alexa-tracking

Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afcdd8e56e6af0a698b456a/sri-mulyani-dalam-bayang-bayang-kegagalan-ekonomi
Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
INILAHCOM, Jakarta - Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan pertumbuhan ekonomi 8% pada 2019. Tak main-main, cita-cita ini tertulis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Namun, capaian pertumbuhan ekonomi 2015-2018 ini, masih jauh dari keinginan itu. Realisasinya tak jauh-jauh dari angka 5%. Mirisnya lagi, ketika pertumbuhan ekonomi kontet, penerimaan jeblok. Mau tak mau utang negara naik signifikan.

Dalam kaitan ini, para ekonom mengingatkan, utang (negara dan swasta) yang diklaim untuk pembangunan, layak masuk kategori lampu kuning. Karena, cicilan pokok ditambag bunga yang harus dibayar selama dua tahun (2018 dan 2019), mencapai Rp840 triliun. Atau setara dua kali anggaran infrastruktur.

Masalah yang tak kalah serius, adalah, pertama: defisit neraca perdagangan. Kedua: service accounts negatif. Ketiga: current accounts negatif, Keempat: fiscal balance negatif. Kelima: utang naik 15%. Keenam: ya itu tadi, pertumbuhan ekonomi hanya 5%. Enam poin itu menunjukkan bagaimana jebloknya tata kelola keuangan di negeri ini. Kata orang ekonomi, tidak prudent.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Riza Annisa Pujarama mengungkapkan, utang luar negeri Indonesia terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan layak disebut mengkhawatirkan. Lho kok bisa?

Hingga saat ini, kata Riza, utang luar negeri Indonesia telah mencapai Rp 7.000 triliun. Jumlah tersebut merupakan total utang pemerintah dan swasta. Dari sisi pemerintah, utang tersebut digunakan untuk menambal defisit anggaran. Dari sisi swasta dilakukan korporasi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jumlah utang Indonesia yang menurut kajian Indef mencapai Rp7.000 triliun itu, rasionya jelas jomplang jika dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Jepang. "Membandingkan rasio utang dengan Amerika itu konyol. Karena AS itu tinggal cetak dollar dan jual ke luar negeri, ongkos cetak 100 dolar hanya dua dolar dan apalagi didukung hegemoni militer dan politik," kata Rizal Ramli, Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu.

Tak masuk akal kalau membandingkan utang RI dengan Jepang, sebab meskipun utang Jepang tinggi tetapi income internasionalnya juga tinggi. Dari kaca mata riil ekonomi, Jepang mempunyai net international investment positions US$2,8 triliun. Artinya, memiliki net external assets positif alias bangsa kreditor.

Jelas beda nasib dengan Indonesia yang net international investment positionnya negatif lebih dari US$400 miliar. Negeri ini memiliki net external liabilities, atau layak ditempatkan di barisan negeri debitor.

Kalau membandingkan rasio utang terhadap GDP dengan Jepang, juga tidak pas. Karena (Jepang), sebagian besar utang domestiknya itu, berbunga murah. Sehingga tidak bisa didikte kepentingan bond holder (pemegang surat utang).

Ingat, debt service ratio Indonesia mencapai 36-39%, atau tertinggi di Asia Tenggara. Sementara batas yang dianggap aman itu, maksimal 25%. Celakanya lagi, sekitar 41% utang RI berbentuk valuta asing (valas). Dengan average time to maturity 9 tahun dan yang bertenor (jatuh tempo) 5 tahun, sebesar 40%. Hal itu, tentu saja sangat membebani APBN dalam 5 (lima) ke depan.

Pemerintah juga tidak bisa membandingkan tax ratio Jepang yang 31% dari PDB. Sedangkan tax ratio Indonesia kurang dari 11%, atau praktis rendah di dunia.

Kalangan analis dan jurnalis mengingatkan, terkait ekonomi Indonesia yang riil dan nyata, Menkeu Sri Mulyani diminta agar tidak terlalu manipulatif. Sri Mulyani seringkali bilang ekonomi RI masih kuat dan baik. Namun, banyak orang melongo dan khawatir karena sejumlah fakta ini.

1. Beberapa hari lalu, Bank Indonesia (BI) merilis data utang luar negeri (ULN) kuartal I-2018 sebesar US$ 358,7 miliar, atau setara Rp 5.021 triliun (kurs Rp14.000/US$). Utang ini terdiri dari gabungan utang pemerintah dan swasta.


Jumlah utang ini terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$184,7 miliar, atau sekitar Rp 2.585 triliun. Kemudian utang swasta tercatat US$174 miliar, atau sebesar Rp 2.436 triliun.

Bank Indonesia melaporkan bahwa utang luar negeri Indonesia pada akhir Novermber 2017 tercatat sebesar US$347,3 miliar, atau sekitar Rp4. 636.455 triliun (kurs Rp13.350/US$).

2. Menurut data BPS 2017, tingkat kemiskinan hanya turun 1, 32%.

3. Oxfam Indonesia dan International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), pada 2017 melaporkan dahsyatnya ketimpangan ekonomi di Indonesia. Di mana, aset empat orang terkaya di Indonesia sama dengan kekayaan 100 juta orang termiskin.

4. Data BPS melaporkan pada 2017, jumlah pengangguran masih tinggi yakni 7,04 juta orang.

Dalam hal ini, Sri Mulyani meluncurkan yield obligasi yang kelewat tinggi. Misalnya pada 2008, Indonesia menerbitkan global bond dengan yield 6,95%. Angka ini lebih tinggi ketimbang Malaysia 3,86%, Thailand 4,8%, dan bahkan dari Filipina (The Sick Man in Asia) sebesar 6,5%.

Logikanya, semestinya yield di Indonesia maksimal 5,5%. Atau sedikit di atas Thailand namun di bawah Filipina. Pada 2009, Sri Mulyani kembali menerbitkan global bond dengan yield 11,75%. Jauh di atas Filipina 8,75% dan hanya sedikit kalah dari negara yang kesehariannya diguncang teror bom, seperti Pakistan sebesar 12,5%.

Berkat kebijakan yang memanjakan investor ini, Sri Mulyani diganjar sejumlah penghargaan. Ditetapkan sebagai menteri keuangan terbaik oleh majalah-majalah ekonomi terkemuka, Euromoney dan Emerging Markets dalam sidang tahunan IMF dan Bank Dunia. Hanya saja, prestasi ini mendulang kontroversi

Tahun lalu, tak sedikit kalangan yang heran dengan isi pidato Sri Mulyani di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Sri mengatakan: "Semakin republik ini diurus main-main, yang untung pasti segelintir orang. Yang rugi hampir seluruh masyarakat."

Selain itu Sri melontarkan kalimat, kalau negara diurus sekadarnya, ya jangan protes kalau republik ini jadi republik sekadarnya.

Tak hanya itu, Sri berceloteh bahwa perekonomian Indonesia yang hanya dinikmati segelintir orang, tidak bukanlah sesuatu yang mengagetkannya.
Termasuk ketika ada sebuah kajian yang menyebutkan harta empat orang terkaya setara dengan 100 orang miskin di Indonesia.

"(Kajian) itu result yang sebetulnya kita semua tidak kaget. karena data ini menggambarkan, republik ini memang belum diurus secara benar," kata Sri Mulyani. Poin-poin pidato Sri Mulyani itulah yang membuat tak sedikit kalangan berkedut alis.

sumber

Sri.. kepriben iki sriii....
mana nih suara pendukung sri ?? kok pada mingkem ??
udah mulai berasa hidup mulai susah ya?

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
bukan bayang bayang lah ini ini kegagalan bahasa halusnya tidak tercapai

kalau berhasil atau sukses ya meroket
pertumbuhan engga stagnan
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:

Emang makin susah gan. Moga2 ga penyakitan kurang gizi anak2 indonesia.

Quote:


ane pernah ngobrol langsung sama orangnya
gak kayak dulu, katanya sekarang dia hampir tiap hari makannya ubi rebus aja
sering sakit juga, ane yg nemenin dia ke bpjs tiap dia sakit, sakitnya yg sepele sepele gitu, akibat kurang gizi jadi stamina menurun
ane yakin yg kek gitu gak cuma dia doank, banyak
image-url-apps
Quote:


Mirip peristiwa teroris yg lagi rame ya gans,
Bukan kecolongan, tapi kejadian musibah

emoticon-Mewek
pendukungnya lagi sibuk framing islam gan emoticon-Smilie
ya susah lah
lha wong cari nafkah lo cuma dari demo
lo pikir sponsor lo itu mampu biayain demo tiap hariemoticon-Cape d... (S)
image-url-apps
Quote:


Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
image-url-apps
7 tahun dia dulu mengabdi sebagai pembantu SBY, banyak prestasi yg dia torehkan..

Mungkin saja dulu dia ga sadar kalo apa yg di capai, apa yg membuat dia hebat bukan semata dirinya sendiri..

Tapi juga tim pendukungnya yg hebat, lingkungan kerja yg kondusif dan pemimpin yg mengerti apa yg harus di lakukannya...

Skrg dia bekerja seorang diri, bersama pemimpin berambisi tinggi namun tak paham apa2..

Inilah jadinya, Srii mentri terbaik dunia yg menuju kegagalan terbesar pertama dalam karir kementriannya.. emoticon-Cape deeehh
image-url-apps
boammmm ahhh
image-url-apps
Udh mulei berasa, gw pedagang & kantoran juga,
Omset ga serame dulu, loker ga sebanyak thn2 sblmnya, mari kita kencangkan ikat pinggang
Masi berharap bgt ekonomi bnr2 bisa meroket seperti janji optimis pak presiden
bukan salah sri lah ini salah don kowi
ambisi tinggi tapi gk mikir
sri mul itu cuma berusaha nyediain duit aja
image-url-apps
Duit masih banyak cuuuk

Alkisah ada orang bernama si Bayu
Si Bayu ini dikasih warisan emaknya warung jamu, karena emaknya sudah merasa ga laku lagi kalo jualan. Konsumen ga tertarik kalo yang jual si emak. Pembeli mulai sepi.

Nah, si Bayu yg dikasih tanggung jawab menjalankan bisnis warung jamu yg diambang kebangkrutan ini mulai mikir keras. Gimana caranya nyelamatin warung jamu yg jadi tulang punggung keluarga ini?

Berbekal pengalaman kerjanya di kantor dulu, n otak encer hasil kuliahnya yg seabrek-abrek dengan banyak gelar & penghargaan, karena dia kuliah dibiayai Bapaknya almarhum, mulailah dia menemukan jalan :

Bisnis jamu online saja

Untuk memulai bisnis online si Bayu butuh perangkat yg bagus agar usahanya lancar. Dia pun beli Handphone yg terbaik di counter HP. Ini adalah Handphone Samsung Galaxy S7.

Si Bayu mulai download aplikasi2 jualan sperti Shupi, Bukapala, Tokomuda, XLO, dan ga ketinggalan Kosek FBJ untuk memasarkan produk jamunya. Dengan kapasitas RAM yg besar dan kecepatan procecor yg tinggi, tentu saja Galaxy S7 milik si Bayu lancar jaya buat buka semua aplikasi itu bersamaan. Tinggal upload-upload, bahkan sambil nonton video di situs yusub pun OK punya.

Seiring berjalannya waktu, ternyata jualan online si Bayu tambah rame. Banyak orang tau lokasi warung dari gudel map, banyak orang luar kota yg pesen via online dengan wadal botol yg dikirim pakai ekspedisi JNU

Singkat cerita warung ini makin laku, pesanan online makin banyak. Ini berkat kegigihan si Bayu dengan senjata andalannya, yaitu Samsung Galaxy S7. Produk jamunya mulai didaftarkan ke BPOM & Depkes RI, ga lupa didaftarkan pula ke MUI biar di cap halalan toyiban.

Setelah merasa sukses membesarkan warung jamu, Si Bayu pengen usaha lain. Usaha yg udah mulai mapan ini diserahkan ke adiknya si Mukidi. Ini juga pesan dari si Emak supaya yg nerusin usaha bisnis jamu ini si Mukidi saja, karena si Emak memang sayang sama Mukidi, meski sebenarnya Mukidi ini baru saja lulus kuliah, tapi semangatnya menggebu-gebu.

Diserahkanlah warung jamu itu ke Mukidi. Dan Mukidi mulai menjalankan bisnis warung itu. Tak lupa, Mukidi juga memakai Samsung Galaxy S7 warisan kakaknya si Bayu.

Dengan semangat menggebu-gebu, Mukidi pengen merenovasi warung, biar tampak keren katanya. Kursi2 diganti yg lebih bagus, lantai keramik diganti marmer, banner yg biasa diganti pakai neon box ukuran jumbo.

Tak lupa dengan Galaxy S7 itu si Mukidi mulai pesan website. Pakai shupi, bukapala, dkk kurang keren. Harus yg keren pakai website yg khusus didedikasikan untuk online store, pikirnya.

Duitnya darimana?
Sementara buat renovasi warung saja sudah ngabisin modal banyak. Ya ngutang ke BRI aja. Masih kurang, ah masih ada BCA dan BNI kok.

Singkat cerita, dengan modal yang jauh lebih besar, website onlinestore, dan warung yg lebih keren itu, ga membuat penjualan jamunya meningkat signifikan. Peningkatannya cuma sedikit.

Padahal beban biaya operasional tambah besar, karna warung besar, butuh lampu lebih banyak, listrik tambah boros. Pakai website jadi ada biaya website, padahal tadinya gratis pakai shupi, bukapala, tokomuda, dkk

Si Mukidi pun kurang maksimal memanfaatkan Samsung Galaxy S7 miliknya. Padahal ini HP yang diakui kehebatannya di jagat per gadgetan. Dapat banyak award dari majalah2 teknologi, premium best seller, dll

Eh, bukannya dimaksimalkan buat ngurus bisnis online, malah Galaxy S7 ini sering dipakai anaknya si Mukidi buat alay-alay an
Sampai balesin twit JKT69 pakai hape bapaknya, "wuoooh gembel yakuza", tulis si anak Mukidi di twicer pujaannya JKT69

_____________________________________________________________________

Kesimpulannya :
Meski si Bayu & si Mukidi sama-sama pakai HP Galaxy S7 yg bestseller dan merupakan merk dengan banyak award, tapi Mukidi kurang bisa memaksimalkan potensi HP itu untuk menunjang bisnis nya

Si Emak pun kadang dibuat jengkel karna warung terasa kurang berkmbang, plus kadang-kadang ada debt colector bank datang nagih ke Emak karna pembayaran cicilan utang modal warung si Mukidi suka telat


Salam

JANGAN LUPA NIMBUN DOLAR emoticon-Big Grin

lebih baik lu percaya gua, dari pada manual book lu percaya. kagak bakal nyesel emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


Sungguh kejadian malang emoticon-Ngakak

Kasian samsung s7, klo jd orang bakal teriakin itu mukidi, "Bego lu, bisa ngitung kagak" emoticon-Kagets

Adeknya mukidi jg jd takut bsok diserahin toko, debt kolektornya udh nodong2 emoticon-Metal

Akhirnya toko jamu jd indomaret, yg lebih kekinian emoticon-Om Telolet Om! tp emaknya ngga sudi dan terjadilah cekcok tiada akhir
image-url-apps
Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
nii si bayu yg tewas oleh bom surabaya itu bukan ?
image-url-apps