alexa-tracking

Stok Beras Jelang Ramadan dan Lebaran Aman

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af90b6fded7708d3a8b456f/stok-beras-jelang-ramadan-dan-lebaran-aman
Stok Beras Jelang Ramadan dan Lebaran Aman
Stok Beras Jelang Ramadan dan Lebaran Aman


Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) berusaha mengoptimalkan serapan beras menjelang Ramadan dan Lebaran. Hingga 8 Mei 2018, stok beras di gudang Bulog telah mencapai 1,145 juta ton.

Pemerintah menargetkan Bulog bisa menyerap 2,2 juta ton beras selama Januari–Juni 2018. Menurut Direktur Pengadaan Perum Bulog Andrianto Wahyu Adi, pihaknya optimistis dapat merealisasikan penugasan tersebut.

’’Tetapi, semua bergantung dengan pasokannya. Setiap hari kami selalu melakukan penyerapan,’’ terang Andrianto.

Per Senin (7/5), Bulog menyerap 17 ribu ton. Kemudian, pada Selasa (8/5) serapannya 15 ribu ton. Bulog bahkan pernah menyerap 27 ribu ton sehari pada tahun ini.

’’Cuma, panennya agak sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu lebih memuncak, sedangkan tahun ini lebih merata, melandai,’’ ujar Andrianto.

Di antara total stok 1,145 juta ton di gudang Bulog, 1,045 juta ton merupakan cadangan beras pemerintah (CBP).

Sebanyak 100 ribu ton merupakan beras komersial, 682 ribu ton beras dari pengadaan domestik, dan 412 ribu ton beras impor.

’’Akan masuk lagi sekitar 50 ribu ton dari Pakistan agar menggenapi stok impor sebanyak 500 ribu ton,’’ ungkap Andrianto.

image-url-apps
Knp kita impor, katanya indonesia negara agraris. Katanya kayu dilempar jd pohon. Katanya gemah ripah loh jinawi.
Kapan nih cukong2 mafia beras dibinasakan. Apakah gudang2 mereka bisa dipantau, dan itu legal nantinya. Apakah pemerintah belum bner2 sanggup mengawasi peredaran beras. Apakah petani sudah menikmati hasil keringat mereka. Apakah sarjana pertanian kita, badan riset kita, menteri kita sudah bekerja maksimal.
Tiap tahun pasti impor.ibarat ayam kelaparan di lumbung padi.siapapun presidennya pasti impor beras. Apa perlu petani jd presiden biar kita ndak impor???
×