alexa-tracking

Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afafac660e24b01208b4568/tragis-persija-dipecundangi-di-kandang-sendiri
Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri
PERSIJA Jakarta melakoni pertandingan penentuan melawan Home United dalam leg kedua semifinal AFC Cup 2018 zona ASEAN di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (15/5/2018) pukul 19.30 WIB malam.
Menurunkan skuat terbaiknya tim Macan Kemayoran langsung tancap gas memborbardir pertahanan Home United, namun justru tim tamu yang unggul lebih dulu lewat gol Shahril Ishak di menit ke-6.
Umpan yang dikirim Muhammad Fazli dari sisi kiri sempat dihalau oleh kiper Rizky Darmawan, namun tangkapannya tidak lengket dan terlepas. Bola jatuh tepat di kepala Shahril yang membuka keunggulan Home United 1-0 atas Persija.
Dengan gol Home United itu seperti membangunkan macan tidur, tidak butuh waktu banyak, Persija berhasil menyamakan skor 1-1 semenit kemudian.


Novri setiawan yang dilanggar oleh Abdil Qaiyyim di kotak terlarang membuat wasit meniupkan peluit tanda pelanggaran, dan pinalti untuk Persija.
Sang topskorer, Marko Simic yang menjadi algojo sukses menyamakan skor dan tetap membuka peluang Persija lolos ke final AFC Cup 2018 zona ASEAN.
Hanya 4 menit puluhan ribu The Jakmania bersorak, lantaran di menit ke-11 Macan Kemayoran kembali tertinggal setelah lagi-lagi Shahril Ishak mencetak gol.
Kali ini giliran Home United yang mendapatkan tendangan pinalti setelah Shahril dilanggar oleh Rezaldi Hehanusa di dalam kotak terlarang.
Shahril sendiri yang menjadi eksekutor sukses menjalankan perannya meski tendangan pertama berhasil diblok oleh kiper Rizky, tapi bola rebound tepat mengarah kembali ke kaki Shahril. Persija kembali tertinggal 1-2 dari Home United.
Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Jaimerson Xavier mendapatkan kartu merah dari kartu kuning kedua setelah melanggar Song Uiyong, Jaime sudah mendapatkan kartu kuning setelah protes pinalti pada gol sebelumnya.


http://wartakota.tribunnews.com/2018/05/15/tragis-persija-dipecundangi-di-kandang-sendiri


Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri

Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri

selamat ya buat mas anies dan mas uno emoticon-Smilie
Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang SendiriTragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri
Simic tidur yah
Sori hobi gua maen golep,bodo nanan sama bola emoticon-shakehand
Sama klub tanpa supporter kalahemoticon-Leh Uga

par yang dibilang sebelah, karna fanatik supporter tetap ada, namun kualitas belum ada.emoticon-Big Grin
kalo persija menang itu krn preastasi anies sandi
kalo kalah ini gara2 ahok

anies gak bisa cekrek upload dah
Quote:


logika nasbung seperti itu emoticon-Smilie
sama halnya ini!

Tragis! Persija Dipecundangi di Kandang Sendiri
ini pasti ulah ahok yang menyuap wasit agar mendzalimi persija emoticon-Ngamuk
Kipernya bloon jg sih sebetulnya. Efeknya membuat pemain belakangnya jadi gugup.

Tapi di luar itu karena arogansi persija dan insan sepakbolanya jg.
Quote:


Dari Mako Brimob Hingga Ke Nusakambangan, Ini Kisah Wanita Pejuang ISIS bersama Bayinya


CILACAP,SERAYUNEWS.COM – Bayi perempuan mungil anak dari salah satu tahanan perempuan di tengah insiden berdarah di Rutan Mako Brimob kini berada di Nusakambangan. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Sri Pugi Budi Utami pastikan kondisi dua narapidana wanita beserta satu bayi dalam kondisi baik. Dua tahanan perempuan yaitu Melani dan Anggi dan beserta banyinya, ikut dalam rombongan pemindahan napi dari Mako Brimob ke Lembaga Pemasyarakatan Cilacap.

“Dua perempuan bersama satu bayinya ditempatkan terpisah pada ruang khusus terpisah dengan narapidana lain di Lapas Batu Nusakambangan, ” jelasnya di Dermaga Wijayapura Cilacap, Sabtu (12/5/2018).

Saat insiden berdarah di Mako Brimob berlangsung tim negosiator Polri telah meminta agar bayi dan tahanan perempuan itu dipindahkan. Namun reaksi tahanan perempuan itu, lebih memilih bertahan di dalam rutan bersama bayi mungilnya.

Setelah penyandaraan berakhir, dua tahanan perempuan dan bayi itu ikut dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada Kamis (10/5/2018) sore. Mereka duduk dibarisan tempat duduk depan bus paling depan dari 8 bus yang rombongan narapidana teroris.


Tahanan Perempuan di Rutan Mako Brimob usai Insiden Berdarah di Mako Brimob
Tahanan Perempuan Asal Klaten Ditengah Prahara

Melangsir dari kumparan.com, bayi tersebut adalah anak dari tahanan bernama Anggi Indah Kusuma dengan nama alias Khanza Syafiyah al-Fuqron. Bayi berjenis kelamin perempuan itu baru lahir akhir Maret lalu. Saat insiden terjadi di Mako Brimob, tim negosiator Polri telah meminta agar bayi dan tahanan perempuan itu dipindahkan. Anggi ditahan setelah ditangkap oleh Densus 88 di Bandung pada Agustus 2017.

Awal mula Anggi menjadi ekstrimis saat dirinya bekerja di Hongkong, berkenalan dengan Musa Wisesa dan Alqosam al-Ajeneseh. Dua orang itu kemudian mendoktrinnya dengan ideologi ISIS.

Kembali ke Indonesia, Anggi menjalani rehabilitasi di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Jakarta selama dua minggu. Ia kemudian pulang ke kampungnya di Klaten selama tiga minggu, sebelum akhirnya pergi ke Sumenep sambil menunggu kepulangan Rahman yang baru ia nikahi Mei 2017.

Tidak hanya radikal, Anggi ternyata memilih menjadi pejuang ISIS (Islamic State in Iraq and al-Sham), kelompok militan ekstrim teroris jaringan internasional. Anggi mendeklarasikan kesetiaannya kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi lewat video yang ia unggah ke laman Facebooknya. Tidak hanya itu, Anggi menjadi admin grup telegram Redaksi Khilafah yang memiliki 86 anggota. Aktivitas ini membuatnya dideportasi dari Hong Kong pada Maret 2017.

Anggi ditangkap bersama suaminya bernama Adilatul Rahman, jaringan liannya M Syukron dan Rahman alias Idan. Jaringan Anggi menyimpan bahan peledak yang rencananya akan diledakkan di beberapa objek vital. Setelah ditahan, Anggi yang kemudian ditempatkan bersama dua tahanan perempuan lain di rutan Blok C. Sementara suaminya ditempatkan terpisah di Blok A.


Sudah ditangkap si indah anggi kusuma
Kebanyakan Undur2 laga emoticon-Big Grin
teroris lebih baik di bom dgn bom buatan mereka sendiri.....habisin anggaran aja curut2 berisik ini....lebih baik dana penanganan teroris ini buat bikin pasar dan benerin jembatan
Mana bang rico juntak?
Sayangnya masih aja emosian di lapangan , tipikal pemain sini , gak pinter "nyari-nyari" sukanya terang terangan , mana emosi cepet naik juga emoticon-Cape d... (S)
nggak level lah sama persib
Nunggu ketum pssi nyagub dl baru dibenahi bola sepak indonesia
gagal masuk pinal emoticon-Ngacir
prediksi ane melesett emoticon-Leh Uga
Tetep kampungan persija maennye emoticon-Nohope
club liga tarkamemoticon-Leh Uga
Quote:


Udah lumayan, cuman masih aja kebawa kultur sepak bola di liga yg keras dan tanpa kompromi emoticon-Blue Guy Smile (S)