alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris
4.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afd2533620881d3348b4574/tak-seperti-rumah-sakit-begini-ruang-perawatan-anak-terduga-teroris

Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris

Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris

Surabaya, IDN Times - Pasca teror para bomber di Surabaya dan Sidoarjo yang melibatkan anak-anak. Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memberikan fasilitas khusus untuk empat anak yang selamat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Keempatnya hingga saat ini masih di ruang perawatan khusus. Tidak sembarang orang bisa mengunjunginya. Bahkan, Polda Jatim tidak memberikan hak asuh ke siapapun sebelum jelas ke depannya.


1. Kamar di desain tidak seperti ruang perawatan rumah sakit
Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris
IDN Times/Istimewa



Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kondisi keempat anak yang selamat semakin membaik. Empat anak tersebut yakni AR (15), FP (11), GHA (10) dan AA (8). "Mereka diberi kamar khusus yang tidak menunjukkan sedang di rawat. Lihat kasurnya dengan sprei hijau tidak putih seperti rumah sakit. Temboknya juga demikian," ujar Frans.


2. Penanganan standar universal dunia dan didampingi psikiater
Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris
IDN Times/Reza Iqbal



Frans menegaskan bahwa kepolisian Polda Jatim membuka ruang terbuka kepada semua lembaga eksternal perlindungan anak agar bisa menyaksikan secara langsung. Pihaknya juga menjamin kalau keempat saksi mahkota tersebut akan mengalami pemulihan yang baik di RS Bhayangkara. "Kita standar universal di dunia. Didampingi psikiater anak supaya betul-betul nyaman dan kita yakinkan untuk aman," tegasnya.

Baca juga: Mulai Stabil, Anak Bomber Polrestabes Segera Diizinkan Pulang


3. Kondisi terakhir keempatnya mulai lancar diajak interaksi
Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris
IDN Times/Istimewa



Lebih lanjut, Frans menuturkan kondisi terkini keempat anak ini sudah jauh lebih baik. "Malahan sudah bisa diajak interaksi. Perawatannya semua Ini standar anak-anak. Kami sedikan seperti itu, agar kesan mereka tidak dalam perawatan. Bahwa polisi betul betul melindungi anak," pungkas pria dengan dua melati di pundaknya.

 

Baca juga: Jenazah Bomber Polrestabes Tak Diakui Keluarganya

 

 






Sumber : https://news.idntimes.com/indonesia/...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris Masa Kerja Kurang dari Setahun dan Pekerja Lepas Wajib Dapat THR, Begini Perhitungannya! 

- Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris Lantaran Kaus 2019 Ganti Presiden, Sudrajat-Syaikhu Terancam Tak Bisa Ikut Debat Ketiga!

- Tak Seperti Rumah Sakit, Begini Ruang Perawatan Anak Terduga Teroris 4 Kategori Teroris di Indonesia, Salah Satunya Simpatisan

Halaman 1 dari 6
semoga mereka tak jadi radikalis saat dewasa nanti.
Setelah selesai perawatan, nanti selanjutnya di rawat dan di Bina sama siapa?
Diubah oleh iloveeat
reset ulang otaknya
masih baik kan manusia non radikal?
Gile baru 2 yg komen jadi hate.. emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh namagwadalah
semoga mereka kembali menjadi anak" yang ceria
duh duh duh,.,.., kasian tuh anak anak,.,.,
Yg rawat selanjutnya lah beban terberat

Harus bisa diarahkan dan kemungkinan besar para teroris di luar yg pernah berhubungan dgn keluarga pelaku pasti akan ngincer nih anak
bawa ke si dokter tera***
cuci otaknya biar bersih dari paham radikal
keyword tuh om. smoga bs membongkar sisa jaringannya. & mereset kembali jln pikiran si anak (wlw mungkin si anak dulunya dipaksa o/ bonyoknya)
Semoga tidak mengikuti jejak ortunya kelak
moga psikologisnya bisa pulih
emoticon-Nyepi
ortunya gak mikir anaknya yah, hanya karna faham yang terlalu ........ malah jadi mengorbankan masa depan sang anak
Kasian ya moga bisa pulih
Klo masih anak2 rasanya lebih mudah untuk di "reset" otaknya agar bisa menjalani khidupan yg normal lg
Semoga kuat ngadepin idup, apalagi anak2 sukanya ngebully.
trauma seumur hidup pastinya
masih bisa tertolong moga moga
Beban psikologis paling berat disembuhin gan.
mantab keren
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di