alexa-tracking

13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af9b823dcd770d5788b4568/13-terduga-teroris-ditangkap-4-ditembak-mati
13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati
Pasca-Bom Jatim, 13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati 

SURABAYA - Sebanyak 13 orang terduga teroris berhasil ditangkap di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Empat diantaranya ditembak mati.

"Total 13 terduga teroris berhasil diamankan. Empat berada di Sidoarjo ditembak mati dan 9 terduga teroris masih hidup dari Surabaya dan Sidoarjo," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

Sayangya, ia enggan menjelaskan secara rinci terkait penangkapan sejumlah pelaku terdiga teroris itu. Termasuk, target peledakkan pelaku terduga teroris.
"Kita tutupi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat, khawatir dapat mengganggu psikologi masyarakat," kata Barung.
Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap tujuh terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo, Senin, (14/5/2018). Dua di antara para teroris ditembak mati karena melawan.

13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati

Selanjutnya, Penangkapan dilakukan di Sukodono, Sidoarjo, dan Jembatan Plaza Merah (JMP) Surabaya. Mereka terdeteksi berencana hendak melakukan serangan di Jatim.

Kemudian, polisi juga melakukan penggerebekan di Sidoarjo yang berlangsung di dua lokasi. Yaitu di Perumahan Puri Maharani Sukodono dan Desa Urangagung. Penggerebekan diduga berkaitan dengan peristiwa ledakan bom di Surabaya.

sauce https://news.okezone.com/read/2018/0...-ditembak-mati




ilangono nyowone cukk!  emoticon-army

revenge is so sweet than no revenge emoticon-Big Grin


#terorisJANCOK
Korek infonya
Setelah dapat langsung tembak mati

Tidak ada panasbung yang tidak goblok emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


mereka aja ga ngakuin negara thogut ini, bendera merah putih aja haram diberi hormat. Msh nuntut hak negeri ini?

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Graha Pena

Surabaya (beritajatim.com) - Tim Densus 88 Mabes Polri berhasil menangkap satu terduga teroris yang ada di gedung Graha Pena Surabaya, Senin (14/5/2018). Pelaku yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ini diduga akan melakukan aksi pengeboman di suatu tempat.

"Pelaku diamankan di gedung Graha Pena sebelum melakukan aksi," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Sekadar diketahui, Graha Pena merupakan gedung yang pakai oleh banyak tenant atau penyewa. Pelaku yang diduga teroris tersebut bekerja di salah satu tenant.

Barung menambahkan, jadi total penangkapan yang berhasil dilakukan Densus 88 adalah delapan orang. Kedelapan orang tadi, menurut Barung, ada yang ditembak mati karena berupaya melawan anggota dan yang ditembak adalah dua orang yang ditangkap di Sidoarjo dua lainnya berhasil ditangkap dalam keadaan hidup.

Sedangkan tiga orang berhasil ditangkap di Surabaya tepatnya di Jembatan Merah Plaza (JMP) Surabaya. "Yang ditangkap inisial W,A,F, mereka ditangkap di JMP," ujarnya. [uci/but]

sauce http://beritajatim.com/peristiwa/328...raha_pena.html

no mercy ... copoten untune siji2 nggawe tang emoticon-army
Quote:


TAAAIIIKKK!!!
Quote:


Baca dulu yg bener..

"Dua di antara para teroris ditembak mati karena melawan."
nyerah, borgol. berontak, kopyok.
nembak, patekno! wis rausah atek hak asasi, jarene cak putin.
Quote:


Mubazir gw ngomentarin orang goblok.. emoticon-shakehand


Nb: semoga lu sarkas...emoticon-shakehand
Quote:


Kalo sampe ditembak mati berarti terorisnya udah sampai membahayakan aparat.
komisi ham turun gak turun no reken ... yg jelas turunkan bonek dolo emoticon-Big Grin
biar dipermak pasukan satu hati : wani


emoticon-Wakaka
Quote:


Akhirnya ente sadar gan haha, percuma omong ma nasbung debat kusir gada habis nya. Karena kegoblokan nya hakiki
itu UU MD 3 kapan dicabut , kalau sampai diperiksa ada keterlibat anggota dewan di senayan , jelas mereka pasti lolos ...
emoticon-Marah
Quote:


lah uda keburu gw kuot juga lagi

*abaikan emoticon-Wakaka
Polisi Gerebek Terduga Teroris di Malang, Istrinya Ternyata Sudah Tertangkap Lebih Dulu di Surabaya




TRIBUNNEWS.COM - Polisi melakukan penggeledahan di Sawojajar Malang, Senin (14/5/2018) yang berkaitan langsung dengan peristiwa peledakan bom Surabaya.

Pemilik rumah di Jalan Kapi Sraba 11, Blok 10 H, Arifin (50) dan Siti Rohaida (49) diduga terkait langsung dengan aksi teroris dua hari terakhir di Surabaya.
Dilansir Tribun-video dari Tribunnews, Dugaan itu menguat mengingat istri Arifin, Siti Rohaida ternyata sudah tertangkap lebih dulu di Surabaya.
Dalam penggerebekan di Sawojajar Malang polisi hanya menahan Arifin.
Arifin nampak dinaikkan ke mobil Kijang milik Brimob.
Polisi memasukkan Arifin ke mobil tanpa tangan diborgol setelah petugas selesai menggeledah rumah sekitar pukul 17.15 WIB.

sauce http://www.tribunnews.com/nasional/2...lu-di-surabaya

bersih2 dimulai emoticon-army
Quote:


Kurang gaul lo emoticon-Cape deeehh
13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati 13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati 13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati 13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati

Teroris aja tujuan akhir hidupnya mati (jihat), itu yg mereka mau. Masa lo mau paksa dia hidup sambil nyebarin doktrin sblm akhirnya meleduk juga. Moga2 bukan lo ato keluarga lo yg kena meleduk biar tetep omong ham pim pa emoticon-Smilie
13 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati

Densus Gerebek Rumah Terduga Teroris di Malang

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Tim Densus 88 Polda Jawa Timur menggrebek rumah terduga teroris yang berlokasi di Jalan Kapi Sraba 11 Blok 10 H Perum Sawojajar 2, Kabupaten Malang, Senin (14/5). Rumah tersebut ditempati pasangan Arifin (50) dan Siti Rohaida (49).

Tim Densus berseragam lengkap memasuki rumah diduga jaringan teroris bom Surabaya. "Polres yang ada di Malang hanya membantu. Densus 88 yang bergerak," kata salah seorang polisi di sela penggerebekan salah satu rumah di kawasan Perum Sawojajar 2 Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Keduanya adalah warga pendatang, namun sudah cukup lama menempati rumah tersebut. Yakni sekitar 14 tahun. Namun pasangan tersebut sangat jarang bersosialisasi, bahkan terkesan tertutup.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda mengatakan saat ini hanya peggeledahan. "Lebih jelas nanti Pak Kapolres. Buku dan peralatan yang diamankan," katanya.

Sementara Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah mengatakan petugas membawa buku dari rumah Arifin. "Buku yang dibawa," ucapnya.

Usai penggeledahan, Arifin langsung dinaikkan mobil Kijang milik Brimob. Polisi memasukkan Arifin ke mobil tanpa tangan diborgol.

Menurut tetangga terduga teroris tersebut, Wati, sang istri Ida sudah tertangkap kemarin malam di Sidoarjo atau di Surabaya. "Ini tadi polisi datang mulai pukul 12.30 WIB awalnya cuma dua orang tapi terus berdatangan polisi-polisinya," ujarnya.

Hingga saat ini Densus 88 Polda Jatim dibantu Polres Malang Kota dan Polres Malang masih melakukan penggeledahan. Jalan dua arah di perumahan itu ditutup dengan garis polisi dan warga dilarang mendekat hingga radius sekitar 25 meter lebih dari rumah terduga teroris.

Polisi juga mengerahkan anjing pelacak di lokasi. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari polisi terkait penggerebekan tersebut.

sauce http://nasional.republika.co.id/beri...oris-di-malang

emoticon-2 Jempol
#kami tidak takut
harusnya burungnya diiket bahan peledak kecil emoticon-Big Grin
Quote:

menarik idenya emoticon-Big Grin

gimana kalo:
tubuhnya diiket ke kursi k*nt*lnya diiketkan ke pin granat ... lalu disetelkan jav non stop
kalo dia ngaceng otomatis pinnya ketarik dan ... buummm tubuhnya ancur kena granat

jadi semua senang

teroris mati karena napsunya sendiri = gagal dapet 72 pirgin
polisi senang gak bertanggungjawab sama kematiannya
warga senang teroris mati

emoticon-Wakaka


Quote:

ide brilian emoticon-Ngakak