alexa-tracking

Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd2e8d1ee5df57298b4573/data-nomor-teregistrasi-tak-melebihi-jumlah-populasi
Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi
Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi
Ilustrasi kartu sim prabayar
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah merampungkan data nomor pelanggan yang telah melakukan registrasi kartu prabayar hingga batas akhir 30 April 2018.

Dari data yang terhimpun dan direkonsiliasikan bersama Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kominfo mengumumkan jumlah nomor pelanggan yang teregistrasi mencapai 254,8 juta.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ahmad Ramli dalam CNN Indonesia menyatakan, jumlah nomor prabayar yang melakukan registrasi itu sudah ideal, diukur dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 262 juta jiwa dan pengguna internet yang berjumlah 143 juta orang.

Akan tetapi, jumlah tersebut berbeda dibandingkan data per 19 Maret 2018 yang pernah diumumkan Kominfo, yakni sebesar 360,3 juta nomor.

Ramli menjelaskan dua hal penyebab perbedaan data tersebut. Pertama, selama periode waktu tertentu telah terjadi proses pemblokiran atas nomor-nomor yang tidak melakukan registrasi ulang. Selain itu, nomor yang sudah diregistrasi dengan cara yang salah atau tanpa hak juga diblokir.

Kedua, terjadi pencocokan atau rekonsiliasi data dengan Ditjen Dukcapil.

"Angka ini merupakan hasil akhir yang disetujui Ditjen PPI, BRTI, Ditjen Dukcapil, dan para operator setelah adanya proses pencocokan dan pemblokiran nomor-nomor yang tidak melakukan registrasi dengan tidak benar," sebut Ramli dalam rilis tertulisnya yang dikutip Katadata, Rabu (16/5/2018).

Akhir April 2018 adalah batas akhir program registrasi ulang nomor prabayar. Dengan kata lain, pengguna yang belum melakukan registrasi, maka nomor prabayarnya akan diblokir, sesuai konsekuensi yang ditetapkan Kominfo pada awal pelaksanaan program.

Meski begitu, pengguna masih bisa mengaktifkan kembali nomor yang telah diblokir dengan bantuan petugas di gerai operator. Hal ini sesuai dengan surat pernyataan yang dikeluarkan ATSI dan Badan Telekomunikasi Indonesia (BRTI), tertanggal 30 April 2018.

Dalam pengumuman tersebut tertuang lima poin kesepahaman antara ATSI dan BRTI, yang salah satunya adalah nomor yang melewati tenggat registrasi akan dikenakan pemblokiran layanan secara total, namun tidak tercantum kalimat dinonaktifkan atau hangus.

Selain itu, Kominfo juga mengizinkan registrasi kartu prabayar keempat dan seterusnya dilakukan di konter penjualan pulsa dan nomor perdana. Kominfo berdalih, wewenang tersebut diberikan demi menjaga keberlangsungan hidup konter pulsa sebagai penyokong industri telekomunikasi.

Agar tak disalahgunakan, Kominfo meminta operator seluler mengidentifikasi gerai atau outlet yang melakukan registrasi nomor pelanggan. Para outlet juga diwajibkan melaksanakan kesepakatan yang dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dapat berupa e-license atau kontrak elektronik.

Sementara untuk pengguna yang baru membeli kartu perdana, proses registrasi masih bisa dilakukan dengan cara yang seperti biasanya, yakni dengan mengirim pesan ke 4444 atau bantuan masing-masing operator telepon.

Di sisi lain, kebijakan registrasi nomor prabayar ternyata membuat perusahaan telekomunikasi Telkomsel mengalami penurunan pendapatan.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, tak menyebut berapa angka penurunan tersebut. Hanya saja, dirinya menegaskan penurunan itu tidak mengartikan perusahaan mengalami kerugian.

Dalam KOMPAS.com Ririek menjelaskan, penurunan revenue terjadi karena Telkomsel harus mengeluarkan biaya untuk aktivitas dan promo yang mendorong pengguna untuk melakukan registrasi kartu.

Contoh promo yang digelar adalah pemberian bonus kuota 10 GB bagi pelanggan kartu SIM prabayar Telkomsel yang melakukan registrasi.

Telkomsel juga kehilangan potensi pendapatan ketika pemblokiran kartu mulai diberlakukan (per 1 Maret 2018), lantaran menghentikan aktivitas pengisian ulang pulsa atau paket baru dari kartu yang terblokir.
Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...umlah-populasi

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi Penangkapan terduga teroris terjadi di sejumlah tempat

- Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi Anwar Ibrahim bebas, minta Pakatan Harapan jaga integritas

- Data nomor teregistrasi tak melebihi jumlah populasi Rekor pasutri pejabat Bengkulu terjerat korupsi

×