alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PDI Perjuangan Komitmen Mengayomi Seluruh Aliran Kepercayaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8bcd6a2c06ef3628b4583/pdi-perjuangan-komitmen-mengayomi-seluruh-aliran-kepercayaan

PDI Perjuangan Komitmen Mengayomi Seluruh Aliran Kepercayaan

PDI Perjuangan Komitmen Mengayomi Seluruh Aliran Kepercayaan

"PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis harus mengayomi seluruh agama dan aliran kepercayaan di Indonesia," kata Hamka

Internal

Minggu, 13 Mei 2018 22:24 WIB

Oleh Gabriella Thesa Widiari

Editor Nurfahmi Budi Prasetyo

PDI Perjuangan Komitmen Mengayomi Seluruh Aliran Kepercayaan

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kiri) dan Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia Hamka Haq (kanan) memberikan cinderamata kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Saleh Muhammad Al-Shun (kedua kanan) usai pertemuan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (18/4)

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Keagamaan, Hamka Haq menegaskan tidak boleh ada lagi pemaksaan kepada penganut aliran kepercayaan untuk menganut agama yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Menurutnya penganut aliran kepercayaan memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.

Hal ini merupakan tanggapan atas putusan Mahkahmah Konstitusi (MK) terkait dengan penganut aliran kepercayaan memiliki kedudukan hukum yang sama dengan enam agama yang sudah diakui oleh pemerintah.

Baca: Penghayat Kepercayaan Siap Menangkan Gus Ipul-Mbak Puti

"PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis harus mengayomi seluruh agama dan aliran kepercayaan di Indonesia," kata Hamka, saat membuka Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Keagamaan Dan Kepercayaan Kepada Tuhan yang Maha Esa Tingkat Nasional di DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (13/5).

"Dalam rakor ini diharapkan bisa merumuskan poin-poin penting supaya bisa terjadi kerukunan antar umat beragama yang sesuai dengan Pancasila demi terciptanya persatuan bangsa," kata salah satu anggota Komisi VIII DPR RI ini lebih lanjut.

Hamka mengatakan ada tiga hal penting yang saling berkaitan antara agama dan negara yaitu agama tidak boleh dipaksakan oleh negara, karena setiap warga negara sudah dijamin haknya untuk memeluk kepercayaan yang diyakininya.

Kedua, agama tidak boleh dibentur-benturkan yang berujung dengan perpecahan karena dapat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

"Ketiga, agama seharusnya dijalankan dengan semangat mempersatukan bangsa, bukannya untuk mengadu domba satu sama lain," papar Hamka.

Ketua Pengurus Pusat Baitul Muslimin (PP Bamusi) ini mencontohkannya dengan nilai-nilai Islam. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus disampaikan kepada masyarakat untuk memperkuat bangsa bukan untuk memperlemah.

Terkahir Hamka mengatakan untuk terus mengawal dan memperjuangan putusan MK, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan arahan untuk membentuk Komite Bidang Agama dan Kepercayaan yang bertujuan untuk melindungi semua umat beragama di Indonesia

https://www.gesuri.id/internal/pdi-p...yaan-b1TzfZbMy

Setuju sekali , pdip. Jangan kayak partai sebelah yang justru menolak kepercayaan masuk kolom agama di ktp. Mereka yang menolak kepercayaan masuk ke kolom agama di ktp itu pendukung teroris yang sebenarnya
Urutan Terlama
Karena sudah diakui, penganut kepercayaan tak perlu lagi berbohong mengenai keyakinannya di KTP maupun di masyarakat.
Diubah oleh app.developer
dimata hukum ya, dibold itu...jgn ditarik2 ke dalam kedudukan mereka dari agama yg lain
Dopost...deleted
Diubah oleh lexobys
naomi bre
Selanjutnya LGBT.. emoticon-Malu (S)
Aminah deh
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Penghayat Kepercayaan Belum Masuk Format e-KTP

Koran Kaltim, Korankaltim.com



PDI Perjuangan Komitmen Mengayomi Seluruh Aliran Kepercayaan

SUYANTO

PENAJAM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belum melakukan perubahan format Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-el setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan agar penghayat kepercayaan dimasukkan dalam kolom agama di KTP.

Kepala Disdukcapil Kabupaten PPU Suyanto ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan format penghayat kepercayaan telah diakui pada 2017 lalu, namun ia belum dapat memastikan perubahan format penghayat kepercayaan dimasukkan dalam kolom agama yang terdapat di KTP-el.

“Belum ada perubahan format KTP-el, kita belum melakukan rapat koordinasi, karena ini masih dibahas ulang kembali, jadi KTP-el masih gunakan format KTP lama,” ungkapnya kepada awak media, Senin (21/5) Kemarin.

Lanjutnya, selama ini, format yang terdapat di KTP hanya kolom ‘Agama’. Namun, jika sudah diputuskan oleh pemerintah, akan berganti menjadi ‘Agama/Kepercayaan’ dengan menulis agama yang diakui pemerintah. Sementara untuk aliran kepercayaan hanya bertuliskan ‘Penghayat Kepercayaan’.

“Mungkin setelah rakor itu baru ada perubahan, tetapi hanya tambahan penghayat kepercayaan saja, warna maupun yang lain-lainnya tetap sama,” jelasnya.

Dimasukkannya penghayat kepercayaan di dalam kolom e-KTP adalah buah Keputusan Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Pencantuman kepercayaan dalam KTP warga Indonesia merupakan salah satu bentuk pengakuan negara atas perlindungan kepercayaan Warga Negara Indonesia tanpa diskriminasi selain 6 agama yang diakui oleh negara yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu. (wn1017)

https://www.korankaltim.com/kaltim/r...k-format-e-ktp


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di