alexa-tracking

Ancaman Para Pendukung ISIS yang Pulang ke Indonesia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afbcc0e925233972d8b4567/ancaman-para-pendukung-isis-yang-pulang-ke-indonesia
Ancaman Para Pendukung ISIS yang Pulang ke Indonesia
Bukanlah suatu kebetulan bila serangan bom bunuh diri di tiga gereja pada hari Minggu di Indonesia terjadi ketika umat Islam bersiap memasuki bulan suci Ramadan.

Bagi mereka yang taat, inilah saat untuk beramal, introspeksi, memperbarui dan mendekatkan diri pada Tuhan.

Namun bagi kelompok ISIS, Ramadan dianggap sebagai waktu strategis untuk melakukan serangan. Mereka tampaknya terinspirasi oleh Perang Badar pada tahun 624 M, ketika Nabi Muhammad dan pengikutnya mengalahkan kekuatan yang jauh lebih unggul dan meletakkan dasar bagi pertumbuhan Islam.

Sekitar waktu Ramadan tahun lalu, ISIS juga mengklaim melakukan lebih dari 300 serangan di seluruh dunia.

Serangan mengerikan terhadap gereja pada hari Minggu yang melibatkan anak-anak sebagai pembom bunuh diri, menewaskan 13 orang dan lebih dari 40 luka-luka, juga mengikuti pola lain - sebuah tindak kekerasan yang terkait dengan kelompok teroris di Asia Tenggara.

ISIS telah kehilangan sebagian besar wilayah yang pernah mereka kuasai di Irak dan Suriah, telah secara aktif berusaha memobilisasi dukungan dengan kelompok-kelompok jihadis di negara-negara lain seperti Libya, Yaman, Nigeria dan Bangladesh.

Asia Tenggara, khususnya Filipina dan Indonesia, juga diidentifikasi sebagai target utama kelompok tersebut dalam sebuah artikel di majalah ISIS Rumiyah pada tahun 2017.

Dan dalam perkembangan mengkhawatirkan bagi kawasan ini, jumlah serangan mengalami peningkatan, sebagian didorong oleh kembalinya para pejuang ISIS dari garis depan di Timur Tengah.

A police officer runs from a bombing site carrying a young girl in his arms.
Perkiraan konservatif menunjukkan lebih dari 1.000 pejuang dari Asia Tenggara pergi ke Timur Tengah untuk bergabung dengan ISIS selama lima tahun terakhir.

Dari jumlah ini, 700 di antaranya diperkirakan dari Indonesia, sekitar setengahnya laki-laki, selebihnya perempuan dan anak-anak mereka.

75 warga Indonesia lainnya dideportasi dari Turki sebelum dapat masuk ke Suriah.

Jumlah orang Indonesia yang bertempur ke Suriah dan Irak sangat rendah jika mempertimbangkan penduduk Muslim sekitar 225 juta.

(Australia, dengan penduduk Muslim 604.000 lebih, mendapati lebih dari 100 warganya bergabung dalam pertempuran, 87 di antaranya diketahui sudah mati).

Kalangan wartawan dan pakar berpendapat bahwa pluralisme Indonesia berperan penting dalam membatasi membanjirnya pejuang-pejuang ke Timur Tengah.

Namun, seperti tergambar dengan jelas dalam serangan seperti yang terjadi di teater Bataclan di Paris pada tahun 2015, tindakan segelintir pejuang ISIS terlatih dapat berdampak menghancurkan - baik dalam jumlah korban dan dampak politiknya.

Meskipun satuan intelijen Indonesia terlatih secara baik dan berpengalaman bekerja sama dengan negara seperti Australia untuk meningkatkan pembagian informasi lintas batas, namun tidak ada UU yang melarang orang Indonesia bepergian ke luar negeri untuk bergabung kelompok seperti ISIS. Menyatakan dukungan bagi kelompok itu juga tidak dilarang.

Selain itu, masalah perbatasan Indonesia juga sangat rentan, sehingga hampir tidak mungkin mencegah para pejuang yang pulang untuk masuk kembali tanpa diketahui.

Ancaman dari dalam
Awalnya media melaporkan bahwa keluarga pelaku pemboman gereja pada hari Minggu juga telah bertempur di Suriah. Namun klaim ini belakangan ditarik kembali.

Tapi mereka terkait dengan Jemaah Ansharut Daulah (JAD), sebuah organisasi payung yang terdiri dari sejumlah kelompok militan.

Pemimpin JAD, Aman Abdurrahman, ditahan di penjara yang rusuh akibat aksi pengikut ISIS minggu lalu dan menyebabkan kematian sejumlah petugas polisi.

Kelompok militan yang beroperasi di bawah payung JAD relatif otonom dan tidak memiliki banyak interaksi satu sama lain.

Namun hampir pasti, meskipun sulit dibuktikan, para pejuang yang kembali dari Irak dan Suriah telah bergabung dengan kelompok-kelompok itu, dengan pengalaman perang dan keahlian militan mereka.

JAD juga menjanjikan dukungannya kepada ISIS. Ikrar kesetiaan atau baiat untuk pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengharuskan mereka menaati perintah Al-Baghdadi, tetapi memberi mereka otonomi untuk melakukan operasi teroris terhadap negara, para musuh dan kaum murtad.

CCTV vision shows the moment the bomb goes off

ISIS juga tetap mendapatkan dukungan cukup besar di kalangan masyarakat biasa di Indonesia.
Studi Pew Research menemukan bahwa 4 persen orang Indonesia berpandangan baik terhadap kelompok tersebut. Secara persentase mungkin tampak kecil, tetapi dalam angka itu lebih dari 9 juta orang.

Ketika masyarakat Indonesia semakin konservatif dalam beberapa tahun terakhir, dukungan itu pasti akan tumbuh.

Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam mengatasi masalah kembalinya para pejuang ISIS itu serta ekstremisme kekerasan yang tumbuh di dalam negeri.

Tetapi tidak ada negara yang bisa memerangi terorisme sendirian.

Meskipun Australia dan Indonesia telah bekerja sama dengan baik dalam upaya anti-terorisme, seorang pejabat senior Pemerintah Australia kepada media The Australian hari Senin mengatakan bahwa Canberra akan "menggandakan" kerjasama dengan Jakarta mengatasi kembalinya para pejuang tersebut.

https://m.detik.com/news/australiaplus/4023025/ancaman-para-pendukung-isis-yang-pulang-ke-indonesia

Quote:

image-url-apps
isis agamanya apaan sih mas? emoticon-Bingung
serius nanya emoticon-Smilie
hidup kok malah membuat resah emoticon-Turut Berduka
KASKUS Ads
image-url-apps

Kivlan zein , gatot ..dsb kayaknya bakal tiarap dulu koar2 propaganda isu PKI
image-url-apps
Quote:

Atheis gan kadang juga agamanya shinto emoticon-Cool

Quote:


Islamic State of Iraq and bla bla bla
mungkin ini yahudi bre emoticon-Jempol
image-url-apps
Quote:


astajim
image-url-apps
Quote:


wah jadi ini konstipasi mamarika wahyudi remason kaefci mekdonal setarbaks emoticon-Mad
image-url-apps
Panasbung pada tiarap dulu
hati-hati sama gerombolan macem kelompok bomber dan pelindung bomber seperti nasbung, siapa tau mereka salah satu dari pendukung ISIS yang pulang ke Indonesia, dan polisi wajib untuk mengawasi para kelompok bomber ini, sebab mereka juga bisa menyebarkan virus bomber kepada masyarakat yang penalaran dan pengetahuannya kurang emoticon-army emoticon-fuck
image-url-apps
sudah sering disuarakan supaya orang2 yg pulang dari sono agar discreening, dicatat identitasnya, dipantau

kalo sdh terjadi gini....baru kelabakan
image-url-apps
Namun bagi kelompok ISIS, Ramadan dianggap sebagai waktu strategis untuk melakukan serangan. Mereka tampaknya terinspirasi oleh Perang Badar pada tahun 624 M, ketika Nabi Muhammad dan pengikutnya mengalahkan kekuatan yang jauh lebih unggul dan meletakkan dasar bagi pertumbuhan Islam.
________________________


Wiiihh....
Jadi ceritanya, bulan penuh berkat ini berubah jadi bulan penuh teror...
image-url-apps
Quote:


kan udah tau dr kepanjangannya "Ikatan Suami Ingin Selir" 😛
image-url-apps
Quote:


serahkan saja ke pak RT/RW untuk mencatat & memantau, tar bgtu ada yg mencurigakan rujuk ke pak hansip/Linmas trus ke pak kadus trus ke pak lurah lanjut ke pak Camat di sertakan surat pengantar rt/rw baru ke pak kapolsek


emoticon-Cool
image-url-apps
NYampe dibandara. Tangkep buang tuh manusia ke pulau terluar indonesia yg kosong.
Biar tuh gerombolan yg balik dibuang dr pd bahayain orang lain.
image-url-apps
Quote:


islam pastinya, gak mungkin shinto kan? emoticon-Cool
image-url-apps
ruwet
image-url-apps

Ancaman darimana??
Lah mereka kan orang indonesia juga (pribumi)
Mereka juga islam
Justru pemerintah wajib memfasilitasi mereka semua
Masih diperbolehkan pulang..
Hidup di Indonesia, anti terhadap Pancasila, malah menjunjung ideologi monyet..
Jadinya.... Ddduuuuaaaarrrrr....!!!!!!

Quote:
Quote:


cara fasilitasinya gmn bray? dikasih bahan baku bom, di kasih pedang samurai, dikasih senapan gitu ya bray?
×