alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8843e162ec2871c8b456c/dirjen-dukcapil-komitmen-bupati-walikota-kunci-percepatan-layanan-adminduk

Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk

Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk

JPP, PONTIANAK - Komitmen kepala daerah, Gubernur, Bupati/Walikota, menjadi salah satu kunci perbaikan dan percepatan layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di daerah.

Demikian disampaikan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh saat Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Kalimantan Barat (Kalbar) di Rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (7/5/2018).

“Komitmen kepala daerah, jadi kepala daerah mendukung penuh dengan menyediakan anggaran, dengan menyediakan mobil keliling,” jelas Zudan kepada para bupati/walikota dan kepala Dinas Dukcapil se-Kalbar yang hadir.

Turut hadir Pj. Gubernur Kalbar Doddy Riyadmadji, anggota Forkopimda, Kepala Dinas Dukcapil Kalbar dan jajaran, para ketua RT/RW se-Pontianak dan perwakilan warga. Pj. Gubernur juga berkesempatan menyerahkan dokumen kependudukan secara simbolis kepada perwakilan warga.

Di beberapa daerah, Zudan mencontohkan adanya komitmen kepala daerah mendukung suksesnya pelayanan Adminduk menjadikan daerah tersebut melampaui target cakupan Akta Kelahiran dan perekaman KTP-el.

“Contoh Jawa Barat, Bupati Bekasi menyediakan 4 mobil keliling. Walikota Bandung menyediakan 8 mobil keliling, maka pergerakannya menjadi cepat,” ujar Zudan.

Daerah di Jawa Barat, menurut Zudan, memiliki kepala daerah yang punya komitmen tinggi untuk memperbaiki pelayanan Adminduk. Hasilnya, cakupan Akta Kelahiran Jawa Barat berada pada peringkat 6 nasional dengan jumlah capaian 95,23%.

Sementara, terkait perekaman data KTP-el, 99,2% warga Jawa Barat sudah melakukan perekaman data dirinya. Bahkan, Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi yang tidak memiliki data atau NIK ganda dalam database kependudukan nasional.

Prestasi Jawa Barat, dan daerah lain yang sudah melampau target seperti Jambi, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Lampung, dan Gorontalo, bisa dijadikan pemicu bagi kepala daerah yang masih tertinggal dalam hal cakupan Akta Kelahiran dan KTP-el.

Cakupan Akta Kelahiran dan KTP-el menjadi penekanan karena menurut Zudan, keduanya merupakan program prioritas nasional Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Meski sudah melampaui target nasional Presiden Jokowi, Kemendagri meningkatkan sendiri target tersebut. Untuk Akta Kelahiran, hingga akhir tahun 2018 Kemendagri memasang target 90% anak usia 0 sampai 18 tahun sudah memilikinya.

“Cakupan Akta Kelahiran itu minimal harus 85% di tahun 2017. Kemudian di tahun 2018 kita harus 90%. Ini target dari Kemendagri,” ungkap Zudan.

Sementara, terkait perekaman KTP-el, targetnya adalah 100% atau seluruh penduduk usia wajib KTP (usia 17 tahun) sudah melakukan perekaman data KTP-el. (dgr/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/pemerinta...yanan-adminduk

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk Dirjen IKP: Sikap Pemerintah Tegas kepada Penentang Pancasila

- Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk Menkes Pastikan Kesiapan Akses Layanan Kesehatan Saat Mudik

- Dirjen Dukcapil: Komitmen Bupati/Walikota Kunci Percepatan Layanan Adminduk Peduli Thalassemia dengan Melakukan Deteksi Dini

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di