alexa-tracking

Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afccc2194786898788b456d/presiden-restui-pembentukan-koopssusgab-tni-berantas-teroris
Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris
Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris

JPP, JAKARTA - Kepala Staf Presiden Moeldoko menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo sudah mengizinkan pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk memberantas teroris.

"Tugas-tugasnya untuk apa? pasti karena pasukan disiapkan secara baik, baik secara kapasitas, mereka setiap saat bisa dikerahkan ke penjuru manapun secepat-cepatnya. Tugasnya seperti apa, akan dikomunikasikan antara Kapolri dengan Panglima TNI," kata Moeldoko di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Koopssusgab merupakan tim antiteror gabungan tiga matra TNI. Pasukan ini berasal dari Sat-81 Gultor Komando Pasukan Khusus milik TNI Angkatan Darat, Detasemen Jalamangkara TNI Angkatan Laut, dan Satbravo 90 Komando Pasukan Khas dari TNI Angkatan Udara.

"Tidak perlu menunggu revisi UU Antiterorisme, pasukan itu sudah disiapkan, tidak perlu payung hukum," tambah Moeldoko.

Menurut Moeldoko, Koopssusgab berada di bawah komando Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Ini operasi harus dijalankan untuk preventif agar masyarakat merasa tenang. Saat ini terjadi hukum alam, hukum aksi, dan reaksi. Begitu teroris melakukan aksi, kita beraksi, kita melakukan aksi, mereka bereaksi," tambah Moeldoko.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir berlebihan. "Serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan, kepolisian, dan TNI bekerja penuh. BIN dengan sepenuh jajarannya bekerja. Percayakan penuh kepada instrumen keamanan, tidak usah khawatir kalau ada peristiwa kemarin atau hari ini. Jangan direspons berlebihan," ujarnya.

Koopssusgab pertama diresmikan pada 9 Juni 2015 oleh Moeldoko saat masih menjabat sebagai Panglima TNI. Wacana pembentukan Koopssusgab sudah muncul sejak 2002 tapi tidak terwujud karena pergantian Panglima TNI. Adapun pusat pelatihan Koopssusgab berada di Indonesia Peace and Security Center (IPSC) Sentul, Bogor.

"Awal pembentukan, saya yang membentuk, beberapa saat dibekukan, saat ini dihidupkan kembali. Kalau perlu seterusnya, karena lingkungan strategis yang seperti tadi memerlukan seperti itu," terang Moeldoko.

Kepemimpinan Koopssusgab digilir secara bergantian selama enam bulan, misalnya, enam bulan pertama Koopssusgab dipimpin oleh Danjen Kopassus (AD), enam bulan kedua Dankomarinir (AL), enam bulan kemudian dipimpin Dankorpaskhas (AU), dan seterusnya.

Dengan Koopssusgab, TNI memiliki pasukan yang bisa diturunkan secara cepat ketika terjadi situasi genting menyangkut terorisme.

"Bisa untuk operasi perang dan operasi selain perang, tergantung kebutuhan, kemana pun diperlukan, siap dikerahkan dan kita berharap lebih memberikan kekuatan yang optimal, apakah intelijen atau unsur represif," tutur Moeldoko.

Namun, lanjutnya, bila revisi UU No 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme telah rampung, maka polisi dapat langsung melakukan deteksi dan selanjutnya menangkap saja langsung.

"Seluruh kekuatan yang ada di kepolisian, apakah itu Densus 88 atau ada unsur lain, intinya kita siap menghadapi situasi apapun. Masyarakat tidak perlu resah. Sekali lagi percayakan pada kami," tegas Moeldoko. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3210...rantas-teroris

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris Mendikbud: Kuatkan Tripusat Pendidikan untuk Cegah Terorisme

- Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris Jika RUU Terorisme Molor Lagi, Mendagri: Presiden Akan Keluarkan Perppu

- Presiden Restui Pembentukan Koopssusgab TNI Berantas Teroris Pemerintah dan DPR Sepakat Segera Selesaikan Revisi UU Terorisme

buih mantab, ,,, yang banyak cincong doR aja lah Danemoticon-2 Jempol
Quote:


welcome back Orba yang Stabilitas emoticon-Shakehand2

mana nih orang reformasi 98 ? nih tanda2 menuju ke era Orba nih...hayuk kerja kayak dulu lagi hayuk emoticon-Traveller