alexa-tracking

Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af855f71cbfaa44628b456a/optimalkan-teknologi-untuk-kebijakan-publik-kkp-raih-penghargaan
Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan
Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan

JPP, JAKARTA - Digitalisasi data dinilai sangat penting karena merupakan salah satu penggerak ekonomi nasional dan mendorong pencapaian kinerja pemerintah secara optimal, tidak terkecuali bagi kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Inovasi teknologi digital telah mulai optimal diterapkan KKP sejak dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, terutama dalam hal pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, transparasi data kapal perikanan, hingga reformasi birokrasi.

Upaya yang telah dilakukan tersebut telah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya penghargaan inovasi digital untuk kebijakan publik dari katadata.co.id.

Hal ini tidak terlepas dari sikap proaktif dan progresif Menteri Susi dalam menjaga laut Indonesia dengan mengoptimalkan platform teknologi Global Fishing Watch.

Berbekal inovasi teknologi inilah, KKP dapat mendeteksi aktivitas penangkapan ikan secara ilegal sehingga berdampak pada peningkatan stok ikan dan PDB perikanan tumbuh melebihi pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Susi mengatakan, di awal dirinya menjabat sebagai menteri, ia mengaku mengalami hambatan, terutama memantau kapal-kapal pencuri ikan. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara Katadata Forum bertema “Transformasi Indonesia menuju Raksasa Ekonomi Digital” di Jakarta, Selasa (8/5/2018) malam.

“Sebetulnya saya sebelum jadi menteri kan datang dari dunia penerbangan. Jadi di dunia penerbangan itu bisa dipantau keberadaan letak pesawat. Untuk di KKP sendiri, saya kaget ada banyak kapal, bagaimana saya memantau? Yang saya tahu, kami hanya ada VMS (Vessel Monitoring System). Nah VMS ini kan hanya milik kapal Indonesia saja, lalu bagaimana dengan kapal lain?” ungkap Susi.

Lebih jauh, Menteri Susi menjelaskan, sejak saat itu Ia tertarik untuk menggalang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan teknologi digital. Salah satunya adalah dengan menggunakan Global Fishing Watch (GFW), sebuah platform teknologi hasi kolaborasi antara Google, Oceana dan SkyTruth.

“Indonesia menjadi negara pertama yang menggunakan Global Fishing Watch. Tapi ada beberapa orang yang tidak suka dan menyebut bahwa saya membuka rahasia negara,” tegas Susi.

Menteri Susi mengatakan, saat ini modus illegal fishing sangat beragam, untuk itulah dibutuhkan pengelolaan teknologi digital secara maksimal.

“Sekarang modus illegal fishing itu dilakukan oleh kapal-kapal Indonesia yang affiliated dengan kapal luar dan kapal kolektornya tramper-nya itu menunggu beberapa mill di atas ZEE kita. Dan mereka tahu kita terapkan aturan tegas pelarangan transshipment di tengah laut Indonesia. Jadi mereka tahu sekali kalau mereka lakukan ini, mereka akan tertangkap sehingga melakukannya di luar wilayah Indonesia,” ulas Susi.

Menteri Susi mengharapkan dengan adanya digitalisasi data ini, akan timbul rasa memiliki di kalangan pemerintah hingga masyarakat untuk menjaga dan mengawasi kedaulatan perairan Indonesia.

“Dan yang penting melahirkan kembali kepada masyarakat rasa kepemilikan, bahwa laut ini bisa kita awasi dan masyarakat akan menjadi partisipan aktif. Saya mendorong bahwa masyarakat boleh mengakses VMS itu,” papar Susi.

Berbagai inovasi digital yang diterapkan ini telah terbukti dapat mempermudah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terkait kebijakan strategis di lingkup KKP. Tak hanya pemberantasan illegal fishing, penerapan digitalisasi data juga dapat mendorong roda ekonomi yakni dengan terbukanya data dan asal-usul produk perikanan.

“Jaman sekarang itu tidak ada yang secret (rahasia). Saya menginginkan semua data KKP itu bisa transparan dan terbuka. Itu juga akan memudahkan bisnis perikanan,” ujar Susi.

Selain itu, menurut Menteri Susi, satu-satunya cara untuk mempercepat birokrasi dapat dilakukan dengan mengubah data dari biasa menjadi digital. "Kalau kita tidak punya data digital, kemudian sekarang diperoleh dari mana-mana online dan kita hanya punya data biasa saja. Itu tidak cukup,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang juga mendapat apresiasi penerapan teknologi digital di kementeriannya. (kom/kkp/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/320933...ih-penghargaan

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan Kemendikbud: Hasil UN untuk Perbaikan Kualitas Pendidikan 

- Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan Audit Teknologi Untuk Peningkatan Daya Saing dan Kemandirian Bangsa

- Optimalkan Teknologi untuk Kebijakan Publik, KKP Raih Penghargaan Bertemu di KSP, Indonesia-Hongaria Kerjasama Teknologi dan Pendidikan

×