alexa-tracking

[COC GL] Ternyata Perilaku Belanja Online Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc7987de2cf2ee728b4568/coc-gl-ternyata-perilaku-belanja-online-berdampak-buruk-terhadap-lingkungan
[COC GL] Ternyata Perilaku Belanja Online Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan
emoticon-Ultahemoticon-Ultahemoticon-Ultahemoticon-Ultahemoticon-Ultah

Halo Gansis di manapun berada, salam go green dan selamat datang di trit ane.

Gansis, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi membuat kini segalanya menjadi terhubung dan mau tidak mau, kehadiran internet mempengaruhi perilaku kita semua.

Contoh perubahan yang paling terasa adalah perubahan perilaku belanja. Orang kini lebih memilih untuk berbelanja secara online Gansis. Toko-toko konvensional pun kini sudah ditinggalkan, dan berganti dengan toko online.

Makin banyak barang-barang yang bisa kita beli melalui internet, bahkan untuk sembakopun udah bisa kita beli secara online. Dan tiap tahunnya terjadi peningkatan pembelian barang-barang retail melalui online, dan itu terjadi secara global Gansis.
Awalnya trend belanja online memang bagus untuk lingkungan kita, karena dapat mengurangi macet, jadi otomatis mengurangi polusi dan emisi. Tapi pernah ngga kebayang oleh Gansis, justru belanja online saat ini malah menimbulkan dampak buruk untuk bumi kita?

Kok bisa yah?

Nah Gansis, karena belanja online kini sudah menjadi trend global, maka pengiriman barang belanjapun kini dilakukan secara massive. Kapal-kapal serta pesawat cargo yang bertugas untuk mengantarkan barang kini makin ramai, belum lagi truk-truk kontainer dan transportasi darat lainnya juga makin menjamur.
[COC GL] Ternyata Perilaku Belanja Online Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan

Keadaan makin kompleks, apabila barang yang telah sampai ke kita atau customer, trus harus dikembalikan ke penjualnya. Misalnya saja dengan alasan, size yang ngga pas atau kualitas barang yang ngga sesuai. Nah si jasa pengiriman pasti akan melakukan pengembalian barang, dan pastinya dilakukan dengan kendaraan bermotor kan?

Wah wah kebayang ngga Gansis, polusi dan emisi yang sudah dikeluarkan selama mengantarkan barang belanjaan online dan itu terjadi secara global?

Nah, perilaku belanja online memang ngga bisa kita ubah, karena itu sudah menjadi trend dunia. Tapi tetap ada cara kok yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi dan emisi yang tercipta dari perilaku belanja online. Ini dia cara-cara yang dapat kita lakukan Gansis:

1. Belilah barang-barang yang kita butuhkan saja. Hindari perilaku belanja impulsif atau “laper mata”.
2. Untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari belilah langsung dalam jumlah banyak.
3. Pilihlah jenis pengiriman yang reguler, tidak perlu yang express. Biasanya perusahaan jasa pengiriman, mengirimkan barang-barang dalam jumlah besar secara bersamaan. Jadi ini akan meminimalisir emisi yang dikeluarkan.
4. Pastikan barang yang Gansis pesan sesuai dengan kebutuhan Gansis. Misalnya untuk pakaian, pastikan ukuran yang Gansis pilih sesuai dengan tubuh Gansis. Ini untuk menghindari barang dikembalikan.
5. Belanja bareng teman Gansis. Maksudnya, kalau Gansis belanja online, tanyakan apakah teman Gansis juga mau membeli dari pedagang yang sama. Jadi pada saat barang dikirim, bisa dijadikan 1 tujuan, jadi ngga boros jasa pengiriman kan Gansis?
6. Nah buat Gansis yang membeli barang dalam jumlah besar alias grosir dan masih dalam 1 pulau, pilih jasa pengiriman via kereta, karena moda transportasi ini lebih ramah lingkungan.

Itu dia Gansis, 6 cara yang bisa kita lakukan sebagai online shopper untuk menjaga lingkungan agar mengurangi polusi.

Kira-kira dalam sebulan berapa kalikah Gansis berbelanja online?