alexa-tracking

Rupiah Keok, Pertamina Timbang Kerek Harga Pertalite-Pertamax

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc2d47dc06bd89558b456a/rupiah-keok-pertamina-timbang-kerek-harga-pertalite-pertamax
Rupiah Keok, Pertamina Timbang Kerek Harga Pertalite-Pertamax
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) mengaku tengah mengkaji penyesuaian harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, jenis Pertalite dan Pertamax. Hal itu dilakukan guna mengimbangi tekanan dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)

"Kami sedang mengkaji (penyesuaian harga BBM nonsubsidi)," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati di kantor Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas), Rabu (16/5).

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 21 Tahun 2018, tentang Perubahan Keempat atas Permen ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, penentuan harga BBM nonsubsidi harus mendapatkan persetujuan Kementerian ESDM.


Nicke mengungkapkan bahwa perseroan saat ini tengah fokus untuk mempersiapkan pasokan premium penugasan di seluruh Indonesia. Menurut dia, saat ini masih terdapat sebanyak 1.926 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jawa, Madura, dan Bali yang tidak menjual premium. Namun, sebanyak 571 SPBU diantaranya siap menjual premium kembali karena memiliki tangki timbun lebih dari satu.
Lihat juga: BPH Migas: 1.900 SPBU di Jawa, Bali, Madura Tak Jual Premium

Hal itu sebagai tindak lanjut dari revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan harga Jual Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menunggu diteken Presiden Joko Widodo. Dalam beleid revisi baru, pemerintah memasukkan wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) sebagai ruang lingkup penjualan wilayah penugasan premium.

"Fokus kami pada penyiapan premium dari revisi perpres 191/2014 itu dan di waktu bersamaan kami akan mengusulkan untuk harga (BBM nonsubsidi) tetapi kami belum mengusulkan," katanya.

Sebagian minyak mentah Pertamina masih harus diimpor mengingat produksi dalam negeri tak mencukupi kebutuhan bahan bakar domestik. Sebagai gambaran, produksi minyak domestik hanya berkisar 800 ribu barel per hari sementara konsumsinya mencapai dua kali lipatnya.

Guna menyiasati volatilitas rupiah, Nicke mengungkapkan perseroan telah melakukan lindung nilai (hedging) untuk transaksi impor setiap tahunnya.

"Semua bisnis pasti akan terkena dampak (pelemahan rupiah terhadap dolar AS) namun bagaimana mitigasinya," jelasnya.

Lihat juga: Penggunaan BBM Selama Ramadan Diproyeksi Naik 15 Persen

Secara terpisah, Direktur Supply Chain Logistik dan Infrastruktur Gandhi Sriwidodo menambahkan perseroan terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait penyesuaian harga.

"Kami kan sepenuhnya milik negara, harga kami akan konsultasikan kepada pemerintah, kapan siapnya ini pemerintah menerima perubahan harga," kata Gandhi.

Sebagai informasi, saat ini, Pertamina memiliki beberapa jenis BBM nonsubsidi diantaranya Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Racing.

Sejak awal tahun, perseroan telah beberapa kali melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi. Salah satunya, produk Pertalite sejak awal tahun telah dikerek dua kali sebesar Rp300 rupiah. (agi)

https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20180516193628-85-298763/rupiah-keok-pertamina-timbang-kerek-harga-pertalite-pertamax




Asumsi makro apbn 2018 icp 48usd/bbl
Sekarang harga 70an usd/bbl

Udah mis 45-50%

Jadi simpulin sendiri nanti naik berapa sampai akhir tahun ya pertalite dan pertamax

Bisa tembus 10-12rb kali ya kalo oil crude jd 100an usd/bbl


Ragu kalo pertalite naik secara sekarang tahun politik. Premium aja mau ditambah, gak mungkin pertalite dinaikin. Kalo nutup defisit, paling nambah pajak ato utang.
sudah mulaiemoticon-Traveller
Nasbung pasti ngeluh.

Makan aja susah
Quote:


lo kira yg makanya susah cuma nasbung ?

dangkal bener cara berfikir lu.
Tak perlu naikin harga premium&pertalite
Kurangi jumlah premium,kurangi jumlah pertalite lalu rilis bahan bakar baru dengan harga baru yg diklaim lebih baik dari 2 jenis bbm tersebut
tarik ulur terus berlanjut, tidak ada faedahnya
.
klo dolar tetp gila kyk gini, 2019 siap2 dah siapapun presidennya
.
klo tahun ini ga naek, 2019 bisa2 naiknya lumayan drastis, blum lagi efek dominonya
.
Ya silahkan dipertimbangkan.
Quote:


Huehuehue
Dulu nastak nantangin n pasang badan g bakal naik.
sudah seharusnya premium dan pertalite dihapus dari SPBU, gantinya ya minimal pertamax yang dari awal gak disubsidi dan harganya tergantung harga minyak globalemoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip
Terpaksa balik pake batubara emoticon-Cendol Gan
kangen sama pdip yang menolak kenaikan bbm
naik lagi?damn itemoticon-No Hope
Lah bukannya pertamax udah naek ya jadi 9000an.
Lucunya premium yg di ilangin dari banyak spbu malah mau dibalikin. Mentang2 2019 sudah dekat. Wkk

Quote:


Nastak pake air kobokan buat bensin, jadi gak ngaruh.

Sama yang penting bakso 10 ribu, sesuai janji pilpres.
masih ada yg bilang dolar naek ga ngaruh sama orang kecil yg gak ikutan jual beli dolar?
Quote:


tahu / tempe bukanya ciri khas makanan orang kecil dimari ya ?
lah kedelai nya aja impor dari ameriki emoticon-Ngakak
bakal disesuaikan nih
Quote:


Quote ini ajah emoticon-Hansipemoticon-Hansipemoticon-Hansip