alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
Mengapa Kita Bisa Melihat Melalui Udara?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af92c2c5c7798bc2d8b4567/mengapa-kita-bisa-melihat-melalui-udara

Mengapa Kita Bisa Melihat Melalui Udara?

Mengapa Kita Bisa Melihat Melalui Udara?
 
 Mengapa Kita Bisa Melihat Melalui Udara?
[img]file:///C:/Users/BPL-RT~1/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image002.jpg[/img] 
 
 

Syukurlah dan Allhamdulillah, udara di negara kita transparan dan “bersih fresh?”
 
        1.Bagaimanakah Prosesnya supaya kita bisa melihat melalui udara?
 

Penjelasannya sangat sederhana sekali. Molekul-molekul udara yang saling terpisah begitu jauh dan sehingga kita bias memandang melalui ruang kosong. Untuk melihat suatu benda kita harus melihat molekul-molekul benda yang bersangkutan, tetapi molekul udara sekitar seribu kali lebih kecil daripada yang mampu kita lihat, bahkan melalui mikroskop.
Tentu saja dalam hal ini kita bicara soal memandang lewat udara yang murni, Memandang lewat udara yang kotor akan kita bahas belakangan.
Udara terdiri atas 99 persen molekul-molekul nitrogen (N2) dan oksigen (O2) yang kurang lebih memiliki ukuran yang sama, yang juga terpisah jauh sehingga ada ruang yang betul-betul  kosong di antara molekul-molekulnya. Tidak heran jika cahaya dapat lewat melalui udara dari suatu benda langsung mata kita, tanpa halangan sama sekali. Dan itulah definisi yang pas untuk transparani.
Akan tetapi bahkan apabila cahaya tampak (visible light) kebetulan menumbuk salah satu molekul nitrogen atau oksigen, cahaya itu tidak diserap. Banyak jenis molekul lain memiliki
 
sifat menyerap cahaya dengan panjang gelombang atau warna tertantu. Ketika warna tertentu dari warna cahaya terserap, cahaya yang tersisa, kecuali warna tadi, tampak oleh kita sebagai warna lain. Itu sebabnya ada gas yang tampak berwarna.
Gas klor (Cl2) misalnya, berwarna hijau. Jika Anda memiliki sebuah tabung kaca berisi gas klor (Cl2) Anda masih dapat memandang lewat gas itu karena molekul-molekulnya juga terpisah sangat jauh, tetapi cahaya yang sampai ke mata Anda akan mengandung warna hijau. Transparansi dan warna dengan demikian sesungguhnya merupakan dua hal yang berbeda, terlapas dari kenyataan bahwa banyak orang menyebut plastik tak berwarna sebagai “bening” alih-alih tak berwarna. Kaca yang berwarna adalah yang diwarnai, tetapi kita masih bias memandang melalui kaca itu; kaca itu masih transparan (tembus pandang).
Sekarang kita bahas soal udara tercemar. Jika Anda pernah terbang menuju kota Los Angeles, Denver, atau Mexico City, Anda mungkin telah melihat selapis awan coklat kekuningan bergantung di atas kota-kota itu. Itu udara yang mengandung nitrat oksida, sejenis gas kecoklatan yang membuat mata perih, yang terbentuk ketika nitrogen oksida lain dari gas buangan kendaraan bereaksi dengan oksigen di udara.
Ketika bahan pencemar, termasuk asap dan kabut kimiawi, menjadi begitu kental sehingga bermacam-macam panjang gelombang cahaya terserap, udara umumnya menjadi kurang transparan. Molekul-molekulnya masih saling berjauhan, tetapi sebagian besar adalah penyerap cahaya –atau sesungguhnya membuyarkan cahaya – sehingga hanya sedikit cahaya yang sampai ke mata kita. Banyak tempat di dunia ini yang transparansi udaranya menjadi sangat berkurang sehingga kita tidak dapat lagi menikmati keindahan sebuah puncak gunung, padahal waktu dahulu kita dapat memandangnya sepuas hati.
Betul, kita beruntung karena udara transparan. Akan tetapi di sejumlah tempat transparansinya sudah tidak seperti dahulu lagi. Jadi marilah kita jaga kebersihan dan kesegaran udara dan stop pencemaran udara sekarang juga..! Betul..  Betul..,,
 
 
 Kegunaan Udara Setiap Hari
 
  Udara sangat penting bagi makhluk hidup. Tanpa udara, semua makhluk di muka bumi akan mati. Manfaat udara bagi kehidupan adalah sebagai berikut:
a.    Sebagai pelindung terhadap radiasi sinar matahari (sebagian sinar matahari diserap udara sehingga suhu di bumi tidak begitu tinggi).
b.    Sebagai sumber berbagai macam zat yang berguna bagi kehidupan (oksigen berguna bagi kehidupan, nitrogen berguna bagi tumbuhan).
c.    Sebagai pelindung bumi dari tabrakan-tabrakan dengan benda langit yang lain, karena meteorit-meteorit bergesekan dengan atmosfer sebelum sampai di bumi.
d.    udara bagian atas atau pada ketinggian di atas 60 km berdasarkan partikel-partikel ion merupakan pemancar gelombang radio. Pemancar satelit palapa untuk komunikasi, satelit cuaca untuk mengamati keadaan cuaca dan satelit komunikasi TDRS (Telementry Data Relay Satellite) untuk membantu mengirimkan hasil pemotretan ke stasiun bumi.


 
 
 
 
 
 
 
 
2. Densitas Udara
 
[img]file:///C:/Users/BPL-RT~1/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif[/img]
Seperti zat lain, udara juga mengalami gaya berat bumi per gravitasi dan mempunyai massa yang berarti juga bobot tertentu (G = m x g). Densitas udara berubah menurut ketinggian, karena semakin jauh jarak ke permukaan bumi, maka massa lapisan udara yang masih terdapat diatasnya semakin kecil. Densitas tidak mempunyai nilai konstan, tetapi tergantung pada tekanan, suhu dan untuk sebagian juga pada kadar kelembaban udara.
 
    3.Apa itu Transparan?  
Transparan dikaji secara khusus dalam optik. Sebuah material dikatakan bersifat transparan ketika dia melewatkan cahaya. Misalnya udara bersih, air jernih, gelas, kaca, dan plastik.
 
 
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di