alexa-tracking

Menhan: Harus Keras Lawan Teroris, Jangan Sedikit-sedikit HAM (UU ancam HAM Teroris?)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afa1b9a14088d23618b4568/menhan-harus-keras-lawan-teroris-jangan-sedikit-sedikit-ham-uu-ancam-ham-teroris
Menhan: Harus Keras Lawan Teroris, Jangan Sedikit-sedikit HAM (UU ancam HAM Teroris?)
Menhan: Harus Keras Lawan Teroris, Jangan Sedikit-sedikit HAM
14/05/2018, 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menilai terorisme menjadi ancaman nyata dan serius bagi keamanan negara. Oleh sebab itu, Menhan mengatakan, penanganan terorisme tidak bisa menggunakan langkah biasa saja.

"Harus keras kita melawan kekerasan itu (terorisme), jangan sedikit-sedikit HAM, sedikit-sedikit HAM," ujar Ryamizard saat memberikan pernyataan pers kepada media, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Ia menuturkan, para pelaku teror belakangan ini adalah teroris generasi ketiga, yakni milisi-milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang pernah berperang di Suriah. Mereka kembali ke Tanah Air pasca kekalahan ISIS.

Baca juga: Wiranto: TNI Perlu Dilibatkan Dalam Pemberantasan Terorisme

Adapun generasi pertama kata Menhan yakni teroris pasca tragedi 11 September 2001. Sementara generasi kedua yakni para teroris ISIS. Generasi ketiga yang merupakan para milisi pulang kampung adalah kelompok yang mengakui terbentuknya ISIS di Asia Tenggara.

"Dua tahun lalu saya buat trilateral (dengan Malaysia dan Filipina) untuk melokalisir (teroris di Asia Tenggara). Dua tahun lalu saya sudah mengerti akan terjadi begini," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini. Menhan juga mengatakan bahwa aksi teror di Indonesia merupakan perintah dari pimpinan ISIS di timur tengah. Bahkan kata dia, perintah itu menyatakan bahwa basis ISIS di Marawi akan dipindahkan ke Indonesia.

"Artinya mereka sudah persiapan benar-benar matang, matang harus jadi. Ini perintah ini. Perintah meraka yang saya tangkap. Ini disiapkan enggak naggung nanggung," ucap dia.

"Ya kita mungkin biasa-biasa, memang menjadi musuh yang enggak kelihatan itu pertama kali memang mengagetkan gitu. Mudah-mudahan kita enggak biasa-biasa lagi tetapi luar biasa (menanganinya)," ujar pensiunan tentara berpangkat jenderal ini.
https://nasional.kompas.com/read/201...it-sedikit-ham

Quote:


Moeldoko sebut revisi UU Terorisme mandek karena satu hal
Senin, 14 Mei 2018 14:22

Merdeka.com - Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme hingga kini belum rampung dibahas oleh Panitia Kerja (Panja) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Cerita pertemuan terakhir suami dengan Legita, korban tewas bom gereja di Surabaya
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (purn) Moeldoko mengatakan, tahapan pembahasan revisi tersebut masih mendiskusikan masalah definisi dari terorisme.

"Ada satu hal yang masih dalam diskusi antara DPR dan pemerintah adalah tentang definisi. Kalau definisi sudah disetujui menurut ketua DPR maka segera disahkan," kata Moeldoko di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (14/5).

Dalam rapat Panja sebenarnya sudah ada kesepakatan selain Polri, akan ada pelibatan TNI dalam pemberantasan tindak terorisme. Menurut Moeldoko, dengan kolaborasi antara Polri dan TNI dapat membantu pencegahan terorisme secara masif.

"Kepolisian dengan TNI adalah TNI memperkuat langkah-langkah represif yang akan di jalankan oleh kepolisian itu poinnya. Kepada mereka-mereka yang saat ini telah dalam menyusun dalam bentuk sel-sel itu telah diketahui sepenuhnya oleh Kepolisian," ungkapnya.

Moeldoko menjelaskan, Polri dan TNI akan memikirkan cara pencegahan terbaik untuk mencegah jaringan teroris meledakan bom di berbagai tempat. Pemberluakan RUU ini, tambah dia, bisa menangkap para oknum terindikasi tindak pidana terorisme.

"Kalau untuk diberlakukan, maka begitu ada indikasi langsung bisa ditangkap. Tetapi dalam konteks ini ada sebuah pertimbangan yang akan dipikirkan oleh kepolisian dan TNI bersama-sama bagaimana menyelesaikan sel-sel itu agar mereka jangan sampai terjadi baru kita bertindak," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak DPR untuk segera merampungkan revisi UU nomor 5 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. Hal ini menyusul rangkaian teror bom di tiga gereja di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu (13/5) kemarin. Bom bunuh diri kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) pagi.

Jokowi mengatakan, apabila DPR dan kementerian terkait tak dapat menyelesaikan RUU antiterorisme pada masa sidang yang dimulai 18 Mei. Maka, dirinya akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terorisme pada bulan Juni.

"Kalau nantinya Juni di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan saya akan keluarkan Perppu," kata Jokowi di JIExpo, Jakarta, Senin (14/5).
https://www.merdeka.com/politik/moel...-satu-hal.html

------------------------------

Terorisme abad global sekarang adalah bagian daripada perang antar negara. Istilah kerennya "proxy war". Dan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo, ketika masih aktif dulu terang-terangan mengatakan bahwa aksi terorisme itu adalah bagian dari "proxy war" dari negara-negara maju untuk tetap bisa menancapkan hegemoninya di negeri-negeri yang tidak pro kepentingan nasional mereka. . Organisasi teror itu sendiri di masa kini banyak yang dikendalikan dari luar, bahkan dalam beberapa kasus dikendalikan, dibiayai, dan di 'support' alutsista dan informasi intelejennya dari negara asing yang menjadi musuh. Sebuah laporan wikileaks bahkan pernah memuat laporan itu.

Lihat saja pernyataan Trumph saat kampanye Pilpres AS lalu, yang menuding Hillary Clinton dan Obama dibalik munculnya organisasi teroris ISIS, dan itu diakui sendiri oleh Hillary Clinton. Begitu pula kelompok yang mengklaim pejuang jihad Islam seperti aliran "Salafi-Jihadi" yang dijadikan topeng ISIS untuk membenarkan tindakan terornya selama ini, yang kata Putra Mahkota Arab Saudi telah melancarkan banyak fitnah (kekacauan) di negara-negara Arab Timur Tengah.

Maka berdasarkan akan realitas terkini itu, para elit dan politisi hendaknya menghilangkan kecurigaan bahwa pemberlakuan UU anti terorisme itu hanya mengembalikan 'superioritas' militer dalam sistem demokrasi kita di masa depan. Dan juga kecurigaan bahwa kelahiran UU itu hanya dimaksudkan untuk kepentingan politik agar bisa tetap mempertahanakan rezim yang sedang berkuasa saat ini. Juga kecurigaan dari beberapa kelompok Islam yang curiga bahwa UU anti-teroris itu kelak akan digunakan untuk membrangus gerakan-gerakan dakwah Islam di tanah air. Coba lihatlah dalam kacamata yang lebih luas, bahwa di dalam UU anti teroris itu ada kepentingan nasional yang dipertaruhkan kelak di kemudian hari. THINK!
Quote:


Pemecahan masalah ini harus dimulai dari umat agamanya deh

Itu sudah emoticon-Traveller

Tidak ada panasbung yang tidak teroris emoticon-Blue Guy Bata (L)
#sahkanUUterorisme
Lalu HAM untuk para korban kemana?


#nasbungmemanglaknat
Sahkan uu terorisme
Peduli ham anjing


Nasbung emoticon-fuck
#kamiTIDAKTAKUT

#2019gantiPRESIDEN

#kamiTIDAKTAKUT2019gantiPRESIDEN emoticon-Malu (S)
Jadi teringat film TERMINATOR....atau jangan2,yg nolak inspirasinya dari situ emoticon-Embarrassment

Tinggal pencet tombol.....tapi ada perdebatan,yg satu berfikir bahaya jika robot menguasai bumi...yg satu berfikir utk keamanan... emoticon-Big Grin

Tiap undang2 pasti ada celah...pasti,tapi terlalu naif jika menolak dgn alasan bisa dgn mudah "dimanfaatkan".indonesia bukan lagi masa ORBA...
Satu aja ada penyelewengan,gak cuma 7 juta org dari monas yg bergerak..tapi semuanya pasti akan teriak2,ane yakin itu....

Asas dasar negara ini adalah demokrasi pancasila,dari rakyat,utk rakyat,oleh rakyat..terpimpin,bukan liberal (HAM)

emoticon-Toast

Pencet tombolnya....ini bukan film TERMINATOR emoticon-Big Grin
HAK ASASI WNI ga di urus
malah urus HAK ASASI PENGKHIANAT NEGARA

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


setahu ane gegara inteljen goblok tuh, kakanda brewok sama sekjen PBNU sepakat sama ane. Maklum Ketua BIN-nya kan pesenan simbok
intinya kalo bukan teroris kenapa takut ditangkap?
Quote:


Cukur kumis bikin pangling
Quote:


Bukan takut ditangkap tapi polisi males nangkap, mending nangkep tukang sablon bos senang pangkat naek kalo teroris bos kagak perduli, pangkat belum pasti naik dan taruhan nyawa lagi emoticon-Hammer (S)
Yang bisa melawan terorisme bukan Perpu atau UU yang keras menindak, melainkan keadilan hukum, kesejahteraan dan pemerintah yang berpihak kepada negara dan bangsanya. IMO

Menhan: Harus Keras Lawan Teroris, Jangan Sedikit-sedikit HAM (UU ancam HAM Teroris?)