alexa-tracking

Dalam bisnis apapun kalau tidak mampu menolong, jangan menyakiti, jangan menipu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afb9506dbd7704a328b4567/dalam-bisnis-apapun-kalau-tidak-mampu-menolong-jangan-menyakiti-jangan-menipu
Dalam bisnis apapun kalau tidak mampu menolong, jangan menyakiti, jangan menipu
MLM hanya salah satu alternatif sistem dalam berbisnis


Quote:




Quote:




Quote:




Quote:



Dan dibalik semua itu, teringat kalimat Dalai Lama, dalam bisnis apapun tujuan manusia hidup adalah saling tolong menolong. Kalau tidak mampu menolong, jangan menyakiti, jangan menipu.


Spoiler for Referensi:

emang jaman begini masih ada ya MLM emoticon-Bingung
dikasih embel2 'syariah' biar laku




#eh
Bisnis online shop kini semakin marak, karena mudahnya mengakses media sosial sebagai tempat promosi gratis. Penjual tak lagi harus memiliki lapak, sementara pelanggan tak perlu repot pergi tatap muka, apabila ingin membeli barang yang diinginkan. Namun ternyata ada saja orang jahat yang ingin memanfaatkan kecanggihan teknologi kini.

Berbagai kejahatan di antaranya online shop abal-abal atau menipu untuk mengambil untung dari pelanggan. Tetapi ada juga pelanggan yang menipu online shop. Hal ini juga dirasakan seorang pemilik online shop, Shofi Amalih Majid (23). Shofi baru saja mengalami hal yang tidak menyenangkan, lantaran hampir saja ditipu pelanggannya.

Ia membeberkan modus penipuan itu di akun Instagramnya. "Jadi penipu itu awalnya mau beli barang dagangan saya, barang minta dikirim ke Bangka Belitung. Saya bilang ke dia untuk transfer lebih dahulu, beberapa menit kemudian dia mengirim foto bukti transfer bank Mandiri. Lalu dia minta saya untuk ke ATM, memasukkan nomor OTP biar uang yang dia transfer masuk ke rekening saya," terangnya, Selasa (7/11/2017).

Kejanggalan itu Shofi rasakan kala sang penipu mengirimkan bukti transfer mandiri yang menurutnya palsu. "Saya juga sering terima transfer, tapi melihat bukti transfer itu saya nggak yakin. Tulisannya.(jenis font) tidak begitu. Sebaiknya teman-teman-teman Olshop lain lebih jeli jika ada kejadian yang sama. Soalnya beberapa teman juga pernah tertipu" tambah pemilik akun instagram @shofiamaliahmajid ini.

"Di situ dia kirim cara masukkan OTP, padahal itu adalah cara transfer. Saya disuruh pilih Bahasa Inggris supaya nggak sadar bahwa sedang Top Up ke rekeningnya. Dan OTP dana di situ sebenarnya adalah jumlah uang yang akan sata Top Up. Dia menunjukkan angka OPT 1234567, itu artinya saya transfer sebesar Rp 1 juta 234. 567 ribu," terangnya.

"Iya setelah itu teman-teman bilang dulu pernah juga kena Rp 4 juta 500 ribu. Penipu itu menyasal olshop baru yang belum berpengalaman," tambahnya.