alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bantah BIN Kecolongan, Moeldoko: Teroris Gunakan Metode Baru
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc22a2620881ce688b456f/bantah-bin-kecolongan-moeldoko-teroris-gunakan-metode-baru

Bantah BIN Kecolongan, Moeldoko: Teroris Gunakan Metode Baru

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah Badan Intelijen Negara (BIN) kecolongan dalam menghadapi serangan teroris. Menurut dia, teror terjadi lantaran pelaku menggunakan metode kerja baru sehingga sulit dideteksi.

Moeldoko mencontohkan pengeboman tiga gereja di Surabaya yang dilakukan satu keluarga. "Kalau itu dimunculkan dari satu keluarga, sel-sel itu dalam satu keluarga. Dia tidak perlu menggunakan alat-alat komunikasi sehingga sulit dideteksi," ujar Moeldoko di Kantor Wakil Presiden, Rabu, 16 Mei 2018.

Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu menuturkan perencanaan teror dalam keluarga bisa dengan mudah dilakukan di rumah. "Cukup berbisik-bisik di rumah," ucapnya. 

Lain halnya jika pelaku teror tersebar di beberapa tempat. Komunikasi mereka lewat beragam alat bisa dideteksi aparat keamanan dengan lebih mudah.

Selain komunikasi, Moeldoko mencatat metode baru saat eksekusi. "Metodenya masuk ke markas, distop langsung meledak," katanya. Menurut dia, cara ini harus diantisipasi. Aparat keamanan diminta waspada.

Dalam sepekan terakhir, rentetan serangan teror terjadi di Indonesia. Serangan pertama berupa pengeboman tiga gereja di Surabaya pada Ahad, 13 Mei 2018. Sebuah keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan empat anak menyebar ke tiga lokasi, yakni Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Ngagel, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, untuk meledakkan diri

Sehari setelah bom bunuh diri tersebut, beberapa ledakan terdengar dari salah satu rumah di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Ledakan itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

Hari ini, teror kembali terjadi. Markas Kepolisian Daerah Riau diserang empat orang pada Rabu pagi, 16 Mei 2018. Satu polisi Ipda Auzar dilaporkan meninggal setelah ditabrak mobil yang dikendarai teroris.

https://nasional.tempo.co/read/1089621/bantah-bin-kecolongan-moeldoko-teroris-gunakan-metode-baru

Bukan Subsidi dicabut TAPI dialihkan
Bukan Rupiah yg terpuruk TAPI Dolar yang menguat
Bukan BIN yang kecolongan TAPI teroris yang sulit terdeteksi
........
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
iya iya
Nanti pasti ada cebong yang nyalahin UU lagi neh
Salah UU nih! emoticon-Mad
bener bukan kecolongan tapi kegoblokan emoticon-Big Grin
#GoToHELLTerorist
#2019GP
jangan kalah sama terorist
asal semua yang berafliansi ke isis ditangkapi pasti indonesia bebas dari serangan teroris. Indonesia ini sok syariah padahal di negara arab pun teroris ini bakal dipenggal kalo ganggu keamanan nasional emoticon-Cape deeehh
ciri org males belajar : bkn saya yg bodoh tp org lain lbh pinter
Salah dpr pasti males bikin uu..
Gak mundur pak? 3 hari berturut turut loh
iya teroris nya pake incognito tab modeemoticon-Stick Out Tongue
ganti presiden ajalah lemah kepemimpinan rezim pak jokowi mulih solo maning pak tak kancani dodolan mabel lg nyang roda jati😊
Jadi ketahuan deh kalo BIN msh pake metode lama
emoticon-Leh Uga
Pemerintah sebaiknya mulai aktif melakukan "dedoktrinisasi" dunk..

Pake ustad2 yg terkenal, tokoh2 terkenal, sisipin ke iklan2 di TV, yg isinya, menjelaskan ttg dalil bahwa bom bunuh diri, membunuh orang, dll itu adalah hal yg dilarang agama dan pelakunya bukanlah seorang syuhada. Misalnya, pake Al Maidah ayat 32, dibacain sama ustad Abdul Somad, dibeberin dan dijelaskan artinya, sambil menyinggung pelaku bom bunuh diri bahwa matinya tidak syahid..
makanya kalau ada ustadz terkenal yg banyak jamaah nya, di rangkul di ajak ngomong baik2, di fasilitasi dakwah nya, di ajak deradikalisasi bukan malah di halang2 i, ini doktrtin teroris bukan model ustadz2 terkenal, mereka doktrin sembunyi2, eh nastak paok malah sangkut2 in sama somad lah, felix lah, basalamah lah, dl.... wong ceramah mereka banyak di youtube lho, kalau memang radikla kan bakalan ketahuan....
Quote:



×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di