alexa-tracking

Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd56e2dbd7708d5e8b456a/detik-detik-akbp-roni-selamatkan-aisyah-putri-histeris
Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!
Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!


Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!

jpnn.com - AKBP Roni Faisal Saiful Faton bergerak cepat, menantang maut untuk menyelamatkan Aisyah Putri, 7, anak pasangan Tri Murtiono (50) dan Tri Ernawati (43), terduga teroris pelaku serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) pagi.

MIRZA AHMAD, Surabaya

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Roni Faisal Saiful Faton rela mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan Aisyah Putri. Bocah itu merupakan anak terduga teroris yang meledakkan diri di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. Dengan tubuh penuh luka, tiba-tiba Aisyah berdiri setelah badannya tak bergerak sekitar 10 menit.

Awalnya, gadis cilik yang akrab dipanggil Ais tersebut tergolek lemah. Dua bom yang diledakkan ayahnya, Tri Murtiono, beserta ibu dan dua kakaknya merusak semua yang ada di pintu masuk mapolrestabes. Satu mobil, dua motor, dan satu loket tiket masuk. Ledakan itu juga melukai lima anggota polisi.

Ais berada di antara mayat kedua orang tuanya dan dua kakaknya. Tepat di depan pos penjagaan. Saat itu suasana riuh lantaran petugas baru selesai mengevakuasi anggota yang terluka. ”Tiba-tiba anak kecil itu bergerak,” kata Roni.

Ais berusaha bangun dan berdiri. Di sampingnya, ada empat mayat yang sudah tak berbentuk. Juga, ada api yang masih menyala di dekat mobil akibat ledakan.

Hati Roni tergerak. Apalagi, dia mendengar si gadis cilik itu merintih. Rekaman video amatir yang tersebar di dunia maya menunjukkan ketegangan momen tersebut.

Begitu Ais berusaha berdiri, sejumlah anggota yang berada di halaman Mapolrestabes Surabaya meneriakinya. ”Ayo Dek, berdiri. Sini, Dek,” teriak sejumlah anggota.

Tidak ada yang berani mendekat karena bisa saja ada sisa bom yang meledak sewaktu-waktu. Namun, Roni tergerak untuk menolong si gadis kecil malang. Dia segera berlari mendekati Ais.

Anggota lain yang melihat kejadian itu histeris tak keruan. ”Pak, hati-hati. Awas, Pak,” kata Roni, menirukan teriakan rekan-rekannya. Polisi dari Madiun itu berusaha mengabaikan teriakan tersebut. Dia sempat berhenti sejenak sebelum meraih tubuh Ais yang baru saja berdiri.

Roni memperhatikan seluruh baju yang dikenakan Ais. Mulai kerudung hijau, baju oblong, hingga celana panjangnya. Roni berusaha memastikan bahwa Ais tidak sedang dipersenjatai bom pinggang oleh kedua orang tuanya.

Tenggang berpikir Roni sangat singkat. Tak sampai satu detik. Dia berkesimpulan bahwa Ais tidak dipersenjatai bom.

Sebab, kaus Ais sedikit tersingkap dan tak menunjukkan adanya benda asing apa pun yang menempel. Roni juga sempat mencurigai celana yang dikenakan Ais sebagai tempat menyimpan bom.

Namun, analisis itu gugur setelah menyambungkan logika celana jins ketat yang Ais pakai dengan bentuk bom yang diperkirakan akan menonjol. ”Kan kelihatan kalau menyimpan sesuatu di celana,” ucapnya.

Kedua tangan Roni pun langsung meraih tubuh Ais. Teriakan dari halaman mapolrestabes semakin riuh. Para anggota yang menyaksikan aksi nekat itu seolah-olah tak percaya. Ternyata, Roni berani menggendong Ais.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyebut aksi itu sungguh berani. ”Ngeri. Berani dia,” kata dia. Mantan Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim itu menyebut kondisi saat itu genting. Tak keruan. Api yang menyala semakin besar.

Sudamiran sangsi bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Roni berusaha meraih Ais. ”Itu api besar dekat dengan mobil. Kalau menyambar, bakal seperti apa,” tuturnya.

Namun, Tuhan berkata lain. Roni menyatakan, ada keterikatan batin antara dirinya dan Ais. ”Saya nggak tahu gimana. Tapi, hati saya tergerak,” ungkapnya. Setelah berhasil menyambar tubuh Ais di dekat pos penjagaan, Roni segera berlari ke barat. Polisi lain meminta Roni mengecek tubuh Ais, apakah ada bom yang menempel.

Prosedur clearance dilakukan. Analisis Roni tepat. Tidak ditemukan satu pun rangkaian bom di tubuh Ais. Petugas lain lantas dengan sigap mengambil alih Ais dari tangan Roni. Ais dinaikkan ke atas brankar milik ambulans.

Petugas membawanya ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk penanganan lebih lanjut. Saat itu Ais tergolek lemah sambil merintih.

Roni mengakui bahwa kesigapannya saat itu tak terlepas dari pengalamannya semasa berperang. Dia lima kali dikirim ke DI Aceh untuk menumpas GAM (Gerakan Aceh Merdeka) selama 2001–2005.

Mantan komandan Unit Resimen IV Gegana Korbrimob Polri tersebut sudah berkali-kali menghadapi bom. Karena itu, memorinya langsung memutar ke belakang saat menghadapi pengeboman kemarin.

Saat aksinya disebut heroik oleh para wartawan, dia ngeyel. ”Jangan gitu, itu benar-benar murni kemanusiaan, Mas,” ungkapnya.

Sudamiran sangsi bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Roni berusaha meraih Ais. ”Itu api besar dekat dengan mobil. Kalau menyambar, bakal seperti apa,” tuturnya.

Namun, Tuhan berkata lain. Roni menyatakan, ada keterikatan batin antara dirinya dan Ais. ”Saya nggak tahu gimana. Tapi, hati saya tergerak,” ungkapnya. Setelah berhasil menyambar tubuh Ais di dekat pos penjagaan, Roni segera berlari ke barat. Polisi lain meminta Roni mengecek tubuh Ais, apakah ada bom yang menempel.

Prosedur clearance dilakukan. Analisis Roni tepat. Tidak ditemukan satu pun rangkaian bom di tubuh Ais. Petugas lain lantas dengan sigap mengambil alih Ais dari tangan Roni. Ais dinaikkan ke atas brankar milik ambulans.

Petugas membawanya ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk penanganan lebih lanjut. Saat itu Ais tergolek lemah sambil merintih.

Roni mengakui bahwa kesigapannya saat itu tak terlepas dari pengalamannya semasa berperang. Dia lima kali dikirim ke DI Aceh untuk menumpas GAM (Gerakan Aceh Merdeka) selama 2001–2005.

Mantan komandan Unit Resimen IV Gegana Korbrimob Polri tersebut sudah berkali-kali menghadapi bom. Karena itu, memorinya langsung memutar ke belakang saat menghadapi pengeboman kemarin.

Saat aksinya disebut heroik oleh para wartawan, dia ngeyel. ”Jangan gitu, itu benar-benar murni kemanusiaan, Mas,” ungkapnya.

Panggilan batin itu ternyata didasari kejadian yang baru saja dialami anak Roni. ”Saya ingat anak saya. Dia sedang diopname sekarang. Saya ayah sekaligus insan Polri,” ucap dia.

________

Insting hero emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
resiko pekerjaanemoticon-Matabelo
image-url-apps
Dalam situasi kacau genting. Seorang yg benar2 berhati baik akan memunculkan tindakan yg baik pula.

Krn pada dasarnya benih kebaikan ada di setiap ciptaanNya
KASKUS Ads
Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!

8 tahun bisa bikin dewasa terkejut ?? emoticon-Matabelo
image-url-apps
Quote:


Detik-detik AKBP Roni Selamatkan Aisyah Putri, Histeris!
sebagai sesama manusia, kita harus bantu yang bisa kita bantu. tapi kalo menggunakan logika umum manusia sekarang, biarkan saja mati.
image-url-apps
kenapa trit.gini.sepi?
tapi kalo trit saling menyalahkan rame?
image-url-apps
Mantep pak
Huahuahia
image-url-apps
Quote:


Setidaknya ada seorang ibu yang prihatin kondisi seorang anak meski terkejut oleh hasil didikan orang tua sang anak tersebut
Arwah teroris liat berita ini dari akhirat pasti malu sendiri, udah merugikan sesama manusia, menghancurkan keluarga, mematikan diri sendiri dan orang lain serta melukai banyak orang, pihak yang dikirimi bom malah membantu anaknya yg luka.

image-url-apps
gila gw juga ga berani, paling ga bawa tameng, njiir
image-url-apps
Itulah namanya takdir...

Dan semuanya tentu ada maksudnya, tapi hanya yg maha kuasa yg mengetahui..

Semoga dengan diselamatkannya si anak, di masa depan dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat banyak..
image-url-apps
Klo si zonk di tempat kejadian gmn ya kira2? Jgn2 si gendut zonkie nyuruh ajudannya tuh.

Orng si gendut zonkie megang payung sendiri aja ga bs
orang baik itu bawaan orok diturunkan dari orang tua yg baik
agama kadang bisa merubah seseorang menjadi baik tapi umumnya tidak
image-url-apps
Adopsi aja tuh anak, balikin ke jalan yg benar.
Kasian nasibnya.
sinema indo perlu film ginian neh, jangan pocong mulu digedein kampred
image-url-apps
Cuci ulang lagi otaknya emoticon-Wink
image-url-apps
pak Roni inilah yg pantas mendapatkan Surga, bukan para teroris jahanam... emoticon-Jempol
image-url-apps
The real Hero !

image-url-apps
Mantap pak Polisi emoticon-Matabelo
×