alexa-tracking

Astaghfirullah! Begini Rupanya Trik Puji Kuswati Bujuk 4 Anaknya Ikut Jadi Bomber, Pa

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af9ad19162ec296048b4568/astaghfirullah-begini-rupanya-trik-puji-kuswati-bujuk-4-anaknya-ikut-jadi-bomber-pa
Astaghfirullah! Begini Rupanya Trik Puji Kuswati Bujuk 4 Anaknya Ikut Jadi Bomber, Pa

Suratkabar 14 Mei. 2018 16:50

SURATKABAR.ID – Insiden mengerikan yang terjadi di tiga gereja Surabaya, Minggu (13/5) pagi kemarin menyisakan luka pilu bagi semua orang. Terlebih ketika sosok pelaku di balik peristiwa tersebut berhasil diungkap, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan 4 orang anak mereka.
Hal yang paling tak masuk di akal adalah, 2 anak pelaku diantaranya masih berusia sangat belia. Fakta tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya. Pasalnya, orangtua mana yang tega dan sampai hati membawa serta buah hati mereka saat beraksi sebagai pelaku bom bunuhdiri.
Dilansir dari laman Tribunnews.com, Senin (14/5/2018), Kapolri Jenderal Tito Karnavian memaparkan bahwa pelaku ketiga aksi bom di gereja di Kota Pahlawan tersebut masih satu keluarga, yakni keluarga dari Dita Supriyanto, warga Rungkut, Surabaya.
“Alhamdulillah, dari identifikasi sudah diketahui. Pelaku satu keluarga yang melakukan serangan ke tiga gereja,” tutur Jenderal Tito Karnavian ketika mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Minggu (13/5) petang.
Pelaku bertempat tinggal di Perumahan Wisma Indah, Jalan Wonorejo Asri XI, Blok K, Nomor 22. Menurut pengakuan para tetangga, keluarga Dita sudah jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Hal tersebut berlangsung sejak 2 tahun belakangan.
Padahal Dita sempat menjabat sebagai Ketua Sub RT 2/RT 3, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut pada 3 tahun yang lalu. Jabatan tersebut kemudian digantikan oleh Adi, warga yang rumahnya tak jauh dari tempat tinggal Dita.
“Orangnya tertutup. Identitas dia tidak pernah ditunjukkan. Bahkan kepada RT,” ungkap Adi yang sudah menjadi warga Perumahan Wisma Indah tersebut sejak tahun 2010, ketika ditemui di rumahnya pada Minggu (13/5). “Jarang ketemu. Kalau ada kumpul-kumpul RT, dia tak pernah datang,” tambahnya.
Sementara pengakuan Adi tentang istri dan anak-anak Dita memang tidak pernah ikut berkumpul dengan warga sekitar. “Rumah itu tidak ada tetangganya yang pernah masuk. Dia kalau ke rumah saya, saya persilakan. Tapi dia tidak pernah (mengajak orang ke rumahnya),” terang Adi.

Istri Dita Sudah Terlanjur Terdokrin Akan Hal Ini
Tanda tanya besar muncul di benak masyarakat, bagaimana cara jitu Dita menarik anak-anaknya dan sang istri menjadi pelaku pengeboman. Dan rupanya, kepala keluarga ini sudah terlebih dahulu menjejalkan doktrin kepada istrinya.
Hal tersebut terbukti dari beberapa postingan akun Facebook milik Puji Kuswati, istri Dita yang sempat menyebutkan tentang kehidupan setelah kematian. Dan ketika istrinya sudah terjerat pemahaman dari Dita, maka bukan hal sulit bagi wanita berusia 43 tahun tersebut untuk membujuk anak-anaknya.
Berikut beberapa diantara unggahan Puji :
“Kesulitan di dunia tidak ada apa apanya dibandingkan kesulitan di negeri akherat. Yang memudahkan kita adalah kedekatan kita dengan ALLAH.”
“Selalu mengingat ALLAH dan hari esok harus lebih baik. itulah moto bujang kecilnu. Smg ALLAH menguatkanmu nak….”
“Banyak orang baik tapi kebaikanya hanya untuk dirinya sendiri bukan untuk ALLAH.”
“Tidak diciptakan dua hati dalam satu wadah. Dan telah ditetapkan bahwa konsumsi hati adalah nilai nilai kebenaran dari ALLAH, jadi jika hati(qolbu) diberikan konsumsi selain nilai nilai kebenaran dr ALLAH maka ia akan bocor, tergoncang dan akhirnya rusak. Raih cinta dari ALLAH dg memberi konsumsi qolbu yg benar.”
Sebenarnya sama sekali tidak ada gelagat mencurigakan yang menjadi tanda bahwa keluarga Dita menganut paham radikal. Puji, yang dalam peristiwa pengeboman menggunakan cadar, rupanya dalam kehidupan sehari-harinya berpenampilan normal. “Pakai kerudung iya, tapi tidak pakai cadar,” ujar Adi.

http://www.suratkabar.id/92441/muslim/astaghfirullah-begini-rupanya-trik-puji-kuswati-bujuk-4-anaknya-ikut-jadi-bomber-pantas-mau/amp


Ga ada hubungannya dgn agama? Dogma apa emangnya yg di pake telolis utk mendoktrin anak2nya?
image-url-apps
Nak. Ayah lupa pake kondom dulu
Dari kelak hidupmu menderita
Yuk ke sorga bareng ayah emoticon-Smilie





Astaghfirullah! Begini Rupanya Trik Puji Kuswati Bujuk 4 Anaknya Ikut Jadi Bomber, Pa
KASKUS Ads


emoticon-Matabelo
image-url-apps
kan uda dibilang kaskuser BPLN berkali2...
ini semua karena ajaran biadab shinto...
image-url-apps
Atheis mana ada nawarin anaknya sorga

Jangan sebut mereka gak beragama. Mereka nyembah Allah...

Atheis mana pumya sesembahan. Sorga aja gak percaya... enak aja nuduh atheis. Kagak terima gw.

Kalo iblis ada juga. Iblis mana mau disamain ama mereka... enak aja yg salah mereka yg dituduh iblis melulu emoticon-Ngakak
image-url-apps
Gila moderator kerja keras ini. Gemdom sama achil
image-url-apps
Manusia diciptakan ke dunia ini untuk hidup Di Bumi
Kalau mau Mati ya ngapain juga anda diciptakan ke dunia

Kapan, dimana, bagaimana caranya mati hanya Tuhan yang tau
Manusia tidak punya hak menyakiti jasmani, perasaan bahkan membunuh manusia lainnya

Bagaimana mungkin seorang berdosa menghakimi manusia lainnya


Neraka jahannam buat pelaku bom bunuh diri apalagi sudah membunuh manusia lainnya emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
Ampe bawa anak nya,, hmm

Muslim

image-url-apps
Para teroris ada muslim juga sama spt muslim lain nya di luar sana . Mrk menjalan kan ibadah agama sama spt muslim lain nya MALAH berlebih2an / extreme TAPI otak mrk twisted dlm memahami agama . Mrk memasuki agama ini krn hawa nafsu kebencian & tdk mengenal sabar . Mrk ini lah yg di sebut rasul anjing neraka / anjing liar . Solat & membaca quran TAPI malah menjadi sinting / liar / beringas .
Quote:

karena thread begini bisa memicu perdebatan sara tanpa ujung
image-url-apps
Quote:


Ajaran manakah yg mengatakan bunuh diri masuk surga?? emoticon-Bingung
image-url-apps


Quote:

Lu liat aja banyak banyak sebar capture komen komen medsos yang justru sifatnya provokatif. Tolol bener
image-url-apps
Quote:


Quote:

Astaghfirullah! Begini Rupanya Trik Puji Kuswati Bujuk 4 Anaknya Ikut Jadi Bomber, Pa
image-url-apps
duaaaarrrrr!!!!

Sini masok Sorga.

emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Lu liat aja katepenya pelaku emoticon-Wakaka

Apa.perlu gw kasi tau???

Seluruh dunia aja tau. Lo masi aja goblok emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


kalo milih Presiden?

emoticon-Bingung
image-url-apps
emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
Quote:


GKI seng modiar mek 3 perempuan itu aja

Satpam combust 80% tp udh lewat masa kritis

Yg parah yg di arjuno, sayang cctv di pintu masuk g ada krn terkenal gereja untuk org2 yg sudah golden age. Konvesional
image-url-apps
no silaturahmi lel, klo di desa mana ada yg kek gini