alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rektor Unair: Pelaku Teror Bom di Gereja Surabaya DO dari Kampus
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af9587e12e2571e118b456f/rektor-unair-pelaku-teror-bom-di-gereja-surabaya-do-dari-kampus

Rektor Unair: Pelaku Teror Bom di Gereja Surabaya DO dari Kampus

Rektor Unair: Pelaku Teror Bom di Gereja Surabaya DO dari Kampus

TEMPO.CO, Surabaya - Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya M. Nasih mengklarifikasi informasi yang beredar mengenai status akademik terduga pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya pada 13 Mei 2018. Sebelumnya, beredar informasi di media sosial dan aplikasi perpesanan perihal status pelaku teror bom di Gereja Surabaya Dita Oepriarto sebagai alumnus Universitas Airlangga angkatan 1991.

Nasih membenarkan bahwa Dita pernah belajar di Unair. "Yang bersangkutan memang pernah terdaftar sebagai mahasiswa Diploma 3 Program Studi Manajemen Pemasaran, bukan D3 Akuntansi," kata dia kepada Tempo, Senin, 14 Mei 2018.


Dita, kata Nasih, tidak lulus alias dropped out (DO) dari program tersebut. Ia hanya menempuh 47 SKS dengan IPK 1,47. Saat kuliah Dita tidak pernah aktif di kegiatan organisasi kemahasiswaan, baik di senat mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa.

Dita juga tidak aktif di kegiatan keagamaan di masjid kampus Unair. "Dia dipastikan mempunyai guru dan pembimbing lain yang lebih intens dan terkini selain dosen sewaktu kuliah," tuturnya.

Menurut Nasih tidak relevan jika publik mengkaitkan perilaku Dita dengan institusi Unair. "Yang jelas, universitas tidak pernah mengajarkan tindakan teror, radikal, dan tidak berperikemanusiaan serta jauh dari nalar dan akal sehat," ujarnya.
Quote:


njirr emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
1,47
emoticon-No Hope

pantes dunguk
disuruh BUNUH DIRI demi KHILAFUCK saja mau

#saynotoKHILAFUCK
nasbung ini sebenarnya beruntung banget.
udah IPK Nasakom tapi bisa dapet bini anak orang kaya.
kalo ane, pasti bakal kerja keras, biar mertua dan istri bangga, karena udah dikasih kepercayaan modal dan anak nya ke ane.


cuma sayang, nasbung 1 ini kok kayak gini.
GIP aja ga setolol ini, ajak 1keluarga jadi teroris
- IPK nasakom
- kerjaan kagak jelas
- hobi beranak pinak
- kena baiat ISIS
- jadi teroris
- mati konyol sekeluarga


emoticon-Ngakak
-
Diubah oleh setiapmenit
1,47.

Orang-orang seperti itu biasanya paling hobi menyalahkan orang lain atas kebodohannya sendiri. emoticon-Cape d...
ip 1.47, ga bisa masuk unair via umptn...
masuk yg berapa jam nih?

"Kalau yang pintar butuh berjam jam, yang sedang galau butuh 30 menit dan kalau yang baru stres, cuma butuh tiga menit," kata Abdulrahman saat menjelaskan bagaimana merekrut pemuda untuk bergabung ke kelompok radikal. Abdulrahman menjadi pembicara di Seminar Nasional Gerakan Pemuda Indonesia Membaca untuk Persatuan Indonesia Dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Gedung Graha Sabha Buana, Solo, Selasa (5/4/2016).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Yang Pintar Butuh Berjam-jam, yang Galau Butuh 30 Menit, yang Stres Cuma Butuh 3 Menit"", https://regional.kompas.com/read/201...utuh.3.Menit..
Penulis : Kontributor Surakarta, M Wismabrata

Quote:


Bener apa kata elu kalau dia bisa beruntung dapet bini anak orang kaya.

Cuma yang namanya tolol sih gak ada batasnya, kayak kasus ini emoticon-Berduka (S)
tp sugeh, edan kok emoticon-Blue Guy Bata (L)
gimana ceritanya bs dapet IPK segitu?
Ini org pinter lo padahal alumnus sma 5. Tanya org se sby pasti mengiyakan
Mgkin gara2 kena doktrin gak jelas kuliahnya mutung
Kasihan yg masih bocah bre, di surga dpt 72 pedopil emoticon-Leh Uga
Quote:


nazbung buangettttemoticon-Angel
Dita, kata Nasih, tidak lulus alias dropped out (DO) dari program tersebut. Ia hanya menempuh 47 SKS dengan IPK 1,47. Saat kuliah Dita tidak pernah aktif di kegiatan organisasi kemahasiswaan, baik di senat mahasiswa maupun unit kegiatan mahasiswa.

Dari sini udah keliatan kalo Nasbung Gang kebanyakan IQ jongkok emoticon-Ngakak
Quote:


Huahuahua
Quote:


Yang dimaksud pintar adalah pintar agama lulusan mesir predikat mumtaz, bukan pintar kuliah manajemen ah dongok kau ini. emoticon-Ngakak
Quote:


Biar pinter agama, lulus dr nesir predikat mumtaz butuh brp tahun bro?
karena dia di DO maka ia jadi OD

do:dropout
odemoticon-Embarrassmentverdosisemoticon-Wkwkwk
Ya standar nya kaum nasbung ya kek gini haha
Quote:


4 tahun di jamiah, bertahun-tahun mulazamah ke tempat masyaikh untuk cari sanad.

imposibel mempengaruhi lulusan agama yg beda manhaj yg track record belajar agamanya bertahun tahun. Katakanlah si maman mau mendoktrin lulusan saudi sekelas si said agil ketum NU, sampe yaumul qiyamah juga gak bakalan mao ikut. Malah diceramahin.

Kalo lulusan ITB semenit tiga menit ya kelar udah emoticon-Ngakak

Solusi atas terorism ini justru harusnya memperbanyak ulama untuk tampil di publik. Bukan malah digembosi dengan isu anti kebhinnekaan emoticon-Cape d...
Diubah oleh karyanakbangs4
Quote:


bini nya emang anak orang kaya, bray
anak jurangan jamu di banyuwangi.
orang terpandang di kota nya, Haji Kusni.
itu rumah dan mobil hasil pemberian mertua, bisnis herbal juga modal dari mertua.
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di