alexa-tracking

Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afae5805c77986b6b8b4568/polisi-kecewa-dpr-sebut-santoso-pahlawan-dan-cap-polisi-teroris
Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris
Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris


Suara.com - Pernyataan Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Terorisme DPR RI Muhammad Syafii yang menyebut bahwa polisi adalah teroris yang sebenarnya di Poso, dan Santoso tidak dianggap sebagai teroris, sangat melukai perasaan aparat kepolisian yang sedang bertugas di daerah itu.

"Kami sangat menyesalkan pernyataan seperti itu. Polisi ada di Poso karena perintah negara dan menjalankan amanat undang-undang," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto yang dihubungi di Palu, Selasa malam (27/7/2016).

Polisi di Poso, kata Hari, merupakan representasi negara sehingga tidak mungkin polisi menyakiti masyarakat yang tidak bersalah.

"Jadi kalau Pak Muhammad Syafii menyebut bahwa polisi-lah teroris yang sebenarnya di Poso, ini sangat melukai perasaan ribuan polisi yang bertugas di sana," kata Hari.

Muhammad Syafii seperti dikutip sebuah harian di Kota Palu yang juga mengambil berita itu dari situs berita Republika Online, Selasa (26/7/2016), antara lain menyebutkan bahwa setelah Santoso tewas, suasana di Poso sangat aman. Itu karena polisi tak lagi di sana dan masyarakat di Poso tidak menganggap kelompok Santoso sebagai teroris.

Bagi masyarakat Poso, kata Syafii, teror sebenarnya datang dari aparat kepolisian sebab masyarakat di sana menyimpan dendam yang luar biasa kepada polisi akibat banyaknya aparat yang melakukan pelanggaran HAM berat.

Syafii juga menyebut bahwa jenazah Santoso disambut oleh ribuan orang dari berbagai kalangan di Poso bahkan mereka membawa tulisan selamat datang syuhada sementara di sisi lain, mereka menginginkan agar aparat kepolisian angkat kaki dari kota mereka.

Hari Suprapto membantah pernyataan-pernyataan Muhammad Syafii bahwa warga Poso tidak menginginkan polisi hadir di sana dan masyarakat menyimpan dendam pada polisi, padahal sebaliknya, masyarakat sangat senang dengan kehadiran polisi karena mereka merasa lebih aman dan tenteram untuk beraktivitas sehari-hari.

Ia juga membantah ada ribuan warga orang menyambut jenazah Santoso di Poso Pesisir dan membawa spanduk bertuliskan "selamat datang syuhada. Yang benar adalah warga yang menyambut itu hanya sekitar 150-an orang. Itupun kebanyakan mereka yang penasaran ingin melihat Santoso dan mereka yang merasa terancam bila tidak hadir di penguburan serta sebagian lagi petugas yang berpakaian preman.

"Warga yang betul-betul simpatisan Santoso yang hadir saat pemakaman paling-paling sekitar 50-an orang," ujarnya, "Spanduk bertuliskan selamat datang syuhada juga hanya ada satu yang diletakkan di kuburan."

Hari berharap semua pihak melihat dan memahami secara komprehensif persoalan di Poso sebelum memberikan pernyataan agar upaya-upaya bersama seluruh aparat keamanan dengan masyarakat untuk memelihara situasi Poso yang aman dan tenteram serta toleran akan sesegara mungkin mencapai hasil yang diinginkan.

Juru bicara Operasi Tinombala Poso itu juga mengharapkan peran serta media untuk memberitakan hal-hal yang konstruktif mengenai kehadiran aparat Polri dan TNI untuk menumpas gerakan terorisme di Poso.

"Saya kira, wartawan dengan kebebasannya yang dilindungi UU dan kode etik jurnalistik memiliki tugas serta tanggung jawab yang sama dengan polisi dan aparat negara lainnya yakni melindungi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara sehingga terorisme dan pelaku teror seyogianya menjadi musuh bersama," ujarnya.

Sumur


image-url-apps
Jangan percaya perkataan maling
jangan sedih, kenyataannya kan bukan seperti itu emoticon-Matabelo
KASKUS Ads
Jelas sudah ketua DPR itu teroris sebenarnya
Langsung dor aja pak jidatnya biar nyusul Santoso anjing itu
DARI PARTE MANA TUH SI GOBLOG??
image-url-apps
Jelas siapa biang kerok fasis anjing emoticon-fuck
image-url-apps
astajim yg ngomong si romo gerandong yg hobby trolling, sampe pas lagi pimpin doa di DPR aja dia ngetroll emoticon-Leh Uga




Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris

Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris
image-url-apps
Pasti ketuanya zonk kan.....
Zonk itu dapil mn sih #tanyaserius emoticon-Hammer2
Quote:


hasil google gerindra. ga terlalu heran.

Dulu di tahun 1965 komunis juga jumawa, PKI ormas kedua setelah PNI. Sekarang setelah komunis runtuh ganti teroris radikal merasa jumawa. Tunggu saja hai teroris radikal laknat! Indonesia bukan ladang kekerasan. Teroris radikal DPR Jancuk!
image-url-apps
Memang mujahid
image-url-apps
jadi gini... memang taik

ntap
goyang puting item
Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris
Polisi Kecewa DPR Sebut Santoso Pahlawan dan Cap Polisi Teroris

Politisi Gerindra terpilih jadi ketua Pansus RUU Terorisme
https://www.merdeka.com/politik/poli...terorisme.html
image-url-apps
g skalian berita taun 1945?
emoticon-Cape d...
image-url-apps
Di DPR ternyata ada sel2 simpatisan teroris emoticon-Big Grin

Pantas saja revisi UU nya dipersulit. emoticon-Big Grin
Quote:

si sape-i ini sebenarnya membuat statement atau mengutip berita?
Quote:


dia ngutip berita setelah santoso di tangkap warga merasa aman

trus dia ngeluarin pernyataan kalo sebenernya yg bikin aman karena polisi gak ada lagi disana dan santoso bukan di anggep teroris disana
Akhirnya sedikit demi sedikit sel-sel teroris bakal terungkap.
image-url-apps
nah.. syafii keluarkan pernyataan gitu..
trus kok dia bisa jadi ketua pansus RUU anti-teroris?
gerandong atau sapi ni?
×