alexa-tracking

Ganjar-Yasin Janjikan Tiap Desa Punya Perpustakaan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af92a56dac13e13478b4568/ganjar-yasin-janjikan-tiap-desa-punya-perpustakaan
Ganjar-Yasin Janjikan Tiap Desa Punya Perpustakaan
Ganjar-Yasin Janjikan Tiap Desa Punya Perpustakaan
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menjanjikan setiap desa di Jateng bakal punya perpustakaan sebagai upaya meningkatkan minat baca, mencegah hoaks, bahkan menumbuhkan nasionalisme.

"Nanti akan kita buat perpustakaan di setiap desa di Jawa Tengah. Tujuannya supaya muncul gerakan gemar membaca," ujar pasangan cagub Ganjar Pranowo ini di Posko Santri Gayeng, Semarang.
Menurut Yasin, koleksi perpustakaan juga bisa diisi dengan buku-buku khazanah Islam dan menumbuhkan nasionalisme.
"Kami ingin menyajikan, ini lho Islam damai, Islam itu rahmatan lil alamin, yang bisa bersanding dengan agama lain. Itu sumbernya bisa dibaca di perpustakaan desa," kata dia.
Yasin berkata, perpustakaan itu akan dibuka di dekat pesantren atau lembaga agama.
Menurut dia, koleksi buku perpustakaan akan disaring para ulama dan santri sehingga tidak ada buku berisi ajaran paham ekstrim yang bisa berkembang di masyarakat.

"Perpustakaan itu harus nyaman untuk masyarakat. Harapannya, perpustakaan bisa jadi ajang tatap muka serta interaksi sosial tumbuh di masyarakat," kata politisi PPP dari Rembang ini.
Secara terpisah, ketika berkampanye di Pasar Blora, Kabupaten Blora, Ganjar bakal meniru langkah Joko Widodo saat menjadi Wali Kota Solo untuk mendatangkan pembeli di pasar baru yang masih sepi.
Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi dalam pasar sepi karena pembeli lebih suka membeli di sisi luar pasar dan di jalan.
Mengetahui masalahan tersebut, dia berujar akan membantu mendatangkan pembeli ke dalam pasar, asalkan para pedagang tidak berjualan di pinggir jalan lagi.
Ganjar mengatakan akan berkomunikasi dengan Bupati Blora. "Asal mau pindah ya," tegas Ganjar.
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan cara mendatangkan pembeli, sekaligus menata pedagang berjualan dalam pasar.
Dia mengatakan pemerintah kabupaten (pemkab) harus melakukan komunikasi dengan pedagang.
"Satu, dibentuk paguyuban. Kalau sudah ada paguyuban, ada respresentasi dari para pedagang. Tidak mungkin juga jualan di pinggir jalan, karena memenuhi jalan," ucapnya.

Ganjar menyebut secara prinsip para pedagang sudah mau berjualan di dalam pasar, asalkan semua pedagang mendapatkan tempat yang sama.
Dia mencontohkan keberhasilan Pemkot Surakarta memindahkan pedagang pasar klithikan di era Joko Widodo.
"Semua pembeli dikasih karcis. Dan karcis ini diundi. Hadiahnya mobil. Maka mobil ini menjadi rangsangan orang untuk mau belanja ke pasar baru," jelas dia.
"Yang kedua, setiap sore diiklankan di media. Dan itu dibiayai oleh Pemda. Maka cara ini sebenarnya bisa dijadikan semacam acuan, perbandingan, agar pemindahan pasar menjadi lebih baik," imbuh Ganjar dalam rilisnya yang diterima GATRA.


Spoiler for "Sumber :":

perpustakaan ? Tiap desa buatin beberapa hotspot itu yang dimau bocah jaman now
LALU 5 TAHUN KEMARIN NGAPAIN DOANG??
orang desa gak doyan baca buku pak
kampanye kek gitu gak akan berhasil
orang desa itu doyan ngent0d (adu banyak2an bikin anak), perut kenyang, sama duid, 3 itu aja
orang desa itu skolah ala kadarnya juga gak papa, apalagi perpus
Buku jendela dunia, gudang ilmu pengetahuan