alexa-tracking

Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afa867ba09a391f168b456e/padat-karya-penting-agar-187-triliun-dana-desa-tak-kembali-ke-jakarta
Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta
Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta

JPP, JAKARTA - Pemerintah telah menyalurkan Dana Desa sebesar Rp187 triliun ke desa dalam empat tahun. Jumlah tersebut dimulai sejak tahun 2015 sebesar Rp20 triliun, tahun 2016 Rp47 triliun, tahun 2017 Rp60 triliun, dan tahun 2018 Rp60 Triliun.

Terkait program ini, Presiden Joko Widodo dalam Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Pusat, dan Daerah di Jakarta, Senin (14/5/2018), menegaskan bahwa dirinya tak ingin dana tersebut tersedot kembali ke kota dan harus berputar di desa.

"Artinya, uang itu didorong masuk ke desa supaya perputaran uang ada di desa, di kecamatan, atau maksimal peredaran uang ada di lingkup kabupaten. Agar uang Rp187 triliun yang tahun depan insyaallah akan kita tingkatkan lagi, jangan sampai tersedot lagi masuk Jakarta," ujarnya.

Menurut Presiden, skema Padat Karya Tunai (PKT) adalah cara agar Dana Desa bisa 100 persen berputar di daerah. Dengan begitu, konsumsi masyarakat desa akan meningkat, terciptanya ribuan lapangan pekerjaan, dan mampu membuka pertumbuhan ekonomi di desa.

"Bagaimana caranya? Dalam setiap program, misalnya membuat jalan desa, membuat embung desa, membuat irigasi desa, misalnya membutuhkan pasir, beli pasir itu dari desa itu. Kalau nggak ada, ke lingkup kecamatan, belinya disitu. Perlu batu, cari di lingkungan desa itu, dari lingkungan kecamatan. Uangnya biar beredar di situ terus, muter-muter terus," terangnya.

Menurutnya, poin paling penting dalam PKT adalah 100 persen pekerja proyek Dana Desa harus merupakan warga desa setempat, di mana pembayaran upah bisa dilakukan per hari atau minimal dibayar per minggu.

"Misalnya di satu desa yang kerja 100 saja, berarti membuka 7,4 juta lapangan pekerjaan di desa. Kalau 200 pekerja setiap desa, berarti membuka 14 juta lapangan pekerjaan di desa," tutur Presiden.

Sementara terkait laporan, lanjutnya, bisa dilakukan dengan format sesederhana mungkin agar tidak menyulitkan aparat desa.

Meski demikian, Presiden tetap meminta aparat desa berhati-hati dalam menggunakan Dana Desa. Jika dilakukan dengan benar, Ia yakin Dana Desa akan membuka lebar pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pembangunan harus merata. Kalau dulu Jawa Sentris, sekarang Indonesia Sentris,” pungkas Presiden.

Kegiatan Rakornas Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Pusat, dan Daerah ini dihadiri oleh 7.200 Kepala Desa terpilih dari 74.957 desa di Indonesia, para pendamping desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan Kementerian Dalam Negeri yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan desa. (des)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/pembangun...ali-ke-jakarta

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta Negara Tanggung Biaya Pengobatan Korban Bom Bunuh Diri Surabaya

- Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta Terorisme Bisa Diberantas Kalau Kita Bersatu, Tegas Presiden

- Padat Karya Penting Agar 187 Triliun Dana Desa Tak Kembali ke Jakarta Presiden Instruksikan Usut Tuntas Jaringan Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya