alexa-tracking

Ketua DPR: Pemerintah yang Minta Tunda Pengesahan RUU Terorisme

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8f2dd98e31b215b8b457c/ketua-dpr-pemerintah-yang-minta-tunda-pengesahan-ruu-terorisme
Ketua DPR: Pemerintah yang Minta Tunda Pengesahan RUU Terorisme
Beberapa pihak menyoroti lamanya perampungan revisi UU Antiterorisme yang sedang berproses di DPR. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut tertundanya pengesahan revisi UU Antiterorisme karena sikap pemerintah.

"Jika pemerintah sudah sepakat tentang definisi terorisme, RUU Terorisme bisa dituntaskan pada masa sidang mendatang," ujar Bamsoet kepada wartawan, Minggu (13/5/2018).

"Terkait RUU Terorisme, DPR sebenarnya 99 persen sudah siap ketuk palu sebelum reses masa sidang yang lalu. Namun pihak pemerintah minta tunda karena belum adanya kesepakatan soal definisi terorisme. Begitu definisi terorisme terkait motif dan tujuan disepakati, RUU tersebut bisa dituntaskan," imbuh dia.

Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dinilai sudah urgen. Dengan maraknya aksi terorisme--yang teranyar--bom yang meledak di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai revisi UU itu sudah genting.

Baca juga: Tokoh Lintas Agama Dorong Pemerintah-DPR Percepat Revisi UU Terorisme

Tito ingin Polri dapat melakukan penindakan yang lebih. Salah satu yang disebut Tito yaitu agar pemerintah dapat menetapkan organisasi seperti Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) sebagai organisasi teroris agar bisa ditindak tanpa harus menunggu adanya aksi dari mereka.

"Satu lagi penting, UU diperbaiki, revisi UU jangan terlalu lama, sudah 1 tahun karena kita tahu sel-sel mereka tapi kita tidak bisa menindak mereka kalau mereka tidak melakukan aksi," kata Tito saat memberikan keterangan pers di RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur, sore tadi.


https://m.detik.com/news/berita/d-40...-ruu-terorisme

Nah ketahuan sekarang. Siapa kepala pemerintahnya yang menunda nunda ini? emoticon-Nohope
Tidak ada panastaik yang tidak GOBLOG
jancuk bom lagi di wa
surabaya semoga selamat
Quote:


di polrestabes lagi tadi 08.50 liat kompas tv

pasti gerombolan 4 L pelakunya
keluarakan perppu skrang juga !!!
Quote:


sebagai sesama muslim antum wajib ngirim al fateha buat para mujahid dan mujahidah yg mati syahid berjihad di jalaln alloh swt cuy

marhaban ya ramadhan emoticon-Bedug
Pokoknya yg salah Gerindra, PKS dan Zonki! emoticon-Mad (S)
Partai juragan dan petugas partainya gak boleh salah!

Ayo cebong! Mana suaranya!
Jelas2 golongan ini dimanfaatkan untuk mengacaukan situasi, membuat teror.
Yang ujung ny untuk kepentingan 2019.
Gerindra pks pan.. partai yg tidak takut indonesia terbakar untuk bisa menguasainya.
masa plokis ga bisa kumpilkan bukti dlm 7 x 24 jam atau 2 x 7 x 24 jam.

uu 2003 psl 15 mampu utk gulung telolis.

Jesica aja yg bkn telolis bisa berbln2 ditahan pake metode top up
Quote:


semua gara2 iming2 surga dengan bidadari didalamnya

sampe jihadis buat surat cinta berkhayal bidadari

oh iya sesuai sama sop antum, ini salah mamarika, wahyudi dan masroni
kami tidak pernah salah
wah padal para kecebong terlanjur mitnah oposisi emoticon-Traveller
kan kata yusril juga uu terorisme bisa jadi cara pemerintah tangkepin oposisiemoticon-Traveller
BIN kok bisa sering kecolongan ya
Quote:


pasti gak maulah DPR, khan itu sama artinya pemerintah dalam hal ini presiden mempercepat UU ANTI NASBUNGTERORIST tong!
Ya udah DPR suruh mempercepat itu waktu pembahasan UU biar cepet kelar, biar teroris binatangnya pada keliatan semua belangnya...dalam minggu ini ya? Mulut kek comberan asli nasbungshit penuh Taqiya (cow protocol)macem syiah
Quote:


Teroris itu bukan muslim
emoticon-Leh Uga

Ada bukti berita penolakan dari Gerindra dan PKS, masih mau ngeles?
Quote:


Karena terlalu banyak teroris radikal yang berlindung dibalik kata "dizolimi".

Operasi pengintaian mesjid-mesjid itu perlu? Perlu banget. Tapi berapa yang gak setuju karena merasa dicurigai?
Quote:

iya aku percoyo kok sama bualan antum