alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af97def96bde68d288b4569/polisi-tangkap-netizen-yang-tuduh-bom-surabaya-pengalihan-isu

Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu

Jakarta - Seorang perempuan berinisial FSA diamankan polisi lantaran menyebut tragedi serangan bom di Surabaya sebagai pengalihan isu pemerintah. FSA diciduk di sebuah rumah kos, Jl Sungai Mengkuang, Desa Pangkalan Buton, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

"Ya, benar. Kami amankan yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Nanang Purnomo ketika dimintai konfirmasi detikcom, Senin (14/5/2018).

Nanang mengatakan saat ini FSA masih menjalani pemeriksaan oleh petugas dan kasusnya akan diserahkan penyidik Polres Kayong Utara kepada Polda Kalimantan Barat.

Baca juga: Kapolda Jateng Minta Masyarakat Tidak Asal Sebar Info


"Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa. Kasusnya akan ditangani Polda Kalbar," ujar Nanang.

FSA ditangkap pada Minggu (13/5) pukul 16.00 WIB oleh personel Satuan Reskrim Polres Kayong Utara. Dalam akun Facebook-nya, FSA menulis status analisisnya, yaitu tragedi bom Surabaya adalah rekayasa pemerintah.

"Sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui. Sekali ngebom: 1. Nama Islam dibuat tercoreng ; 2. Dana trilyunan anti teror cair; 3. Isu 2019 ganti presiden tenggelam. Sadis lu bong... Rakyat sendiri lu hantam juga. Dosa besar lu..!!!" tulis FSA, sebagaimana dikutip dari akun Facebook FSA.

FSA juga menulis status tragedi Surabaya sebuah drama yang dibuat polisi agar anggaran Densus 88 Antiteror ditambah.

Baca juga: Tim Siber Polisi Akan Selidiki Informasi Hoax soal Bom


"Bukannya 'terorisnya' sudah dipindahin ke NK (Nusakambangan, red)? Wah ini pasti program mau minta tambahan dana anti teror lagi nih? Sialan banget sih sampai ngorbankan rakyat sendiri? Drama satu kagak laku, mau bikin draama kedua," tulis FSA juga.

Dari tangan FSA, polisi menyita 1 unit ponsel Samsung J3.

FSA terancam jerat Pasal 28 ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik. "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," jelas Nanang.

https://m.detik.com/news/berita/d-4020242/polisi-tangkap-netizen-yang-tuduh-bom-surabaya-pengalihan-isu

Rasain lu..
Diubah oleh: TempeMAFIA
Halaman 1 dari 4
Nasbung idiot..otak cacad
goblok makan tai
Dalam UU Anti Terorisme harusnya dibuat jg bagi siapa yg menunjukkan dirinya pro teroris,

PENJARA SEUMUR HIDUP!!
kebanyakan minum kencing onta
Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Tangkap semua mampusin aja semua calon teroris!
emoticon-Ngamuk
Diubah oleh ora.w4r45
reserved
Quote:


Anggotanya TGUPP nih betina emoticon-Najis
Kebiasaan nasbunk onta gilak

Di medsos sok berargumen, giliran kecyduk mewek emoticon-Wakaka
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
kepsek radikaaaaaaaaaaaal kandangin

emoticon-Ultah
Keluarga u kalo diledakin,trus u sedih n lapor polisi deh

Trusss gw bilang elu jangan sandiwara dan mengalihkan isue

Mikirrrr pake otak jgn pake pantat
Di kaskus byk yang bilang cem gitu kapan diciduk?emoticon-Angkat Beer
kita akan selalu terkejut akan level level kegoblokan yang dibuat nasbung
Saya berharap betul tim cyber polri main2 kemari, banyak kali hoax dimari apalagi penistaan dan caci maki, pake klonengan lg.
Siap siap ada yg mewek play victim
Mampus!!!
Kenapa di Aliaskan , sudah pada tau kok siapa tersangkanya , endingnya juga udah tau kok , minta maaf tidak mengulanginya lagi emoticon-Blue Guy Smile (S)
Jangan dibebasin, efek jera belum tentu ada.
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di