alexa-tracking

Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af95812d89b0989568b4567/bom-senilai-rp100000-mampu-ledakkan-rumah-mantan-kombatan-ini-membongkarnya
Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .
Bom Senilai Rp 100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. . .
Selasa, 18 Juli 2017 13:23
. .
Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .
Ali Fauzi

SURYA.co.id | LAMONGAN - Di tangan ahli perakit bom, hampir semua alat dapur bisa digunakan untuk membuat bom.
Semua tutorial membuat bom juga mudah diperoleh lewat internet dan media percakapan, semisal Telegram.

Selain panci, masih banyak peralatan dapur lain yang dapat dipakai untuk container bomb.
Bahkan, gula pasir pun bisa menjadi bahan bom yang memiliki daya ledak luar biasa.

Saat ditemui Surya di rumah Lingkar Perdamaian, Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan pekan lalu, Ali Fauzi, mantan instruktur perakitan bom Jamaah Islamiyah (JI) menceritakan bagaimana mudahnya membuat bom.

Maklum, Ali Fauzi merupakan mantan kombatan ahli perakit bom yang pernah mengenyam pendidikan militer di Afghanistan, Filipina, Poso dan sejumlah tempatnya.

“Songkok atau kopiah ini saja bisa ubah menjadi bom. Termasuk handphone ini, juga bisa menjadi bom yang daya ledaknya luar biasa dan sangat mematikan,” ujar adik terpidana mati teroris Ali Gufron, Ali Imron dan Amrozi tersebut.

Bagaimana caranya? Ali Fauzi pun membeber secuil rahasia itu agar tidak sampai ditiru dan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Bukannya bermaksud sombong, tapi bagi orang yang pernah belajar merakit bom seperti saya, membuat bom itu jauh lebih mudah ketimbang membuat layang-layang,” seloroh inisiator Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) ini.

Diceritakan dia, tentu saja handphone atau sejumlah peralatan dapur tidak bisa sendirian diubah menjadi bom.

Harus ada peralatan atau perlengkapan lain sebagai pendukung.
Intinya, kata Manzi, panggilan akrab Ali Fauzi, ekspolisf itu senyawa kimia yang punya gaya dan daya.

“Gaya simpatitik, gaya power, dan presser. Kalau tidak memenuhi itu bukan bom namanya. Kalaupun bisa meledak, paling cuma sejenis mercon,” urainya.

Kalau medianya kecil seperti songkok atau handphone, maka butuh eksplosif yang high power untuk menghasilkan bom dengan kekuatan lebih besar.

“Nah, kalau songkok atau smartphone sudah bisa dibuat menjadi bom kemudian diledakkan, maka bakal ada sebutan baru, bom songkok, bom smartphone atau bom gula,” guraunya.

Jika selama ini banyak orang tidak percaya atau bahkan meledek ketika ada bom panci, dirinya juga yakin bakal banyak orang berkomentar lucu jika tahu ada bom songkok dan sebagainya.

“Karena memang itu orang awam. Tapi bagi orang-orang seperti kami yang paham betul tentang bom, semua itu hal yang wajar,” tandasnya.



Ali Fauzi pun menyebut membuat bom itu sangat mudah dan biayanya juga murah. Dicontohkan, untuk membuat bom dengan gula.

“Misalnya untuk satu kilogram gula, tinggal ditambah perlengkapan lain yang harganya juga tidak sampai Rp 100.000, saya bisa membuat bom yang daya ledaknya cukup untuk menghancurkan rumah ini,” ungkap Fauzi sambil menunjukkan rumah dari kayu sekitar 7x7 meter persegi yang dipakai markas markas Lingkar Perdamaian.

Sedangkan peralatan dan perlengkapan membuat bom itu bisa didapat di mana saja.
Pasar tradisional, toko, maupun minimarket yang tersebar di berbagai wilayah.
Apalagi, perlengkapan itu bukan merupakan barang ilegal atau yang dilarang peredarannya.

“Kalau pernah lihat film MacGyver, ya seperti itulah. Semua bisa dimanfaatkan untuk membuat bom bagi yang punya kemampuan untuk merangkainya,” kelakar Ali Fauzi.

Kalau banyak peralatan dapur lain bisa menjadi bom, kenapa akhir-akhir ini banyak memanfaatkan panci?

Ali Fauzi mengatakan, karena instruksi melalui email maupun chat Telegram yang diterima para pelaku teror dari instrukturnya di luar negeri atau luar daerah, menggunakan panci untuk contoh material yang bisa dipakai merakit bom.
http://surabaya.tribunnews.com/2017/...-membongkarnya

Masih Ada 500 Orang Alumni ISIS Berkeliaran di Indonesia,
1 Keluarga Sudah Ngebom Surabaya, Tumpas Habis!

Kita Harus Selalu Siap Siaga, Teroris Tidak Pernah Tidur
13 Mei 2018 21:25

Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .

Pada press release kapolri di lokasi kejadian terorisme Surabaya, Jenderal Tito menginformasikan bahwa ada 500 eks ISIS Suriah yang sudah kembali ke Indonesia. Dan yang lebih mengejutkan adalah, pelaku bom 3 Gereja Surabaya termasuk pada kloter 500 eks ISIS yang kembali ke Indonesia tersebut.

Kapolri Jenderal Tito juga mengungkap bahwa ada 1.100 anggota ISIS asal Indonesia ditangkap oleh Militer Turki dan Suriah. Kemudian 103 orang tewas dan 500 dideportasi ke Indonesia, sel inilah yang sebagian aktif kembali dan melakukan teror di Indonesia.

Sebelumnya, diperkirakan masih ada ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah. Sebelumnya ada deportan 18 WNI dan telah dijemput oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Yang di sana masih ada dan yang belum masuk kembali. Memang data pasti belum, tapi mungkin sekitar 500-an,” kata Sekretaris Utama (Sestama) BNPT, Mayjend TNI R. Gautama Wiranegara.

Dia mengatakan sebanyak 18 orang yang dideportasi telah dijemput oleh BNPT. Mereka bukan dari masyarakat kelas bawah. Mereka bergabung karena pengaruh dari IT. “Mereka sudah memberikan testimoni dan menyatakan penyesalannya,” kata Gautama seusai Seminar dan Sarasehan Nasional Akademi Angkatan Udara ‘Cybersecurity Awareness’ di gedung Sabang Merauke AAU Yogyakarta, Rabu (18/10/2017)..

Menurutnya, dalam testimoni yang sudah kembali ke Indonesia, mereka menyatakan sangat menyesal. Karena ternyata apa yang disampaikan ISIS di Suriah itu adalah kebohongan semua.

Menurutnya jumlah 500-an WNI yang ada di Suriah jika dilihat dari jumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta itu prosentase lebih kecil jika dibandingkan seperti di Eropa seperti Inggris, Spanyol atau negara lainnya.

“Kita diapresiasi secara internasional dalam penangangan deradikalisasi dan jadi contoh hampir semua negara,” pungkas dia.
http://www.melekpolitik.com/2018/05/...a-tumpas-habis/


Kapolri Sebut ada 500 Sel ISIS Siap Meledak di Indonesia
Minggu, 13-05-2018 - 21:27 WIB

JATIMTIMES, SURABAYA – Masalah terorisme nampaknya masih panjang di Indonesia. Karena para pengikut ISIS diketahui masih banyak berkeliaran. Jumlahnya diperkirakan sampai sekitar 500 orang. Dan mereka ini siap membuat masalah kapan saja di Indonesia.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan jumlah pengikut ISIS di Indonesia yang pernah berangkat ke Syiria sebanyak 1.100 orang. 103 sudah dinyatakan tewas dalam berperang. Sementara sisanya sebagian besar ada yang sudah kembali ke Indonesia.

"Mereka ini yang tertangkap oleh negara seperti Turki dan Jordania. Mereka kemudian dideportasi kembali ke Indonesia," lanjutnya.

Meski diakui dapat berbuat masalah namun Tito menyatakan tidak takut. "Itu adalah tantangan tersendiri bagi kita," tegasnya.

Menurut Tito kelompok mereka ini kecil. Dan dijamin tidak akan bisa mengalahkan institusi Polri maupun TNI. Apalagi melakukan kudeta terhadap negara.

Dan dia menjelaskan aksi terorisme di Surabaya ini memang didalangi oleh ISIS. Sebab, ISIS di dunia internasional sudah didesak. Baik oleh Amerika maupun Russia.

"Sehingga ada perintah untuk melakukan aksi. Termasuk di Indonesia. Ini berbarengan dengan di tempat lainnya seperti penusukan di London," bebernya.

Nah, pelaku Ditta Suprianto ini diketahui adalah pimpinan ISIS di Jawa Timur. Dia berbaiat kepada pimpinan ISIS di Indonesia Amman Abdurrahman.
http://www.jatimtimes.com/baca/17243...-di-indonesia/

--------------------------------

Mudah-mudahan WNI yang pernah jadi "älumni" ISIS itu dan kini sudah kembali ke tanah air setelah di deportasi dari Suriah sepulangnya ke tanah air bisa memperoleh pekerjaan yang layak sehingga tak berfikir untuk menjual skill mereka yang bisa membuat bom itu untuk tujuan teror.

Pemerintah bila mengetahui keberadaan mereka, kayaknya wajib dibina dan diberi pekerjaan layak (bukan sekedar di awasi dan di curigai semata). .Siapa tahu dengan pekerjaan yang normal, mereka segera kembali ke pangkuan NKRI secara utuh seperti sebelum ke Siria itu.


emoticon-Sorry
image-url-apps
'The Mother of Satan' jenis bom murah meriah, bahan dapat di beli di pasar.

Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .
Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .
image-url-apps
ane ga yakin deradikalis itu bisa tetep sembuh dlm jangka waktu lama, tinggal tunggu pemicunya, dan nyawa orang lain bakal melayang sia sia. lagi..
KASKUS Ads
image-url-apps
MAHAL AMAT 100K

20K LU BISA BUAT BOMB SKALA KECIL

CUMA MODAL PANCI EMAK LU YANG ADA TUTUPNYA
emoticon-Imlek
Quote:

tuh yg ane bold lebih pantas
image-url-apps
Bang sat teroris
image-url-apps
yg di Boston jg bom panci kan?
image-url-apps
yg 500 Alumni Suriah itu mestinya dibikinin kamp konsentrasi, kumpulin di situ, lalu dibina...











...sakan... emoticon-Ngakak
alumni terorisnya napa pulang lagi bukannya dah bakar paspor indon waktu sampai di suriah ??? lebih baik biarin aja tetap di suriah biar bisa memaksmalkan hobi jihadnya....ngapain pulang kemari lagi kecuali dipanggil ??? aneh emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip emoticon-Hansip
image-url-apps
bagi saya mudahan buat bom daripada layang2.
tinggal ambil bulu sebatang, kupotong sama panjang,
ku raut dan ku coba lemparkan.
ku jadikan bom mainan.
Bermain.. bermain.. bermain bom mainan.
Bermain ku bawa ke jurang dalam..
Ku lompat dan meledak..
Bunuh diri. Ga guna, cem sampah berserakan..
image-url-apps
Kirain apa dikitab fiksi-fiksi itu Cara membuat bom..

Tapi sumber masalah ini adalah kitab fiksi emoticon-Traveller
image-url-apps
klo 100 rb bisa ledakin rumah emoticon-Matabelo
image-url-apps
Quote:


Isi'y peledak & paku gan
Kelompok JAD kelihatannya menggunakan bom dengan materi lebih murah daripada JI pas 2000-an dulu. Buktinya kita bisa bandingkan daya ledak Bom Bali, Bom Kuningan, dan Bom Kedubes Australia dengan bom di beberapa daerah yang lokasinya acak dan pelakunya cenderung nekat dan brutal (bunuh siapa saja bahkan mengajak keluarga sendiri).
image-url-apps
Di sma yg jurusan ipa pasti tau cara bikinnya. kalo gak tau berarti lu gak ngikutin pelajaran fisika dan kimia, alias sukur masuk ipa.. kalo gw emang udah demen ipa sampe kuliah juga jurusan fisika. emoticon-Stick Out Tongue
gampang loh asal di niatin emoticon-Ngakak (S)
Gw pernah praktekin bisa lah buat ngancurin kandang ayam ukuran 2x3 sampe rata dan itu masih bisa dikembangin lagi.

Tapi thanks god im not nasbung emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:


Bisa jadi itu strategi pimpinan isis. Daripada diem disana gak guna ya kan. Disuruh balik aja ke negara masing2 sambil pura2 menyesal nangis2 di TV. Tunggu komando seperti kmren setelah turun komando langsung serentak ngebom. Sleeping cell istilahnya.

Mangkanya RUU itu penting sekali. Utk mencyduk pimpinan2 mereka yg gak ikut meleduk tapi berperan penting mengendalikan pergerakan.
Bom Senilai Rp100.000 Mampu Ledakkan Rumah, Mantan Kombatan Ini 'Membongkarnya'. .

emoticon-Cool emoticon-Cool
image-url-apps
Quote:


iya kalo gak salah manfaatin daya tekanan dari dalam panci
nah energi yg nyebabkan tekanannya tau deh darimanaemoticon-Entahlah

eh gembokemoticon-Big Grin
Quote:


dan pancinya panci presto, bukan panci aluminium.. emoticon-Big Grin
×