alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc2c721854f7f40c8b456a/untitled

Untitled

PROLOG


Adel, seorang cewek yang periang, lucu dan bahkan susah ditebak. Cewek yang bisa bikin gue ngerti sisi lain tentang kehidupan ini, yang bisa bikin gue melihat sesuatu dari sudut pandang yang lain. Cewek yang membuat gue berani buat membuka pintu yang udah gue tutup rapat.

Kenalin nama gue Ari, lengkapnya Ari Setyo, temen temen biasa panggil gue Ari ataupun Tio. Gue merupakan anak sulung, gue tinggal di kota Bandung sementara keluarga gue tinggal di sisi lain dari bumi, haha.. bercanda. Keluarga gue tinggal di daerah Jawa. Singkatnya gue ini seorang perantau dari kota kecil. Mencoba mencari pengalaman di kota Bandung.

Sebelum lebih lanjut kedalam cerita, gue mau berterimakasih kepada kalian yang udah scroll cerita ini sampai kebawah.

Oh iya, gue bekerja sebagai Editor di salah satu perusahaan yang ada di Bandung, bukan sebuah perusahaan yang besar dan terkenal. Gue udah bekerja disini kurang lebih dua tahun, merupakan tempat gue bekerja pertama kali setelah lulus sekolah. Ya, gue baru berusia 20 tahun.

Mungkin cukup perkenalannya, kalau begitu gue akan mulai bercerita.
Diubah oleh ari.setyo
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

PART 1

Sore itu hujan, sedikit terdengar dentingan di jendela yang menandakan bahwa hujan kali ini hujan es. Bukan hal yang serius sebenernya, hanya saja sedikit mengganggu ketenangan gue ketika bekerja.

Setelah menyeduh secangkir kopi dari pantry gue kembali ke meja buat ngelanjutin pekerjaan yang belum juga rampung walau udah hampir seminggu gue kerjain , kembali headset gue tempel ditelinga dan ngarahin kursor ke tombol play, terdengar musik favorit gue, musik-musik accoustic, emang gue lebih seneng dengar versi accoustic dari sebuah lagu. Ya, gak kaya editor lain yang butuh lagu beat buat ngedit, gue lebih membutuhkan ketenangan dan alunan musik yang santai.

Sore itu, secangkir kopi hangat dan lagu Lost Stars dari Adam Levine yang nemenin gue kerja.

Kembali gue buka photoshop dan lanjut bekerja. Seolah esok adalah deadline, walau sebenarnya gue dikasih waktu dua minggu buat ngelarin kerjaan gue, tapi nganggep bahwa deadline udah didepan mata bisa bikin gue lebih cepet ngerjainnya.

"Ri, besok katanya mau ada interview untuk tim baru kita, buat bantuin lo"

Kalimat itu keluar dari messenger chat kantor yang ada di komputer, terdapat nama Andi dengan gambar iron man disebelah namanya, ya dia emang penikmat film iron man, dia bener bener menyukai RDJ. Namanya Andi, teman satu tim gue. Dia yang mengirimkan chat itu ke gue barusan.

"Seriously? Jam berapa?" Reply gue

"Katanya sih siang, barusan bagian HRD nya konfirmasi ke gue" balasnya lagi

"Oke, semoga aja jadi" bales gue mengakhiri chat.

Memang benar, setelah makin banyaknya kerjaan yang gue terima, bikin gue dan Andi gak sanggup buat menghadlenya dan akhirnya bikin gue terpaksa meminta HRD buat menambah anggota tim kami. Dan setelah hampir sebulan menunggu akhirnya besok ada satu orang yang lolos yang bakal di Interview.

"Oh iya, katanya cewek Ri yang besok di interview"

- Andi has Offline. -

Belum sempet gue bales, dia udah matiin komputernya, emang waktu itu udah jam pulang kantor sedangkan gue lembur.

"Cewek ya?"
Diubah oleh ari.setyo

Part 2

Pagi kali ini cerah, suara kesibukan-kesibukan tetangga mulai ganggu mimpi gue, yang akhirnya jadi alarm alami dan bikin gue bangun tepat jam 7 pagi. Gue biasa tidur lagi sesudah shalat subuh dan bangun jam 7 dipagi hari, mandi dan sarapan cukup membutuhkan waktu setengah jam aja dan 15 menit dijalan. Jadi gue bakal sampai kantor jam 8 kurang 15 menit, setelah absen langsung pergi ke pantry terua bikin kopi dan sampai dimeja tepat jam 8 pagi. Itulah rutinitas yang biasa gue jalanin setiap harinya.

Tapi pagi kali ini beda, orang dari bagian HRD datang ke ruangan Creative dan nyapa gue. Dan mengabarkan lagi kalau nanti siang bakal ada interview buat anggota tim baru dan ngasih tau gue kalau karyawan baru itu bakal mulai ikut menjadi bagian dari tim besok pagi. Kalau dia lolos dalam seleksi kali ini juga.

Percakapan itu bikin kopi panas gue jadi sedikit dingin kaya hati doi, namun tetep gue seruput dan menikmatinya. Suasana kantor sedikit sibuk dari yang biasanya, banyak orang yang berlalu lalang dari satu ruangan ke ruangan lain. Ada juga yang baru selesai menyeduh kopi atau teh manis untuk teman kerjanya. Gue pun mulai menyalakan PC, bersiap kembali berkutat dengan kerjaan yang sedikit rampung, sembari sesekali memerhatikan jam menunggu anak baru itu datang, sesekali melirik ke arah jendela melihat ada yang datang atau tidak.

Muncul pop up reminder di layar monitor gue,  menunjukan pukul 9 lebih dan membuat gue menghentikan sejenak pekerjaan, mengambil wudhu dan melaksanakan shalat Dhuha. Setelah selesai gue pun balik ngelanjutin pekerjaan.

***

"Permisi"

Seketika gue reflek melihat kearah sumber suara, disana ada Pa Reza sebagai bagian HRD berdiri di dekat pintu ruangan, bersama seorang wanita dengan perawakan yang kecil terlihat sedikit bersembunyi dibelakang Pa Reza

"Ari, ikut saya sebentar. Kita mulai Interview nya" perintahnya ke gue, gue pun mengiyakan dan men-save kerjaan saya.

Pa Reza pun mengajak gue ke ruang kosong yang memang sudah disediakan untuk interview. Sebernarnya pekerja baru itu sudah diterima namun harus melalui interview terakhir dengan salah satu anggota dari divisi yang akan dia tempati, yaitu dengan gue. Ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan kelayakan dia sebagai karyawan baru.

"Sebelumnya kenalin dulu, dia Ari" Pa Reza ngenalin gue ke dia

"Oh iya, Adel" namanya Adel, cewe itu pun langsung menyodorkan tangannya

"Ari" balas gue

Kita pun memulai interview yang memakan waktu kurang lebih sekitar 45 menit.

"Baiklah kalau begitu, kamu akan mulai bekerja besok pagi jam 8" ucap Pa Reza mengakhiri Interview siang ini

"Baik Pak, sekali lagi terimakasih" balas Adel

Setelah itu Adel pun pamit dan pulang, sementara gue lanjut ke ruangan buat melanjutkan pekerjaan.
Sekilas tentang Adel, dia memiliki badan yang kecil dan bahkan dibawah pundak gue, kayanya cuman sekitar 155 cm saja. Dengan wajah yang imut dan juga kulit yang putih, selain itu Adel juga wanita berhijab.

Hari itu gue lanjutin dengan bekerja hingga sore dan pulang ke kosan.
Diubah oleh ari.setyo
new story.. hmmm.. cekidot


Quote:

Tengkyu 🙏🏻
Wahh story baru.. lanjut gan..


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di