alexa-tracking

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc4e8496bde6576e8b4568/peristiwa-penyerangan-di-mapolda-riau
Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau
Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau – Rabu 16 Mei 20118 Sekitar pukul 09.05 WIB, Mapolda Riau diserang oleh sekelompok orang yang menggunakan senjata tajam. Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Nandang. Peristiwa tersebut bermula dari sebuah mobil Avanza putih yang memaksa menerobos masuk ke dalam Mapolda Riau. Dan ketika sedang menerobos masuk, mobil tersebut langsung menabrak salah satu anggota polisi yang mencoba menghadang mobil tersebut.

Setelah mobil tersebut berhasil menerobos masuk ke Mapolda Riau, ada 4 orang yang turun dengan membawa senjata tajam. Setelah keempat orang tersebut turun, kemudian mobil langsung melaju keluar meninggalkan keempat orang tersebut. Dari peristiwa tersebut, Empat orang menjadi korban. Satu polisi yang tewas ditabrak mobil, dan 3 orang lainnya mengalami luka-luka. Diantara ketiga korban tersebut, ada termasuk jurnalis yang juga mengalami luka.



Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau


Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau

Informasi penyerangan di Mapolda Riau tersebut juga diinformasikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. Setyo juga mengatakan bahwa empat pelaku penyerangan tersebut memiliki keterkaitan dengan dua orang terduga teroris yang ditangkap sehari sebelumnya di Palembang. Keenam orang terduga teroris tersebut juga sempat menyambangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat untuk melakukan penyerangan. Namun karena suasana sudah kondusif, mereka kembali pulang.

Dari enam orang terduga teroris tersebut, empat orang pergi ke Riau untuk melakukan penyerangan ke Mapolda Riau. Sedangkan dua orang terduga tersangka lainnya pergi ke Palembang, namun berhasil ditangkap oleh Tim Densus 88. Keempat orang yang menyerang ke Mapolda Riau menggunakan mobil Avanza dengan nomor polisi BM 199 RQ. Akibat penyerangan tersebut, keempat pelaku penyerangan tersebut mendapatkan tindakan tegas dari polisi dengan menggunakan timah panas hingga tewas.


Sedangkan pengendara mobil yang ditumpangi keempat orang diduga teroris tersebut sempat berhasil melarikan diri. Namun polisi akhirnya berhasil menangkap pengendara mobil tersebut. Setelah semakin maraknya aksi terorisme di Indonesia, Polri memastikan akan bekerja sama dengan Kopassus TNI AD untuk menindak tegas para pelaku teroris yang kini semakin marak dan mengganggu keamanan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.


Sumber

Silakan kunjungi www.bacaanonline.com untuk berita lainnya
Denger-denger korbannya jurnalis TV One ya? emoticon-Matabelo
image-url-apps
pak pol gugur 1 ya dlm tragedi ini? emoticon-Turut Berduka semoga amal ibdah beliau diterima disisNya
KASKUS Ads
Makin meresahkan loh,,
emoticon-Mewek
bekas sopir wakapolri yang meninggal.

settingankah ?













#nasbungmode
Peristiwa Penyerangan Di Mapolda Riau



Berikut isi surat yang tertulis dalam kertas folio tersebut:

"Amma Ba'du,
Wahai orang-orang yang beriman mengapa apabila dikatakan kepada kamu berangkatlah untuk berperang dijalan Allah kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu entah kamu menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan) kehidupan di akhirat hanyalah sedikit.

Jika kamu tidak berangkat untuk berperang niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain dan kamu tidak akan merugikannya sedikitpun dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu (At Taubah 38 39)

Dan untuk kamu para tougut dan anshornya “wahai orang-orang kafir kamu pasti akan dikalahkan dan digiring kedalam neraka jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal” (surat An Naam ayat 12)

Sungguh kami akan terus memerangi kalian walaupun salah satu dari kami terbunuh, itu adalah hal kecil bagi kami demi tegaknya ajaran Allah di muka bumi ini. Karena kami tidak ridho diatur oleh aturan kafir yang kalian ada-adakan dan sungguh kami akan terus berperang hingga diri ini semata-mata hanya untuk Allah dan hanya Allah saja yang ada di ibadahku.
Walhamdulillahirabilalamin.

Daulatul islam Baaqiyah."



Alih-alih menyelesaikan masalah, menyangkal aksi teror tidak ada kaitannya dengan (tafsir) suatu Agama adalah ibarat menyimpan bara dalam sekam yang akan menjadi masalah besar di kemudian hari.

Sudah merupakan Tugas Dan Tanggung Jawab seluruh komponen Bangsa Indonesia untuk memerangi dan mengutuk setiap pelaku teror beserta simpatisan mereka, bukan hanya sibuk menyangkalnya.


KK