alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd6663ded7705f4b8b457f/urgensi-laporan-revitalisasi-smk-untuk-perencanaan-lebih-baik

Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik

Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik

JPP, JAKARTA - Rapat koordinasi teknis mengenai laporan perkembangan revitalisasi SMK kembali digelar di Kemenko PMK, Jakarta. Laporan itu menjadi gambaran riil dari perkembangan proses revitalisasi SMK sehingga bisa dilakukan evaluasi, agar perencanaan menjadi lebih baik dan anggaran mumpuni demi mengakselerasi proses itu.

Demikian disampaikan Asisten Deputi Urusan Pendidikan Menengah dan Ketrampilan Bekerja mewakili Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Wijaya Kusumawardhana, Kamis (17/5/2018) pagi, saat memimpin rakor tersebut. "Saya meminta Kemendagri untuk bersurat ke sekda provinsi, agar daerah dapat melaporkan progres revitalisasi SMK di daerahnya masing-masing,” tegasnya. 

Hadir pula dalam rakornis itu, di antaranya, Perwakilan Bappenas, BNSP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perhubungan, Kemristekdikti Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, dan Kementerian Perikanan dan Kelautan.   

Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia disebutkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ditugaskan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan inpres paling singkat 6 (enam) bulan sekali. Serta, melaporkannya kepada Presiden.

Rakor itu secara kontinyu dilaksanakan untuk memantau dan meminta penjelasan terkait progres revitalisasi SMK di tiap K/L dan pemerintah daerah. Hanya saja, Wijaya Kusumawardhana mengakui, belum semua kementerian melaporkan progres perkembangan revitalisasi SMK.

Demikian juga, kata Wijaya, dengan daerah. "Belum semua gubernur memberikan laporan terkait revitalisasi SMK. Padahal laporan ini menjadi gambaran riil sehingga bisa dievaluasi untuk perencanaan yang lebih baik dan anggaran yang mumpuni untuk mengakselerasi revitalisasi SMK. 



Guru Kejuruan

Salah satu fokus pembahasan mengerucut pada persoalan guru kejuruan. Rendahnya jumlah peserta PPG terkhusus yang akan menjadi guru kejuruan, menurut perwakilan Kemristekdikti Edi Mulyono, dikarenakan belum ada jaminan menjadi PNS guru dan kebanyakan lulusan sekolah tinggi vokasi lebih memilih bekerja di industri menjadi faktor rendahnya pendaftar untuk profesi guru kejuruan.

“Harus ada insentif khusus untuk guru kejuruan meskipun bukan PNS. Khusus Papua dan Papua Barat, kesulitas dalam menetapkan putera daerah,” tambahnya. 

Edi juga menambahkan, untuk pemenuhan guru kejuruan, sudah ada 64 PT pengusul Prodi PPG tahun 2017, 44 Prodi sudah direkomendasi, 8 prodi belum disetujui, dan 12 prodi masih dievaluasi. Diperkirakan selesai diverifikasi Juni 2018 untuk disampaikan kepada BAN-PT.

Guru kejuruan yang menjadi fokus dari rakor ini, perlu dilihat bukan hanya membicarakan soal guru. Vivi Andriani perwakilan dari Bappenas juga mengingatkan bahwa revitalisasi LPTK yang sudah lama didengungkan perlu memikirkan keterbatasan jumlah dosen dan sarana prasarana yang berdampak pula pada tidak terpenuhinya target pemenuhan guru kejuruan yang berjumlah sekitar 91.000 guru.

Menurut Vivi, Ristekdikti memiliki kewenangan mutlak untuk program studi, namun untuk SMK memang agak longgar, sehingga banyak daerah yang membangun SMK tanpa melihat sisi demand. “sekolah bukan hanya bangunan, namun juga sistem yang terintegrasi”, tegasnya. 

Terkait itu semua, Wijaya menyimpulkan, hasil rapat disertai rekomendasi, dari kementerian yang telah melaporkan bahwa beberapa kementerian dinilai belum mumpuni memberikan data dan fakta riil di lapangan terkait supply dan demand yang disiapkan untuk menampung siswa magang maupun lulusan SMK.

“Kami berharap, supply dan demand serta output jelas yang terukur perlu lebih dikedepankan,“ tegas Wijaya. (pmk)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/pendidik...aan-lebih-baik

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik Guru Bina Kawasan Wujud Bela Negara dalam Penguatan Moderasi Islam

- Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik Kemenko PMK: Negara Peduli Terhadap Kesejahteraan Lansia

- Urgensi Laporan Revitalisasi SMK untuk Perencanaan Lebih Baik 100 Guru PAI Dididik Moderasi Islam dan Bela Negara

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di