alexa-tracking

Hanafi Rais: Bola Panas Revisi UU Antiteror Ada di Pemerintah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af9644e162ec2671c8b4568/hanafi-rais-bola-panas-revisi-uu-antiteror-ada-di-pemerintah
Hanafi Rais: Bola Panas Revisi UU Antiteror Ada di Pemerintah
Yogyakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Pemberantasan Terorisme Hanafi Rais mengatakan bola panas penyelesaian UU ini ada di tangan pemerintah. 

 

Pemerintah diminta tegas menentukan definisi terorisme sehingga bisa ditunjuk instansi yang berwenang menangani.

“Dua tahun berjalan, Revisi UU Terorisme sudah mencapai 99 persen. Pansus tinggal melakukan penyisiran dari awal sampai akhir dari sisi keredaksian dan menunggu definisi terorisme yang baku oleh pemerintah,” kata Hanafi, Jumat (11/5) malam di Yogyakarta.

Menurut Hanafi, saat ini pemerintah belum memiliki definisi baku terorisme, apakah akan dimasukkan ke peradilan kriminal (criminal justice) atau menggolongkannya ke gerakan yang membahayakan keamanan negara.

Sebab, dari penentuan definisi ini, instansi yang menanganinya berbeda. Jika dikategorikan criminal justice maka Polri yang berwenang. 

Namun jika teroris dianggap ancaman yang membahayakan negara maka TNI yang mengatasi.

Saat ini, kewenangan penanganan aksi terorisme ada di Polri karena pemerintah mendefinsikan teroris sebagai criminal justice. Sementara TNI hanya diperbantukan.

“Padahal aksi terorisme sekarang berubah. Tidak hanya berhubungan dengan aksi kekerasan, namun sudah mengarah pada ancaman negara, seperti yang terjadi di Mako Brimob,” lanjut anggota DPR Fraksi PAN ini.

Menurut Hanafi, kasus Mako Brimob dikategorikan ancaman negara karena teroris yang terdesak  menguasai aset yang menjadi simbol negara. 

Dalam kasus ini, ia melihat seharusnya TNI yang menangani.

Karena itu, sebagai pembawa usulan revisi UU Pemberantasan Terorisme, pemerintah diminta mempertegas definisi terorisme.

Setelah itu, untuk mempertegas porsi kewenangan TNI dan Polri, pemerintah bisa menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tupoksi penanganan oleh keduanya.

“Bola panas ada di pemerintah. Jika mau rampung cepat, pemerintah harus satu suara,” ujar Hanafi yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PAN.

Mengenai pasal pencabutan kewarganegaraan jika seseorang terlibat aksi terorisme, Hanafi mengatakan hal itu sudah dijelas diatur dalam UU Kewarganegaraan, namun pelaksanaannya sulit.

Ia justru bertanya jika dicabut kewarganegaraannya, maka siapa yang akan bertanggung jawab.

Karena, kata dia, tidak semua negara mau menerima orang yang terlibat terorisme dan muaranya pasti akan dilimpahkan ke negara asal. 

"Ini seperti lingkaran setan," kata dia. 

https://www.gatra.com/rubrik/nasional/322176-Hanafi-Rais:-Bola-Panas-Revisi-UU-Antiteror-Ada-di-Pemerintah

Bolanya ilang kemana
anggota hewan rame2 ngeles.


dikira pemerintah kayak mereka kudu satu suara, tinggal mereka sah kan aja...

ayo rame2 bela diri ni hewan2...
hewan " pemakan pajak ngeles terus
pemerintah maunya ormas sampah macem efpei sama pkshit masuk, sementara dedengkotnya gerandong jelas2 tolak emoticon-Najis
setelah di kasih definisi ditolak lagi... nanti bilang lagi bola panas ada di pemerintah... di revisi lagi tolak lagi.. terus bilang bola panas ada di pemerintah... revisi lagi... udah keburu bubar
Biasa play victim ama ngeles sop nasbung asu banget
Jd selama ini mentok persepsi siapa itu yg disebut "teroris", gmn kl itu kmrn teroris yg ada di mako dilepasin dl aja di gedung pantat biar mereka semua tau siapa itu "teroris" yg sbnrnya. Pekok emoticon-Mad
Semoga definisi teroris ini termasuk ormas-ormas yang merasahkan masyarakat. emoticon-Marah
Semoga cepat selesai lah ini revisi uu nya.
Pada pengecut, takut sama konsekuensi politiknya.

Teken UU terorisme dan kontrol media, UU ITE di perketat. Wamil di hidupkan walau gak harus standar, minimal pelatihan kedisiplinan. Anggaran militer dinaikan 2x lipat.

Ekonomi juga harus lebih protektif, ekspor impor dikontrol ketat.

Program wajib kerja di setiap penduduk yg telah dewasa di BUMN, mungkin bisa di fokuskan ke pangan, pertanian atau kelautan misalnya. Gak butuh skill banyak dan mudah dalam pelatihannya, minimal kita bisa swasembada pangan.

Pembatasan TKA, standarisasi tingkat pendidikan di tinggikan untuk TKA dan wajib bisa bahasa Indonesia.

Membuat Dewan Agama, semua perwakilan ormas di kumpulkan 1 wadah dan wajib mengikuti keputusan Dewan tersebut. Untuk Islam bisa pakai MUI, Kristen, Katolik, Budha, Hindu bisa di buatkan.

bolanya di kaki pemerintah, tapi gawangnya disembunyikan mereka yg ngak mau UU ini goalemoticon-Wakaka
Lah ketua timsus RUU anti-teror dari partai mana? emoticon-Cape d...

Ketua woy, harusnya lu yang mengkoordinir, yang follow up!
Bukan hanya pasrah menunggu jawaban!
Quote:


Ormas preman trmasuk gak
Kecebong goblok.
Presiden pekok gak punya nyali ngatur bawahannya, malah nyalahin orang lain atas kegoblokannya.
Lagipula kecebong itu goblok betul.
Kecolongan bom teroris kog nyalahin RUU.
Lah wong gak pakai UU aja kemarin TNI bisa berburu Santoso kog.

Masalah TNI bisa ikut berburu teroris itu kan tinggal gimana Pangti to. Kalau Pangti nya punya nyali, gak cuma nurut maunya anak buah yg takut kehilangan proyek...ya pasti cepetan beres ini masalah.

Makanya, bener kata Zonki. Pemimpin yg lemah yg bikin perkara.
Termasuk gak bisa nekan DPR untuk beresin RUU, itu adalah bukti pemimpin memble.
Jangankan nekan partai oposisi. Lah di partai pendukung nya aja si Joko gak punya kuasa kog.
Wong status nya cuma kacung.
Quote:


Semoga termasuk sih. Soalnya radikal adalah bibit terorisme.

Selama ceramah kafir-kafirin orang masih terus berjalan, pengeboman gak bakal berhenti.
polisi tidak mau kalo penanganan teroris diambil alih oleh tni

makanya mempertahankan status quo emoticon-Leh Uga
Halah, orang tewas kena bom.
lu sibuk nyalahin Jokowi
dan sok sibuk soal UU anti teroris.
Pencegahan paling ampuh itu menghapus ajaran2 sesat mulai dari, tingkat keluarga,
macam "darah kapir halal", "haram pemimpin kapir", "cokin ruko" dsb dsb.
Itu akar yg rusak yg perlu dibenerin.
Jadi kalo elo nasbung, silakan cek riwayat post lu. Kalo masih suka nyebar kebencian dan hoax, gak usah sok peduli. Tobat aja dulu, baru balik lagi.

Sahabat nasbung:
Quote:

Quote:


Sebenarnya semua uda tau bibit teroris itu yang kayak gimana
Cuma ada satu kelompok yang pengen preventif, mencegah sebelum terjadi
Sementara yg satu malah pengen menternakkan utk jadi pasukan pribadi
emoticon-cystg
Hanafi anda jangan banyak cingcong dab!karena anda hanyalah sperma tak berguna si aming rasis! nggak ono Bapakmu ra dadi uwong kuwe le!emoticon-Wkwkwk
Quote:


Nyalon gantiin prabowo gan, ntar ane pilih emoticon-I Love Indonesia