang patroli.

"Benar, seorang pria bernama Ahmaf Tarmizi telah diamankan Brimob Polda Sumsel tadi. Dia dicurigai karena ambil foto Brimob saat patroli dan perilakunya mencurigakan," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Selamet saat ditemui di Mapolda Sumsel, Rabu (16/5/2018).

Setelah diamankan, warga Palembang itu langsung digeledah dan ditemukan adanya sebilah pisau. Belum diketahui secara pasti untuk apa pisau tersebut dibawanya.
Baca juga: Teroris Penyerang Mapolda Riau Kelompok NII Terafiliasi ISIS

Guna pemeriksaan lebih lanjut,Tarmizi langsung digelandang ke Mako Brimob. Di sana Tarmizi akan diintrogasi terkait senjata tajam yang dibawa. Termasuk apakah ada kaitannya dengan aksi teror yang sedang terjadi saat ini.

"Masih diperiksa di Mako Brimob apakah ada kaitan atau tidak (dengan aksi teror). Dia juga seorang driver ojek online dan tinggal di Palembang," Imbuh Selamet.

Sebagaimana diketahui, anggota Brimob Polda Sumsel mengamankan seorang pria di salah satu SPBU di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang. Saat dilakukan penangkapan, anggota Brimob memakai seragam dan senjata lengkap dan sempat dikira tim Densus 88 Antiteror.
(asp/asp)

https://news.detik.com/berita/d-4023739/motret-brimob-patroli-ojol-diamankan-di-palembang

Menegagkan, Video Driver Gojek Diduga Teroris Ditangkap, Ojek Online Kini Mulai Jadi Sorotan

Ojek online tak luput dari isu teror.
Hal ini ditunjukkan saat tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris.
Persisnya di Simpang Sei Sikambing Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan (15/5/2018).
Terduga teroris yang ditangkap MYR (28), seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online.
Saat penangkapan, MYR mengenakan atribut Gojek tengah berada di atas motornya menunggu order penumpang.
Sekitar lima orang petugas berpakaian preman dan membawa senjata api langusng menyergap MYR dan membekuknya di tepi jalan.
MYR diketahui bertempat tinggal di Jalan Pukat I Gg Sekolah No.4 Keluarahan Banten, Kecamatan Medan Tembung.
Polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah MYR.
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Paulus Waterpauw membernarkan penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di Medan.
"Saya baru konfirmasi karena memang belum cukup lama ya. Ada informasi penangkapan tapi hasilnya seperti apa kemungkinan besar belum bisa dikomunikasikan," kata Paulus di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (15/5/2018).
"Mungkin nanti untuk lebih jelasnya, bjsa ditanyakan setelah tim itu tiba di Polda Sumut," tambahnya.
Para pelaku terorisme saat ini telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut.
Lihat Videonya di bawah:

Profil driver ojek online
Muhammad Yusuf Rangkuti alias Yusuf (28) warga Jalan Pukat I Gang Sekolah dikenal sebagai pemuda yang rajin beribadah dan suka menolong.
Tidak ada yang menyangka baik pihak keluarga maupun tetangganya, bahwa ia terlibat jaringan terorisme tersebut.
Yusuf ditangkap Densus 88 di Simpang Sei Sikambing Sekip Kecamatan Medan Petisah, pada Senin (15/5/2018) kemarin.
Informasi yang dihimpun di rumah Yusuf Jalan Pukat I Gang Sekolah, bahwa dirinya juga hendak melangsungkan pernikahan pada tanggal 1 Juli 2018 mendatang.
Dikabarkan Yusuf mendapat calon dari daerah Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Saat dicoba mencari informasi terkait calon istri dari Yusuf, pihak keluarga tidak ada yang mengetahui.
Tante Yusuf yang kerap dipanggil Wak Upik mengatakan, usai Lebaran Yusug berencana menikah.
"Kami tidak tahu mana calonnya. Namun ia pernah bilang kalau dirinya mau melangsungkan pernikahan di Sidimpuan. Kalau calonnya belum pernah dibawa ke rumah, karena Yusuf bilang ia dikenalkan dari ustaz tempat ia mengaji (ta'aruf).
Yusuf diketahui bekerja sebagai driver ojek online. Ia sudah menjalani pekerjaan itu selama enam bulan.
Ibu Yusuf, Zahriana mengatakan anak ketiganya tersebut baru sekitar 15 hari terakhir mengikuti salah satu pengajian, yang tidak ia ketahui dimana keberadaannya.
"Paling ada lima belas hari dia mengikuti pengajian," kata Zahriana, Rabu (16/5/2018).
Zahriana menceritakan, menurut mualimah atau ustadzah tempatnya mengaji, Yusuf harus cepat ditarik dari pengajian yang diikutinya.
Jangan lama-lama lagi, karena bisa berbahaya tentang pemahaman agama yang diterimanya.
(Kanan) Zulfahri, orang tua Muhammad Yusuf Rangkuti, terduga teroris yang ditangkap Densus 88, Selasa (16/5/2018)
(Kanan) Zulfahri, orang tua Muhammad Yusuf Rangkuti, terduga teroris yang ditangkap Densus 88, Selasa (16/5/2018) (Tribunnews.com)
"Tarik anakmu itu, jangan disitu mengaji. Jangan lama-lama lagi," ucap Zahriana menirukan perkataan mualimahnya.
Ditanya dimana alamat tempat pengajian Yusuf berada, Zahriana tidak mengetahui dimana tempat pengajian anaknya tersebut, karena anak ketiganya itu juga tidak pernah mau terbuka.
"Setelah pengajian aku lihat dia tetap sembahyang, mengerjakan perintah Tuhan bagus-bagus," ujar Zahriana.
Baca: Delapan Orang Anggota JAD Ditangkap Polisi Pascaserangan Mapolda Riau
"Tapi tiap waktunya salat dia selalu bilang, 'Mak salat, nanti kalau nggak salat besar dosanya. Meninggalkan kewajiban besar dosanya'," tutur Zahriana menirukan ucapan anaknya itu.
Dijumpai di tempat yang sama, Zulfahri, ayah Yusuf, mengatakan polisi dan anaknya yang ditangkap sempat datang ke rumah.
"Tadi malam Yusuf datang ke rumah dibawa polisi. Mereka sempat mengucapkan salam meminta izin untuk masuk. Mereka bilang ada mau mencari barang di rumah kami," kata Zulfahri.
"Ditengokin orang itu. Entah apa yang dicari. Terus seluruh rumah di geledah, buku-buku di bawa petugas," sambungnya.
Zulfahri yakin anak ketiganya itu tidak terlibat jaringan teroris seperti yang diberitakan. Menurutnya, Yusuf anak yang baik.
http://kaltim.tribunnews.com/2018/05/17/menegagkan-video-driver-gojek-diduga-teroris-ditangkap-ojek-online-kini-mulai-jadi-sorotan?page=all


Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Nyari bahaya sih
kurang kerjaan ngapain foto2 polisi, di situasi kek gini, kan bodoh
Post ini telah di hapus oleh azhuramasda
Quote:


besar kemungkinan terindikasi teroris laaaah
emoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motretemoticon-Motret
parno banget si polkisnya..
bawa peso? emoticon-Matabelo
buat ngupas buah atau buat . . .
Quote:


Wajar sih parno. Polisi kan sepertinya memang ditarget. Polisi juga manusia, ada takutnya. Meskipun bersenjata, tapi kalo musuhnya bawa senjata juga apalagi bom, ya takut juga. Wajar sih
Quote:


tapi jg gak segitunya lah.. sapa tau driver ojolnya emang punya cita2 jadi polkis jadi mimpinya tiap malem liat foto2 polkis.. ato dia pengen bikin akun fake di fb make foto polkis buat bs bobok sama cabe2an.. 😊
jadi inget ss group teroris vs togut
emoticon-Ngakak
Quote:

Lebih baik berhati hati gan. Lagian tindakan aparat masih terukur. Dalam artian ga ditembak langsung ditempat. Kecuali aparat maen langsung tembak aja. Itu baru overdosis
Quote:


Wajar lah semua berawal dari yg mencurigakan mending diamankan dulu interogasi kalo ga terbukti ya dilepas.nanti kalo ada kejadian pasti nyalahin aparat kecolongan.
"Zulfahri yakin anak ketiganya itu tidak terlibat jaringan teroris seperti yang diberitakan. Menurutnya, Yusuf anak yang baik."

Gk pernah baca berita pengakuan warga sekitar/keluarga teroris yg kaget krn si teroris itu orgnya baik/ramah?
Ee buset masa cuma poto pak polkis aja bisa masuk bui sih emoticon-Nohope
Quote:


Terus gimana efek psikologis orang yang di periksa itu. Klo gak kebukti jadi kerugian nggak ya,? Katanya menganut sistem praduga tak bersalah.. Teroris di dor di tempat sih ane setuju., tapi kalo yg ini kayaknya terlalu berlebihan dah bre emoticon-Busa
Waduh nanti kalo ambil barbuk pungli tilang bakal d bui karna teroris
Quote:


Kondisi kek gini wajar lah, la ngapain juga sering motret kalo ada kendaraan polisi kurang kerjaan apa jadi orang yg wajar 2aja
Quote:


Taruhannya NYAWA..
ATI2 SAMA TERORIS
Quote:


Udah liat belum chat di grup telegram apa wa tuh. Yang moto polisi lagi di motor trus banyak yang komen ayok2 bunuh. Makanya polisi parnoan difoto
Bahaya nih kalo uud terorisme hasil revisi di gunakan se-wenang2. Kayak uud suversif di jaman orde baru.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di