alexa-tracking

Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afa9bf41a99755a0c8b4579/teror-bom-buah-gagalnya-program-deradikalisasi
Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi
Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi

Jakarta: Rentetan bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Minggu dan Senin (13-14 Mei 2018), disebut merupakan buah dari gagalnya program deradikalisasi. Walaupun 90 persen program pencegahan terorisme berhasil dilakukan, jika 10 persennya terjadi bom bunuh diri, maka program itu dikategorikan gagal.


'Kalau sudah ada bom, berarti sudah gagal pencegahannya,' kata mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Soleman B Ponto, dalam 'Diskusi Roundtable Rangkaian 20 Tahun Reformasi: Ketahanan Nasional Yang Tercabik Sepanjang Era Reformasi', yang diselenggarakan Media Group, di Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.


Dan yang bertanggung jawab terhadap program pencegahan ini, kata dia, adalah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).


'BNPT seharusnya bekerja keras melakukan pencegahan ini,' kata dia.


Melihat rentetan bom di Surabaya tadi, Soleman menyimpulkan ada yang alpa dari BNPT. 'Bisa dikatakan, ini adalah akibat dari kegagalan BNPT,' kata dia.


Ke depan, lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1978 ini meminta BNPT mengkaji ulang program deradikalisasi. Menurut dia, deradikalisasi yang dilakukan BNPT saat ini cenderung fokus pada persoalan agama.


'Mulailah bermain-main dengan membangun karakter bangsa. Musyawarah mufakat juga dihidupkan lagi. Saat ini kecenderungannya melemah,' kata dia.


Baca: Empat Anak Pelaku Teror Jadi Saksi Mahkota


Rangkaian ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur, terjadi pada Minggu dan Senin (13-14 Mei 2018). Pada Minggu pagi, tiga ledakan dalam waktu hampir bersamaan mengguncang tiga tempat ibadah: Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja Pentakosta di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.


Hingga saat ini tercatat 13 orang tewas dalam tiga kejadian tersebut. Dua di antaranya polisi. Korban luka dan tewas dibawa ke beberapa rumah sakit, yakni RS William Booth dan RSUD dr Soetomo.


Ledakan kembali terjadi di Sidoarjo, Minggu malam. Ledakan terjadi di rumah susun milik keluarga Anton Febrianto. Tiga anak Anton selamat. Sedangkan Anton, istri, dan anak perempuannya meninggal.


Anton diduga dalang ledakan karena tim Gegana sempat melihat Anton masih memegang pemicu ledakan ketika petugas berada di lokasi. Petugas kemudian melumpuhkan pelaku dengan beberapa tembakan.


Senin pagi, bom kembali meledak di Mapolrestabes Surabaya. Empat pelaku bom meninggal di tempat, adapun seorang anak selamat dengan keadaan terluka.



Sumber : http://news.metrotvnews.com/peristiw...deradikalisasi

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi Antisipasi Teror, Pemprov Sulsel Minta Masyarakat Aktifkan Siskamling

- Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi Sam Aliano Gelar Sayembara Tangkap Teroris

- Teror Bom Buah Gagalnya Program Deradikalisasi Tokoh Agama Jepara Deklarasi Lawan Terosisme dan Radikalisme