alexa-tracking

Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afc14d5c1d770ef798b4587/serangan-kelompok-radikal-di-mapolda-riau
Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau
Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau
Personel kepolisian mengevakuasi dua jenazah pelaku penyerangan di pintu masuk Mapolda Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018).
Setelah Mapolda Jawa Timur di Surabaya; giliran Mapolda Riau di Pekanbaru mendapat serangan teror, Rabu (16/5/2018). Empat orang pelaku tewas dalam serangan itu, demikian pula seorang anggota polisi, dan tiga orang lain--termasuk jurnalis--mengalami luka-luka.

Peristiwa yang berlangsung sekitar 15 menit itu dimulai pada pukul 09.05 WIB ketika sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan plat nomor BM 1192 RQ menerobos masuk halaman Mapolda Riau.

Mobil itu menabrak seorang polisi, Ipda Auzar, yang berusaha mengadang di pintu masuk. Auzar akhirnya meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.

Empat orang pelaku yang turun di halaman Mapolda Riau tewas ditembak para polisi. Sementara seorang pelaku lain yang sempat kabur dengan mobil kemudian berlari dan melompati pagar belakang Mapolda Riau akhirnya berhasil ditangkap (Liputan6.com).

Insiden ini tak sampai memicu korban lebih banyak dan hanya berlangsung relatif singkat karena Mapolda Riau sedang bersiap menggelar jumpa pers kasus narkoba. Itu sebabnya hadir pula sejumlah jurnalis di sana.

Sejumlah versi kronologi mengiringi peristiwa ini. Dikutip Kompas.com, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyampaikan empat orang turun dari mobil.

"Ada 4 orang kemudian menyerang anggota menggunakan pedang atau senjata tajam yang mengakibatkan 2 anggota Polri luka-luka," katanya dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta.

Sementara Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang, menjelaskan bahwa serangan terjadi sekira Pukul 09.15 WIB. Selepas menabrak Auzar, mobil menurunkan seorang laki-laki yang membawa samurai. Laki-laki tersebut mengejar seorang polisi dan membacoknya sebelum ditembak petugas polisi lainnya.

Pada saat lain, mobil melaju hingga halaman Mapolda Riau. Ketika itu turun dua laki-laki lain dan bermaksud menyerang polisi sebelum akhirnya bisa dilumpuhkan (Okezone).

Sedangkan fotografer Tribunnews, Dodi Vladimir, menceritakan kesaksiannya kepada CNNIndonesia.com. Ketika itu Dodi bersama para jurnalis lain sedang menunggu konferensi pers tentang pengungkapan sabu 42 kilogram dan ribuan butir ekstasi di Mapolda Riau.

Pukul 09.00 WIB, Dodi mendengar suara tabrakan keras dan ternyata mobil Avanza itu menabrak sebuah sepeda motor. Selain menabrak Auzar, mobil juga menabrak anggota polisi serta wartawan TVOne dan MNCTV.

"Wartawan TVOne yang luka parah," kata Dodi.

Adapun jurnalis Kompas.com, Sahnan Rangkuti, punya kesaksian lain. Setelah menerobos gerbang barat Mapolda Riau pada pukul 09.05 WIB, mobil Avanza menurunkan dua orang laki-laki berpakaian hitam dan membawa samurai.

Saat dua lelaki itu turun, polisi langsung berteriak "serangan teroris!". Itu sebabnya peristiwa tak begitu lama karena seluruh personel di dalam Mapolda Riau bersiaga.

"Ada 2 terduga teroris yang saya lihat di depan saya ditembak polisi," kata Sahnan kepada Kompas TV.

Polisi kini sudah mengantongi identitas keempat pelaku penyerangan--tiga di antaranya adalah warga Dumai, Riau. Masing-masing adalah M alias I alias PN (42), S (28), AS (26), dan D (belum teridentifikasi seluruhnya hingga 14.55 WIB). Seorang pelaku lain yang sempat kabur sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Dari peristiwa ini; polisi menyita tiga samurai, tiga buah penutup wajah, tiga pasang sepatu, satu unit kamera tangan (handycam), jam tangan, dan ikat kepala. Ada pula sepucuk surat yang dilaporkan Viva berisi ajakan untuk berjihad.

Sedangkan dari dalam mobil Avanza terdapat sejumlah kabel dan kotak kosong yang masih dipelajari polisi (Antaranews.com).

Siapakah kelima pelaku serangan itu? Terduga teroris?

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan mereka bukan anggota Jaringan Anshorut Daulah (JAD), melainkan penggawa Negara Islam Indonesia (NII).

NII sudah melakukan baiat kepada ISIS seperti halnya JAD yang melakukan kericuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pekan lalu dan pemboman di tiga gereja serta Mapolda Jatim di Surabaya--Minggu (13/5) dan Senin (14/5).

"...baiatnya kepada Abu Bakar Al-Baghdadi, ISIS, Suriah," tukas Setyo.
Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...i-mapolda-riau

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau Jejak Bupati Bengkulu Selatan, dari pembunuhan, narkoba, hingga KPK

- Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau Ekspor lemah dan konsumsi naik bikin neraca dagang defisit

- Serangan kelompok radikal di Mapolda Riau Seragam waktu puasa Ramadan

×