alexa-tracking

Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8dbe02e04c8c7458b456d/polri-konfirmasi-ledakan-bom-juga-terjadi-di-sidoarjo
Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo
Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo

JPP, JAKARTA - Kepolisian RI (Polri) mengkonfirmasi terjadi lagi ledakan bom di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di salah satu Rusunawa, Jalan Sepanjang, dekat Polsek Taman, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Benar bahwa ada ledakan lagi di Sidoarjo. Infonya pukul 21.00 WIB (Minggu, 11/5/2018), dan sumber ledakan di salah satu unit Rusunawa Jalan Sepanjang, dekat Polsek Taman," ungkap Karopenmas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dalam keterangan di Jakarta, Minggu (11/5/2018) malam.

Menurut Iqbal, diduga unit Rusunawa itu didiami oleh terduga teroris, atau keluarga pelaku teror bom bunuh diri sebelumnya di tiga gereja di Surabaya Minggu (11/5/2018) pagi.

"Tapi kita belum tahu. Kita belum tahu ada orang di sana atau tidak. Kami masih cek apakah itu meledak dengan sendirinya atau ada orang yag meledakkan," jelasnya.

Iqbal pun juga masih belum mengetahui ada atau tidaknya korban jiwa di lokasi ledakan itu.

Sementara terkait ledakan bom di tiga gereja di Surabaya yang diduga dilakukan oleh satu keluarga, yakni bapak, ibu, dan empat orang anak mereka, Polda Jatim menyatakan korban meninggal dunia akibat serangan bom itu menjadi 13 orang.

"Jumlahnya bertambah lagi menjadi 13 orang yang meninggal dunia. Sedangkan korban luka terdata sebanyak 43 orang dan dirawat di berbagai rumah sakit di Surabaya," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Surabaya, Minggu (11/5/2018).

Dia menjelaskan, tujuh orang meninggal akibat ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, tiga korban meninggal di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, dan tiga korban meninggal di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro.

Sementara dari identifikasi korban meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Jatim, dua korban telah diketahui identitasnya. Kedua jenazah itu rencananya akan diserahkan kepada pihak keluarga, namun penyerahan batal dilakukan pada Minggu malam karena dari forensik untuk data primer masih belum terpenuhi.

"Untuk penyerahan kami tunda dan belum bisa diserahkan malam ini. Ada pemeriksaan data primer dan sekunder yang dilakukan tim DVI Polri di RS Bhayangkara Polda Jatim. Data sekunder sudah lengkap, namun data primer ada yang kurang," jelas Frans.

Ia mengemukakan, kekurangan data primer tersebut yakni pada pemeriksaan gigi dan kuku korban untuk dicocokan dengan keluarga korban. "Proses identifikasi data primer ini butuh waktu, sehingga kami belum bisa memastikan kapan selesai dan jenazah bisa diserahkan pada keluarga korban," ujarnya.

Disebutkan Frans, dua korban meninggal tersebut merupakan korban ledakan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya. Selain itu, tim DVI Polri hingga kini juga masih terus mengidentifikasi korban meninggal di RS Bhayangkara. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hankam/3209...di-di-sidoarjo

---

Kumpulan Berita Terkait POLKAM :

- Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo Kapolri Ungkap Detik-Detik Terjadinya Kerusuhan Napi Teroris

- Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo Presiden: Negara dan Rakyat Indonesia Tidak Pernah Takut Terorisme

- Polri Konfirmasi Ledakan Bom Juga Terjadi di Sidoarjo Pemerintah Naikkan Pangkat Polisi Gugur dalam Kerusuhan Napiter

×