alexa-tracking

Jika Teror Terus Meningkat, Pemerintah Kaji Libatkan TNI Tangani Terorisme

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afbe22754c07a67238b4567/jika-teror-terus-meningkat-pemerintah-kaji-libatkan-tni-tangani-terorisme
Jika Teror Terus Meningkat, Pemerintah Kaji Libatkan TNI Tangani Terorisme
Jika Aksi Teror Terus Meningkat, Pemerintah Akan Libatkan TNI Tangani Persoalan Terorisme

Jika Teror Terus Meningkat, Pemerintah Kaji Libatkan TNI Tangani Terorisme
Kepala Staf Presiden Moeldoko ketika ditemui di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (11/5/2018). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah akan melibatkan TNI untuk menangani persoalan terorisme, jika eskalasi aksi teror terus meningkat. Hal ini menyusul kembali terjadinya serangan terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). "Pasti ya, pasti (TNI dilibatkan)," ujar Moeldoko di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Apalagi, saat ini menurut mantan Panglima TNI tersebut, kondisi keamanan di Tanah Air tengah terancam dengan banyaknya aksi teror yang terjadi. "Ini sudah medium. Kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intensity. Ya disitulah kira-kira pelibatannya (TNI)," kata dia. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme pada dasarnya telah diatur dalam pasal 7 ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI (UU TNI).


Di sisi lain, kejahatan terorisme tak lagi bisa ditangani secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh pihak pemangku kepentingan. Namun, ia juga memastikan bahwa ketentuan pelibatan TNI akan diperketat dengan aturan-aturan tertentu dalam RUU Anti-terorisme. "Maka rasionalitasnya adalah TNI harus dilibatkan dengan aturan-atura tertentu. Jangan sampai kekhawatiran masa lalu TNI akan superior, akan kembali ke orde-orde sebelumnya. Saya jamin tidak akan ke sana. Itu sudah selesai masa itu," kata Wiranto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jika Aksi Teror Terus Meningkat, Pemerintah Akan Libatkan TNI Tangani Persoalan Terorisme ", https://nasional.kompas.com/read/201...an-tni-tangani.
Penulis : Moh Nadlir
Editor : Sabrina Asri

SUMBER
tetap aja menangan teroris karena berani mati
kenapa jepang ditakutin kalau perang simpel kok karena berani mati
Boleh...boleh...
Sikat aja lah itu tero2 babik...
Libatkan pak, Teroris termasuk kombatan, jangan kasi nafas, berbahaya.
Quote:


emang siape yg takut perang sama jepang bray ?
bukannya malah jepang yg takut perang sama korut yah ?
Segera libatkan TNI sebelum terlambat... emoticon-Imlek
Memang disemua negara yg handle teroris itu mayoritas dari tentaranya kok ..
Quote:


itu kan salah satu contoh negara yg berani mati
perang senjata jelas kalah tp perang nyali gimana
betul pak percuma ada sat 81
Kalo TNI dilibatin, jadi makin berat buat polisi nambah indeks prestasi-nya. emoticon-Big Grin
Jangan cuma dilibitkan. Tapi penanganan teroris harus dipindahkan dari POLRI ke TNI. Teroris itu musuh rakyat dan pemerintah. Ini artinya perang!!!
Quote:


ya sudah kalau begitu coba ajah suruh adu nyali dulu sama fpi atau si damin sada deh ..... emoticon-Takut (S)
setuju...TNI libatlan penuh!!
Klo teroris d tangkap TNI masuknya ke pengadilan militer emoticon-Takut

Mending pensiun deh jd teroris


And balik jdi OP warnet emoticon-Ngacir2 / buka warung nasi padang
sat 81 gultor turun, abis tuh mpe akar2nya,
kAGAK USAH Nunggu jadi Islamic State of INDONESTAN & SURIAH?
yang bikin TNI sulit gerak karena undang2nya lagi di tunda2 sama syafii gerandong

lgan klo sudah pakai senjata macam santoso jelas urusannya TNI
IDEOLOGI TERORIS BAGI YG TIDAK SEPENDAPAT:
BUNUH, GOROK, PERKOSA, PERBUDAK, KLO KORBAN MODAR, JANGAN SHOLATIN MAYITNYA!
Preambule:
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan." (teroriste tidak mengenal itu)emoticon-Takut
Yang penting sebenarnya kekuatan intelijen yang diperkuat.

Tni untuk apa kekuatan sekedar gagah gagah an nambah kekuatan pemukul itu pun klo bebas tanpa dibatasi slogan ham, anti islam buang buang dana, teroris blom skala militer seperti di malawi. Kekuatan dansus aja dah cukup tuk nangkap nembak mati terus yg di riau teroris nya pake pedang doang banzai ngelawan polisi biasa pun pake senjata api mokat.

Klo soal masalah kecolongan mah itu masalah politikus, ulama ulama, masyarakat yg masih mendukung ideologi teroris yg pasang bacot jika negara bertindak keras maka disebut menzalimi umat/anti islam sama kerja intelijen.
Klo sekarang mah kekuatan pemukul dah lbh dari cukup sebaiknya BIN aja yg diperkuat kemampuan deteksi nya.
Quote:


Percuma intel ngumpulin data lengkap kalau UU nya belum ngasih dasar hukum polisi utk menindak