alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu
4.64 stars - based on 11 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8edc6642eb68d3d8b4568/kapolri-harusnya-mundur-tak-usah-minta-presiden-terbitkan-perppu

Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu

Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan PerppuMuhammad Syafi'i, Ketua Panja RUU Terorisme (Foto: Nabilla Fatiara/kumparan)


Polri mengeluhkan belum rampungnya revisi Undang-undang Anti Terorisme sebagai penghambat kerja mereka untuk mencegah aksi teror. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sampai meminta Presiden Joko Widodo mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti perundang-undangan (Perppu) untuk menanggulangi rentetan aksi terorisme.

Permintaan Tito ditanggapi Panitia Kerja (Panja) RUU Terorisme DPR. Ketua Panja RUU Anti Terorisme Muhammad Syafi’i meminta Polri tidak melimpahkan kesalahan kepada pihak lain dalam hal ini DPR yang tak kunjung mengesahkan revisi UU Anti Terorisme. Apalagi, meminta Presiden menerbitkan Perppu.

“Jangan lindungi ketidakbecusannya memimpin institusi dengan (minta) Perppu. Sepatutnya dia mundur dari Kapolri biar digantikan orang yang benar-benar profesional yang mampu dengan UU yang ada, nomor 15 tahun 2013,” kata Syafi’i, Minggu (13/5).


Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu
Kapolri Tito di Mako Brimob (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)


Terjadinya pengeboman di gereja disayangkan Syafi’i. Namun, dia juga mempertanyakan bisa terjadi aksi teror di rumah ibadah tersebut. Apalagi, kata anggota DPR dari Fraksi Gerindra ini, gereja adalah rumah ibadah yang selama ini selalu mendapat penjagaan ketat dari polisi.

“Rakyat Indonesia semua tahu rumah ibadah yang dijaga polisi di republik ini hanya gereja. Tentunya itu untuk beri rasa aman, meski dipertanyakan ancaman dari apa? Justru rumah ibadah itu diberi bom. Tentu polisi tidak profesional,” sebutnya.

Syafi’i juga menyatakan, proses pembahasan RUU Anti Terorisme sudah hampir rampung. Pengesahan regulasi itu hanya terhambat soal definisi terorisme antara pemerintah dan DPR. Selain itu, semua pasal dalam aturan itu sudah disepakati.

“Panja kini sudah bekerja dua tahun. Menguras semua energi yang ada, menyita waktu kita. Kemudian sudah merumuskan pasal-pasal yang sudah hampir selesai. Tinggal satu poin dalam pasal 1, (selain itu) seluruhnya sudah selesai,” ujar Syafi’i.

Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu
Jokowi Tinjau Lokasi Ledakan Bom di Surabaya (Foto: Biro Pers Setpres)


Belum disahkannya RUU Terorisme dianggap Polri sebagai penghambat mencegah aksi kelompok radikal karena aturan saat ini hanya membolehkan tindakan setelah ada bukti materil. Belum ada aturan yang mengatur pencegahan penyebaran ideologi radikal dan pelatihan untuk serangan.

Perubahan aturan itu sudah diajukan pemerintah pada 2016, setelah terjadi serangan teroris di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, setelah dua tahun berjalan, perubahan undang-undang itu belum juga rampung.

Sumber

Beberapa komentar menarik dari akun twitter @febrofirdaus ttg berita ini

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


jadi emang kite perlu analisis yang menyeluruh dan mendalam soal enih bre. dari pertarungan uu terrorisme ini, masyarakat sipil yang dirugikan emoticon-Angkat Beer

Halaman 1 dari 12
Cadas Fix abu janda diangkat Kapolri = beres semua urusan

Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu




emoticon-Ngakak
Diubah oleh merakbal.ente
DPR ga mau percepat pembahasan RUU antiterror
ga mau juga presiden terbitkan perppu

tapi maunya ganti kapolri?
lu bela TERRORIST?
lu PENGKHIANAT NEGARA?

emoticon-Traveller

----------------------------
oh si Muhammad Syafi'i asal gerindra
jadi makin yakin ga pilih
PRABOWO di 2019

seolah2 kok DUKUNG TERRORIST?
jangan2 disetting oleh PENCULIK untuk rusakin kinerja pemerintah?


emoticon-Traveller
Diubah oleh adopt6.rape9
Quote:


definisi terrorist belom 'aman' bre. salah2 nanti bisa lu ketangkep emoticon-Angkat Beer
Quote:


kan pake tanda tanya
jelas2 gw nanya kok

emoticon-Big Grin
loh...kok suruh mundur ? dr BIN sendiri saja jelas kok mereka bilang gak bisa bertindak krn uu tersebut membatasi gerak mereka..
Quote:


inilah muka orang2 yg terlihat sok membela islam
padahal islam hanya dipakai untuk menggapai duniawinya
emoticon-Turut Berduka
Quote:


UU nya sendiri berkata yg melakukan tidak terorisme .... mau gimana ....emoticon-Hammer2
Quote:


terkutuk dpr yang mangkir pas paripurna pengesahan RUU terorisme. bikin ini masalah berlarut2 emoticon-Shakehand2
Quote:


Tangkep dulu gpp.. setelah diperiksa bersih kan dilepaskan..

emoticon-shakehand
Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu

Kapolri Harusnya Mundur, Tak Usah Minta Presiden Terbitkan Perppu

Pendukung aja (asal terbukti) bisa kok didakwa.

pasal 15 uu 2003
kenapa dpr ga kerja.. sibuk bikin kaos?
taik
Orang ini patut dicurigai emoticon-Traveller
Baned passwordnya :takebeer
Pengesahan regulasi itu hanya terhambat soal definisi terorisme antara pemerintah dan DPR.

tangkap dulu bukti belakangan kan bisa
lu orang revisi UU 2 tahun ga kelar2 malah nyuruh kapolri mundur, orang Gerindra di DPR aja suruh mundur semuanya, ga ada kerjanya jg ngehe
Wah tito jangan mundur..emoticon-Big Grin nanti keenakan telorisnya. Soalnya rata2 dari kelompok simpatisan teloris selama ini dongkol sama tito yang berhasil menggulung ikhwan-akhwat teloris mereka..emoticon-Big Grin

Quote:


Nanti jadi pasal karet, ganti rezim, bisa jadi senjata makan tuan...
Pasal karet rawan politisasi dan kriminalisasi



mau contoh korbanya? ---->> Ahok

emoticon-Wakaka


Quote:


Bukanya posisi draft RUU ada di pemerintah ttg definisi dan motif itu?? banyak baca biar ga kliatan bego
Diubah oleh P.E.Y.O
Partai2 sampah yang cari dukungan suara dengan menolak revisi UU ini dengan alasan HAM harus diganti emoticon-dor
Harusnya sih
Halaman 1 dari 12


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di