alexa-tracking

Jokowi Perbanyak Stafsus Bidang Agama (Islam)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afb7e0fddd7702c3d8b4568/jokowi-perbanyak-stafsus-bidang-agama-islam
Jokowi Perbanyak Stafsus Bidang Agama (Islam)
Jokowi Perbanyak Stafsus Bidang Agama
Rabu, 16 Mei 2018 06:44 WIB

Jokowi Perbanyak Stafsus Bidang Agama (Islam)
Presiden Joko Widodo menambah empat orang staf khusus (stafsus) untuk membantu mengerjakan berbagai pekerjaan.

"Betul ada empat penambahan stafsus, yang dipilih secara operasional membantu di lapangan, ini stafsus profesional," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Keempat orang staf khusus tersebut adalah Abdul Ghofar Ruzin sebagai stafsus yang mendampingi Presiden di acara-acara keagamaan domestik seperti di pondok pesantren; Siti Dhzu Hayatin sebagai stafsus bidang keagamaan internasional.

Kemudian, Adita Irawati, sebagai stafsus yang melakukan pembenahan komunikasi kementerian dan lembaga serta Ahmad Erani Yustika selaku stafsus yang membantu Presiden di bidang ekonomi. Dan berikut profil singkatnya:

1. Adita Irawati: diketahui menjabat sebagai Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular dan sudah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidang penyiaran dan industri telekomunikasi khususnya pemasaran, "investor relations", "public relations" dan "corporate communications". Menurut Pramono, Adita dipilih karena punya latar belakang di komunikasi korporasi, Presiden ingin membenahi komunikasi di kementerian dan lembaga.

"Kehumasan kita rata-rata di kementerian dan lembaga memakai pola lama. Padahal di era media sosial, butuh (orang) yang memahami medsos, membuat 'framing', membangun konten, butuh orang yang ahli di bidang itu. Mohon maaf, dengan segala hormat, humas di kementerian dan lembaga kan dengan jabatan karier dari bawah. Biasanya pada posisi tertentu, katakanlah dari usia sudah berumur, tidak memahami perkembangan," tambah Pramono.

2. Abdul Ghofar Ruzin diketahui adalah putra Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2000-2014 almarhum Kyai Mohammad Ahmad Sahal Mahfudz, pemimpin Pesantren Maslakul Huda Putra di Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah.

3. Siti Dhzu Hayatin
Sudah berpengalaman dalam kerja internasional yang berkaitan dengan isu agama. Dia pernah menjabat sebagai Ketua HAM OKI.

4. Ahmad Erani Mustika yang merupakan Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Pedesaan (PKP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Erani juga menjabat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

"Beliau (Erani) adalah prosesor ekonomi dengan latar belakang cukup baik. Beliau memahami masalah dana desa sehingga diperlukan, selain berkaitan ekonomi, adalah bagaimana dana desa meningkat, sekarang Rp60 triliun, itu ada pakar di bidang itu," tambah Pramono.
https://www.wartaekonomi.co.id/read1...ang-agama.html

----------------------------

Kalau mau ''khusnul khotimah'' itu, tirulah Eyang Harto dulu, dimana beliau mendekati akhir-akhir kekuasaan dan azalnya ...banyak sekali membangun Masjid ...kalau nggak salah hingga lebih dari seribu masjid di seluruh Nusantara.

Tapi karena saat ini kita sudah banyak sekali punya masjid, lebih 1 juta Masjid kata pak JK, maka yang dibutuhkan itu adalah santunan duit untuk fakir-miskin yang cukup banyak jumlahnya hingga saat ini, terutama di desa-desa. Bentuknya jangan proyek, tapi BLT (Bantuan Tunai Langsung) ... asal jangan sambil di lempar-lemparkan saja.


emoticon-Big Grin
kalau mau tiru eyang harto sih udah geletakan di jalan gan ah elah emoticon-Traveller
emang bikin susah dan bikin boros aja ini ajaran shinto kimak emoticon-fuck agama lain ga perlu tuh.

mending pindah aja ke ajaran tao...
Quote:


jgn bawa bawa shinto dan tao
mereka adem ayem ga pernah ngurusin iman orang lain kek yg meledak itu bre
Quote:


lu mau gua kamikaze hah?
gua teriak banzaiii mati lo...
wanjir ngasih BLT, balik ke zaman Indonesia autopilot dong
mau maju mah kudu sekuler...

apa guna sejuta masjid, penceramah berpolitik dll dll. liat negara kita gini2 aja??


gak akan mau mengakui karena terlalu gengsi dan malu kalo agama yg menyebabkan kmunduran ini smua.
Buat apa banyakin staf berbasis islam, apa krena udah dekat pemilu
Quote:


setuju...
dah deh politik beragama itu posisinya rentan lah ga mungkin stabil
ga bisa contoh aussie sing atau eropa politiknya bisa stabil ya karena sekuler dan menganggap agama itu URUSAN PRIBADI BUKAN URUSAN NEGARA...
kenapa selalu islam selalu islam emank yang idup dinegara ini cuma islam sampe perlu stafsus
balik ke jaman si mbah? udah pada koit duluan kali itu anggota ekstrimis yang laen emoticon-Wink