alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah RI Siapkan Pengacara Hadapi Gugatan Avanti
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af9ebef529a457f438b456a/pemerintah-ri-siapkan-pengacara-hadapi-gugatan-avanti

Pemerintah RI Siapkan Pengacara Hadapi Gugatan Avanti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia menyiapkan pengacara untuk menghadapi gugatan Avanti Communications di arbitrase internasional. Gugatan tersebut terkait masalah pembayaran sewa satelit.




"Saat ini Menhan Ryamizard Ryacudu telah memberikan surat kuasa khusus kepada Jaksa Agung sebagai Jaksa Pengacara Negara untuk mewakili pemerintah guna menghadapi arbitrase internasional," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen Totok Sugiharto di Jakarta, Senin (14/5).

Dia menjelaskan Kementerian Pertahanan mengadakan kontrak sewa satelit floater (satelit sementara pengisi orbit) dengan Avanti Communications, perusahaan berbasis di Inggris, untuk mengisi slot orbit 123 Bujur Timur (BT). Kontrak tersebut dilaksanakan karena Satelit Garuda milik Indonesia, dinyatakan keluar dari slot orbit 123 BT pada 15 Januari 2015, yang mengakibatkan terjadi kekosongan pengelolaan.

Sesuai ketentuan International Communication Union (ITU), yaitu suatu badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggungjawab atas telekomunikasi dunia, negara yang telah diberi hak pengelolaan slot orbit diberi waktu untuk mengisi kembali dengan satelit lain dalam waktu tiga tahun.

Apabila ketentuan itu tidak dapat dipenuhi, maka berdasarkan peraturan ITU, hak pengelolaan negara tersebut akan gugur secara otomatis dan dapat digunakan negara lain.

Menurut Totok, mengingat proses pembuatan satelit baru memerlukan waktu lebih dari tiga tahun, sementara slot tersebut harus segera diisi sebelum tenggat waktu habis, maka Kemenhan kemudian mengadakan kontrak sewa satelit floater dengan Avanti Communications untuk mengisi slot orbit 123 BT.

"Sesuai kontrak, pihak Avanti Communications menempatkan Satelit Artemis pada slot orbit 123 BT, yang terhitung mulai 12 November 2016," kata dia.

Langkah yang diambil oleh Kemenhan tersebut, ujar Totok, dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas 4 Desember 2015, yang memerintahkan agar slot orbit 123 BT diselamatkan untuk tetap dikelola Indonesia.

"Permasalahan dengan Avanti muncul sejak Kemenhan tidak dapat memenuhi pembayaran sewa satelit sesuai kontrak. Upaya negoisasi yang dilakukan gagal dan Avanti secara resmi mengajukan gugatan pada 10 Agustus 2017 melalui London Courts of International Arbitration," ungkap Totok.

Avanti Communications juga kemudian mengeluarkan Satelit Artemis dari slot orbit pada November 2017. Terkait adanya persoalan itu, Totok berharap pemerintah mau menindaklanjuti upaya Kemenhan untuk mempertahankan slot orbit 123 BT agar tetap bisa dikelola Indonesia.

"Apabila pemerintah tidak menindaklanjuti upaya yang sudah dilakukan Kemenhan, maka slot orbit itu akan digunakan negara lain. Hak atas layanan satelit bergerak akan hilang dan selamanya bergantung pada pihak asing yang akan melemahkan pertahanan Indonesia," tutur dia.

Totok mengatakan keberadaan slot orbit 123 BT itu dapat memperkuat pertahanan negara, karena memiliki kemampuan untuk menjangkau daerah-daerah dan pulau-pulau terpencil di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Bisa juga untuk berkomunikasi di lokasi bencana seperti "search and rescue" serta untuk komunikasi pertahanan dan keamanan.

"Keberadaan satelit Indonesia di slot orbit 123 BT juga menjadi sangat penting dan vital bagi pertahanan Indonesia mengingat letaknya berada tepat di tengah-tengah wilayah yurisdiksi Indonesia, kira-kira di atas Pulau Sulawesi," ungkap dia.
http://m.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/18/05/14/p8q6or383-pemerintah-ri-siapkan-pengacara-hadapi-gugatan-avanti


Prediksi ane bakal kalah nih pemerintah lawan gugatan avanti, fix lah bisa ilang slot orbit. Dulu sipadan dan ligitan.
Terimakasih pak dhe !!! Duo presiden terbaik sepanjang masa, jokowi dan ibu megawati. Wong cilik
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Udah nyewa gak mau bayar lagi emoticon-Gila
kenapa bisa ngga mampu bayar emoticon-Bingung (S)
ga lah kalau ilang setelah pengadilan, paling dihukum suruh bayar jg...kl dah lunas ya balik lg
Kalo ilang bisa di isi negara laen dong?
Uangnya ada tinggal mau kerja apa enggak
Buy back indosat saja dari pada sewa emoticon-Traveller
AVANTI SAVOIA emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip
ngutang abis itu ga ada duit buat yang lain2 kah? emoticon-Big Grin
Quote:


Kenapa ga bisa bayar?
Ya karena byk yg ga bayar pajak termasuk TS..
Gimana bs ada satelit? Wong bumi itu datar. Jadi gugata avanti gugur dan tidak sesuai emoticon-Mad
Baca cerita di atas kayaknya kalah kita
nyewa gk bs bayar, jgn kan satelit, kos2an aja luw bakal diusir.

ini aneh, kan dana ada, lgian arahan dr yg top, kq g bayar2 aneh kan.
katanya mau beli indosat ... gak jadi ya
Quote:
Quote:
Quote:

Quote:


Itu Republika media corong nasbung sengaja bikin seakan2 pemerintah gak bisa bayar
Padahal pembayarannya tak bisa dillkuidisasi karena BPKP menemukan kalau satelit yg diberikan tsb rupanya gak sesuai standar

https://en.tempo.co/read/news/2018/05/03/056918123/Satellite-Company-Avanti-Demands-USD17mn-Compensation-from-Govt
"According to a Ministry Official, the first payment was completed by the Defense Ministry back in 2016, however in 2017 the payments stopped after the Development Finance Comptroller (BPKP) assessed that the study for the project’s worthiness was not up to par."


Biayanya cuma 405 Miliar,
masih kalah 595 Miliar dari Masjid yg mau dibangun si Aher di Bandung yg seharga 1 Triliun yg menggunakan APBD.

https://www.cnnindonesia.com/nasiona...gugatan-avanti
Menyikapi hal itu, Kementerian Pertahanan memutuskan untuk menyewa satelit milik perusahaan Avanti. Hal ini untuk mengisi slot orbit yang ditinggalkan statelit Garuda 1 tersebut senilai Rp405 miliar.

Polemik muncul ketika Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan kajian pada tahun lalu, yang menunjukan bahwa penggunaan satelit tersebut tak memadai sehingga berujung pada masalah administrasi. Karenanya, Kementerian Keuangan tak bisa mencairkan anggaran untuk pembiayaan tersebut


Diubah oleh hussein99
Akibat bacot guooblok "duitnya ada".
Belum sempat cari utangan...jadi gini nasib nya.
Quote:


manatu yg ini aja emoticon-Motret
Mulai berimbas macam-macam mungkin akibat pergerakan nasbung yang sok-sokan lawan barat padahal gak punya power sama sekali. emoticon-Nohope
lah katanya nasbung percaya bumi datar


Quote:

Bukannya avanti di sewa cuma utk amanin slot ya gan?
istilahnya cm pinjem motor org bt isi spot parkir.
krn klo ane baca dr situs militer.com, satelit yg seharusnya dpake bt isi slot itu hancur saat peluncuran.
jd klo satelit avanti g ssuai spek ya gmn, namanya jg bt amanin spot

masa hrs dpt satelit yg sama spekny dg kebutuhan militer trs dpake bt TNI utk komunikasi, ya ketauan dong komunikasi TNI, krn ownernya msh avanti bukan TNI.
Diubah oleh bramhiphip
Quote:


https://m.detik.com/inet/telecommunication/d-4062120/lalai-bayar-sewa-satelit-indonesia-didenda-rp-278-miliar

Pemerintah RI Siapkan Pengacara Hadapi Gugatan Avanti

dari detik gan

asumsi nih ye

Quote:


Polemik muncil ketika Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan kajian pada tahun lalu yang menunjukan bahwa penggunaan satelit tersebut tak memadai sehingga berujung pada masalah administrasi. Karenanya, Kementerian Keuangan tak bisa mencairkan anggaran untuk pembiayaan tersebut.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di