alexa-tracking

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af847a1507410df4f8b4570/field-report-gansist-yang-pintar-pasti-tolak-minum-angin-carapintarguemte
[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE
Yes, you read it right. Agan Sista yang pintar pasti menolak untuk minum angin. Lagian bocah ngapa ya angin kok diminum.

Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh.

Berawal dari kicauan akun Twitter Kaskus dan postingan www.instagram.com/tolak_angin, akhirnya ane memberanikan diri untuk mendaftar event rutin Kaskus Meet the Expert melalui pranala Google Doc

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE



Mengusung tema Smart Riding with Tolak Angin, event Meet the Expert ini digelar pada hari Minggu (ku turut ayah ke kota), 6 Mei 2018 bertempat di Dhonika Eatery, Jalan Pangeran Antasari Nomor 27 Cilandak Jakarta Selatan. AmbienceDhonika Eatery sangat cocok untuk tema Smart Riding kalau melihat jejeran motor dengan cc (cubic centimetre) besar.


[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE


Ambience tersebut juga didukung dengan food & beverages yang cocok banget di lidah Kaskuser dan pengunjung yang hadir. Pokoknya mantap. Tak berlebihan rasanya kalau Dhonika Eatery sering diajak bekerja sama untuk menjadi venue event-event kekinian. By the way, MC kita kali ini adalah Andari Agustien yang sangat kondang di dunia broadcast Jakarta.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE


PASSION ALITT SUSANTO

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE



Bukan Meet the Expert kalau tidak menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Salah satu narasumber acara kali ini adalah Alitt Susanto. Pasti sudah tahu dong dengan Twitter handle @shitlicious? Alitt Susanto adalah biker, penulis, dan juga motorcycle vloger lewat channel YouTube Alitt Susanto yang telah menghasilkan 125 episode video.

Pada saat dia naik ke atas stage, pemilik 772 ribu lebih followers Twitter ini meminta maaf karena menggunakan kacamata hitam karena sedang iritasi akibat terlalu sering riding.

Aktivitas Kaskuser yang terdaftar sejak tahun 2005 ini pada waktu weekdays adalah bekerja kantoran sebagai penulis buku, penulis script untuk film, iklan TV, dan iklan YouTube (yang sering kita skip sebelum 5 detik) serta mengurus bengkel motor custom di Bintaro. Pembuat content di YouTube ini bercerita mengenai kegiatannya sehari-hari lewat tayangan video sekaligus menjelaskan passion dan hobby-nya. Dia menjelaskan bahwa pada dasarnya setiap orang memiliki passion-nya masing-masing dan menulis adalah salah satu passion pria yang masih lajang tersebut. Alitt melempar topik ke hadirin apa yang membedakan passion dengan hobby.


Passion adalah saat kita melakukan hal itu (kegiatan yang menjadi passion kita), kita merasa senang dan puas namun saat kita tidak melakukannya, kita craving for it, ingin melakukannya lagi.  Alitt memberi contoh pada zaman dulu, mungkin akan terpikirkan bahwa passion tidak akan laku misalkan passion-nya masak tetapi zaman sekarang, dengan memberi tips masak di YouTube, seseorang yang melakukannya bisa mendapatkan uang. Demikian juga dengan Alitt yang passion-nya menulis. Beberapa waktu yang lampau dia menulis di The Lounge Kaskus sampai akhirnya punya loyal readers. Akhirnya Alitt menulis buku dan menjadi best seller waktu itu.

Masih menurut Alitt, passion bisa diibaratkan seperti agama, untuk mempercayai agak susah tetapi kalau kita terus meyakini, terus melakukannya, terus berdikari, suatu saat akan ada imbalan surganya. Sedangkan hobby kita lakukan di saat kita sedang bosan dan mencari pelarian. Alitt memaparkan bahwa dari passion dan hobby-nya sekarang, dia bisa memperoleh sumber penghidupan.

Quote:

Alitt sudah menyukai naik motor sejak masih duduk di bangku SMA. Dari situ dia mulai memodifikasi motor namun terkendala dana yang tidak cukup. Akhirnya dia menunda kesenangannya dengan merintis mimpinya terlebih dahulu. Hari ini, Alitt mempunyai 5 motor dengan cc di atas 300. Alitt berpesan agar jangan takut dibilang sombong saat kita menunjukkan pencapaian yang penting kita juga tunjukkan cara untuk mendapatkannya. Alitt yang dibesarkan oleh single parent (ibunya berjualan jamu sejak Alitt kelas 2 SD) berpesan lagi bahwa :

Quote:

Kendala yang dihadapi Alitt saat membuat motovlog adalah one-man band dalam proses membuat motovlog. Motovlog adalah vlog yang membahas motor di sebuah video yang membahas detail motor di video itu misalkan motor ini memakai 2 karburator, nah di video itu tentu saja harus ditunjukkan benar-benar karburatornya. Dalam membuat sebuah video, sebenarnya panjang atau pendek durasi video yang dibuat relatif, tergantung semenarik apa content-nya. Dia menganalogikan dengan sebuah hubungan, berapa lama kalian berjalan bertahun-tahun nggak akan terasa lama kalau dengan orang yang tepat. Alitt mencontohkan videonya yang berdurasi 10 menit sudah ditonton 150.000 sedangkan videonya yang berdurasi 24 menit sudah ditonton 1,3 juta, jadi hal tersebut membuktikan kalau durasi bukanlah sesuatu yang baku.

Topik motor beralih ke pengendara. Terjadi mispersepsi kalau biker harus cowok, biker harus macho, biker harus maskulin. Menurut dia tidak. Biker haruslah bijak karena apa yang kita kendarai di jalan ini bisa jadi alat transportasi bisa juga menjadi alat pembunuh. Tidak peduli lo cewek atau cowok, lo harus bijak di jalan.

Alitt juga menceritakan bahwa tahun 2003 dia pernah mengalami kecelakaan yang parah sampai separuh badannya hancur akibat dari kebodohan di masa muda, saat itu dia sedang mengantuk tetapi nekat naik motor tanpa mengenakan helm.

Topik beralih ke pengalaman touring. Alitt bercerita pernah ke Samarinda, Gunung Bromo, dan Bali. Persiapan touring Alitt adalah mulai dari diri sendiri, badan harus fit biar bisa fokus saat berkendara, proteksi diri dengan equipment yang ada (decker, helm, sepatu boots. Alitt bercerita temannya mengalami kecelakaan sampai mata kakinya rusak, jadi sepatu boots penting). Lalu makan dan minum dengan teratur tidak lupa suplemen Tolak Angin. Karena ibu Alitt adalah penjual jamu, dari kecil alit percaya dengan khasiat jamu herbal, contohnya beras kencur. Tolak angin diminum dengan teh panas biar di jalan Alitt tidak mengantuk.

Topik beralih lagi ke vlog, Alitt menceritakan tips-tipsnya. Kamera musti berapa banyak? Dulu Alitt bermodal handphone action camera buatan China yang harganya 800rb (yang penting gambarnya tetap clear). Alitt percaya bukan the gun behind the man tetapi the man behind the gun. Dia bersabda “jangan batasi dirimu dengan gadget yang mahal, jangan pernah membangun stigma di kepala kamu kalau dengan gadget mahal hasilnya pasti bagus, kreativitas yang mahal gadget murah pun bisa bagus”. Kamera ditaruh di mana? Ditaruh helm full face bagian mulut, masih di bagian kepala karena bagian kepala adalah bagian yang stabil. Untuk vlog dengan durasi yang cukup panjang, angle-nya harus beda beda biar tidak statis. Keahlian multitasking juga harus dimiliki karena motovlogger harus mengendarai motor, berkamera, dan berbicara.

Alitt juga bercerita bahwa dia pernah nyaris menabrak ibu-ibu yang tidak menyalakan lampu sen.

Quote:
.


DICA ARIZAL DAN FORMULA RODA 2 (FR2) BIKER COMMUNITY

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE


Narasumber kedua adalah Dica Arizal dari FR2 Biker Community. Dica bergabung dengan FR2 Biker Community di Kaskus sejak 2009 sedangkan mulai berdirinya komunitas tersebut adalah pada tahun 2005. Member-member FR2 Biker Community seluruh Indonesia yang terdaftar dan memiliki nomor registrasi adalah sebanyak 420-an orang. Aktivitas rutinnya berupa kopi darat dan aktivitas dua tahunannya adalah munas (musyawarah nasional) yang dihadiri seluruh chapter se-Indonesia. Dalam setahun bisa diselenggarakan dua atau tiga kali touring regional contohnya teman-teman di Bandung, Bogor, dan Jakarta bertemu di titik/point Sukabumi.

Perjalanan touring paling jauh terakhir adalah dari Jakarta ke Malang pada tahun 2014 dan ada juga Palu ke Malang karena pada waktu itu ada chapter Palu. Dica menceritakan pengalaman seru saat ke Malang. Dari Jakarta, Dica dan rombongan berangkat pada malam hari dan harus berhenti di beberapa titik/point, namun Dica sendiri malas makan. Sampai di Yogya, Dica langsung kalap makan. Selesai makan saat dia asyik ngobrolin tentang next ride, tiba-tiba dia minta diantar ke rumah sakit lalu dia diopname selama 12 jam. Setelah diopname, Dica dan rombongan melanjutkan perjalanan dengan cara dibonceng.

Pelajaran yang bisa diambil Dica dengan adanya kejadian tersebut adalah agar selalu mempersiapkan kondisi badan, selalu jujur dengan teman dan diri sendiri. Jika diserang kantuk harus tidur, jika capek harus istirahat, tidak bisa stick to the plan dan jangan lupa booster. Biasanya jika Dica dan rombongan berhenti di point pom bensin yang ada minimarketnya, mereka biasa minum kopi atau makan mie instant dan juga minum Tolak Angin. Satu box besar Tolak Angin bisa untuk dibagi-bagi dengan seluruh rombongan. Jadi supplement juga sangat penting.

Di dalam thread FR2 Biker Community terdapat banyak lagi komunitas seperti Mio dan ROCK alias R25 Owner Community On Kaskus (https://www.kaskus.co.id/thread/53c7...mmunity-kaskus). Di Meet the Expert ini, ditayangkan juga aktivitas komunitas-komunitas tersebut.

TS jadi tahu istilah Sunmori di Meet the Expert. Ternyata kepanjangan Sunmori adalah Sunday Morning Riding. Hmm. Pada akhirnya, “anak touring: bukan masalah destinasi tetapi kebersamaan” pungkas Alitt Susanto. Untuk Gansist yang mau bergabung di FR2 bisa ke Forum 112 (https://www.kaskus.co.id/forum/112/k...ndaraan-roda-2) dan jangan lupa follow Instagram FR2 di https://www.instagram.com/fr2.official/.

KHASIAT DARI TOLAK ANGIN

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Narasumber ketiga dan keempat berturut-turut adalah dr. Marissa, M.Si. selaku Narasumber PT Industry Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk dan Mbak Kristina Dessy untuk membahas khasiat dari Tolak Angin termasuk facts dan hoax-nya. Dokter Marissa, M.Si. menganjurkan Kaskuser agar minum Tolak Angin setelah makan. Dalam hal penyajian, Tolak Angin dapat dicampur dengan teh hangat, air putih hangat, air jahe hangat, atau kopi. Diminum langsung pun tidak menjadi masalah.

Menurut penjelasan dr. Marissa, M.Si., masuk angin bukanlah suatu penyakit. Dalam terminologi kedokteran tidak ada istilah masuk angin. Lebih lanjut pada International Classification of Disease (ICD) juga tidak ditemukan istilah masuk angin. Di Kamus Kedokteran juga tiada. Istilah masuk angin, imbuh dokter yang mengenakan pakaian berwarna kuning saat acara, hanya ada di Indonesia. Pungkasnya menurut dr. Marissa, M.Si., masuk angin adalah kumpulan gejala yang mengindikasikan telah terjadi penurunan daya tahan tubuh.

Sebelum membahas khasiat dari Tolak Angin, dr. Marissa, M.Si. melempar pertanyaan kepada para Kaskuser yang hadir di Dhonika Eatery untuk mengenai gejala apa saja sih yang dialami oleh badan ketika sedang touring? Seorang Kaskusker yang bernama Ian Awaluddin menjawab kalau touring jauh, badan terasa pegal, kelopak mata berat, mata perih, dan kepala pusing. Dokter Marissa, M.Si. bertanya lebih dalam lagi mengenai persiapan Kaskuser tersebut sebelum melakukan touring. Kaskuser yang sangat antusias itu membalas dengan jawaban tidur yang cukup, uang yang cukup (jawaban ini memancing gelak tawa penonton), jaket, helm, sepatu yang safety, baju yang tebal juga, dan tidak lupa makan. Alitt Susanto juga menjawab pertanyaan dr. Marissa, M.Si. bahwa gejala yang sering dialami saat touring adalah kembung. Kaskuser lain bernama Wanto menjawab gejala yang biasa dia alami saat touring adalah mual sampai muntah, sedangkan Kaskuser yang lain menjawab gejalanya meriang dan menggigil walau sudah menggunakan jaket.

Persiapan touring yang diikhtisarkan dr. Marissa, M.Si. adalah menggunakan jaket, makan sebelum berangkat, pasang asesoris man shield, minum minuman hangat. Yang terjadi saat touring biasanya kena angin, makan tidak teratur, kurang istirahat, terkena dampak perubahan cuaca sehingga menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dengan gejala pusing, mual, sakit perut, kedinginan, meriang, perut kembung, tenggorokan kering, dan batuk.

Kenapa bikers perlu Tolak Angin? Fungsi utama Tolak Angin adalah meningkatkan daya tahan tubuh dan sudah teruji jika kita mengkonsumsi 2 sachet Tolak Angin selama 7 hari berturut-turut. Fungsi dan khasiat Tolak Angin yang lain adalah juga untuk mengatasi sakit perut, kembung, flu, pusing, mabuk perjalanan, dan batuk.

Yang membedakan Tolak Angin dengan kompetitor? Kita cek dulu komposisinya terlebih dahulu yang terdiri dari daun cengkeh (Caryophylli Folium), kayu ules (Isorae Fructus), daun mint (Menthae arvensitis Herba), jahe (Zingiberis Rhizoma), buah adas (Foeniculi Fructus), dan madu (Mel depuratum). Buah Adas berkhasiat sebagai analgesic dan antipyretic. Analgesic untuk mengatasi nyeri, sedangkan antipyretic untuk menurunkan demam. Buah adas bersifat expectorant untuk batuk, jahe untuk menghangatkan tubuh dan mengatasi mual muntah, daun mint untuk mual muntah dan mengatasi perut yang tidak nyaman. Daun cengkeh berkhasiat sebagai antibiotic alami untuk membuang gas. Madu kaya akan glukosa, protein, asam amino, dan vitamin mineral. Madu ini untuk mengembalikan stamina dan kebugaran. Kapulaga untuk menghangatkan tubuh.

Keseluruhannya bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Keunggulan lainnya Tolak Angin sudah ada di bagian Product Knowledge di bawah ini.

PRODUCT KNOWLEDGE

Sebagaimana disarikan dari www.tolakangin.com, sejak tahun 1930 hingga sekarang, resep Tolak Angin Sido Muncul yang diformulasikan oleh Ibu Rachmat Sulistyo (Ny. Siem Thiam Hie) masih tetap sama. Tahun 1940, Tolak Angin Sido Muncul dijual dalam bentuk jamu Godokan di wilayah Yogyakarta. Sebelas tahun berlalu, pabrik Sido Muncul didirikan di Semarang dan jamu Tolak Angin mulai diproduksi massal dalam bentuk serbuk pada tahun 1951. Tahun 1992 jamu serbuk Tolak Angin dikembangkan menjadi jamu Tolak Angin dalam bentuk cair seperti yang kita kenal sekarang ini. Pada tahun 2002 Sido Muncul melakukan Uji Pra Klinis antara lain: 

  • Uji Toksisitas subkronik: Sido Muncul bekerja sama dengan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta melakukan Uji Toksisitas terhadap produk Tolak Angin, hasilnya Tolak Angin aman diminum dalam jangka panjang (sesuai dosis yang dianjurkan).
  • Uji Khasiat: Sido Muncul bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang melakukan Uji Manfaat/Khasiat terhadap produk Tolak Angin, hasilnya terbukti Tolak Angin dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Dan pada tahun 2007 Tolak Angin Sido Muncul mendapat sertifikat Obat Herbal Terstandar dari BPOM RI dan menjadi satu-satunya obat masuk angin yang mendapatkan sertifikat Obat Herbal Terstandar sampai saat ini yang berarti bahan baku dan mutu produknya terstandarisasi. Tolak Angin Sido Muncul adalah Obat Herbal Terstandar yang dapat mencegah dan mengatasi masuk angin dengan gejala – gejala seperti mual, perut kembung, pusing, demam dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Adapun bahan-bahan organik pilihan yang terkandung di dalamnya adalah: jahe, madu, daun mint, kayu ules, adas, dan daun cengkeh yang diproses di pabrik modern berstandar GMP (Good Manufacturing Practice) dengan quality control yang ketat sehingga terciptalah Tolak Angin seperti sekarang ini. Berikut ini adalah jenis-jenis produk Tolak Angin

Tolak Angin Flu khusus untuk mengatasi flu. Permen Tolak Angin khusus untuk tenggorokan. Tolak Angin Care untuk roll-on menghindari mabuk perjalanan, tidak untuk diminum (apalagi dioles di ketiak ya).

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Tolak Linu memiliki dua jenis. Tolak Linu Herbal dan Tolak Linu Mint Herbal

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Tolak Angin Anak komposisinya sama dengan Tolak Angin reguler namun dosis dan rasanya disesuaikan untuk anak-anak.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Satu hal penting banget ane ingat dari acara Meet the Expert kali ini adalah ... ane baru tahu kalau ada Tolak Angin Bebas Gula dan Permen Tolak Angin Rasa Mint Bebas Gula. Beneran lho. Mungkin kalau ane nggak datang ke Meet the Expert, ane bakalan telat tahu. Tolak Angin Bebas Gula dikhususkan untuk penderita Diabetes.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Berikut penampakan Permen Tolak Angin Rasa Mint Bebas Gula:

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE




Berlanjut ke postingan reply di bawah ini ya
SESI TANYA JAWAB (Q & A)

Kaskuser bernama Abdullah mengajukan pertanyaan ke Alitt Susanto mengenai letak bengkel motor milik Alitt dan apa saja kesulitan saat custom motor. Alitt menjawab bahwa bengkel motornya ada di dekat Bintaro Sektor 2, Rempoa, Jln. Cempaka, Rengas. Adapun akun Instagramnya adalah Katros Garage (https://www.instagram.com/katrosgarage/). Kesulitan saat custom motor cenderung kepada keinginan pemilik motor sendiri yang aneh-aneh, padahal pemilik motor harus tahu apa keinginannya karena custom motor seperti membuat jas seharusnya it should fit yourself.

Kaskuser kedua bernama Ibnu bertanya kepada Alitt Susanto mengenai tips-tips menulis dan personal question ada rencana untuk nikah? Pertanyaan selanjutnya ke dr. Marissa, M.Si., saat kaskuser tersebut naik motor dan memakai jaket saja tanpa chest protector, ternyata dia tetap masuk angin dan dia percaya bahwa masuk angin benar-benar ada. Alitt Susanto menjawab jika ingin membuat sebuah karya tulis tanpa suka membaca, hal tersebut bisa dilakukan namun bagus tidaknya jelas tidak mungkin. Dengan banyak membaca, kita akan banyak mendapat referensi bahasa apa yang mau dipakai, kisahnya mau seperti apa, karakter saat menyampaikan dialog seperti apa, tetap perlu. Referensi penulis buku yang bagus menurut Alitt adalah Adhitya Mulya (Gege Mengejar Cinta, Jomblo, Sabtu Bersama Bapak), Hilman Hariwijaya (Lupus), Raditya Dika (Kambing Jantan).

Kemudian untuk rencana menikah sendiri, Alitt berujar bijak bahwa:

Quote:

Alitt percaya bahwa:

Quote:


Untuk pertanyaan Kaskuser terkait masuk angin, dr. Marissa, M.Si. menegaskan bahwa ketika terjadi penurunan daya tahan tubuh, gejalanya bisa macam-macam. Tubuh manusia sebenarnya punya suhu tinggi sebesar 37.5 °Celcius. Itu dijaga tetap segitu, metabolisme tubuh kita berjalan normal. Ketika kita menghadapi cuaca yang dingin, terpaan angin. Ibarat rumah, ketika cuaca di luar dingin, apa yang kita lakukan? Kita pasti menutup jendela, menutup pintu supaya suhu dinginnya tidak masuk ke kita. Kita menyalakan lampu, kita menyalakan pemanas. Intinya kita menjaga rumah tetap hangat. Demikian juga dengan tubuh kita. Jadi ketika menghadapi cuaca dingin, tubuh kita akan melakukan mekanisme yang sama, perifer tubuh berkurang, pembuluh darah menyempit (bikin pucat), membakar lemak agar suhu tubuh tetap hangat. Sebaliknya juga ketika cuaca panas, kita akan membuka jendela, membuka pintu agar hawa panasnya keluar. Pun demikian dengan tubuh kita, pori-pori akan terbuka, pembuluh darah melebar, muka kita memerah, dan berkeringat. Intinya adalah bagaimana suhu tubuh tetap terjaga agar metabolisme tetap berjalan. Itu prinsip utamanya dulu.

Nah, ketika tubuh menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem, tanpa kita sadari tubuh kita mengeluarkan energi yang begitu besar di suhu tubuh inti yang ideal. Begitu juga kita batuk, ada virus, tanpa kita sadari tubuh kita berperang melawannya. Begitu juga saat touring, akhirnya pada suatu titik tertentu tubuh sudah tidak sanggup, dia menunjukkan gejala-gejala tadi. Kalau kita kurang istirahat, kita akan jatuh sakit karena daya tahan tubuh kita menurun. Nah kembali ke pertanyaan Kaskuser tadi, dengan menggunakan chest protector tadi, tubuh kita akan terasa hangat, energi tubuh kita tidak akan keluar untuk menghadapi cuaca dingin tadi.

Alitt kemudian bertanya mengenai mitos dikerok, menurut dr. Marissa, M.Si., dikerok sama sifatnya dengan minum Tolak Angin atau rempah-rempah yang sifatnya menghangatkan. Sebetulnya efek hangatnya yang membuat kita nyaman. Banyak jalan menuju Roma, tujuannya cuma satu untuk menghangatkan. Jalannya saja yang berbeda.

Kaskuser ketiga kemudian bertanya 3 hal kepada dr. Marissa, M.Si. mengenai kenapa Obat Herbal Terstandar lambangnya bintang tiga hijau dan apakah mengikuti standard nasional atau internasional (jika ada), lalu apakah benar Tolak Angin sudah diekspor ke Arab dan negara-negara lain dan apakah benar Common Cold bisa juga menggantikan istilah masuk angin?

Dokter Marissa, M.Si. menjawab bahwa Obat Herbal Terstandar dengan logo bintang tiga hijau adalah 1 tingkat di atas jamu (di bawah fitofarmaka) sebagai standar yang diberikan BPOM, jadi standar nasional. Tolak Angin juga sudah diekspor ke berbagai negara Hongkong Singapore, namun di Arab dan Amerika sepertinya ada distributornya saja di toko-toko herbal Indonesia. Untuk Common Cold bukanlah masuk angin walau gejalanya mirip-mirip, itu lebih kepada adanya virus sih.

Dokter Marissa, M.Si. sedikit menambahkan bedanya jamu dengan Obat Herbal Terstandar. Kenapa dikategorikan jamu dan Obat Herbal Terstandar. Jamu adalah obat tradisional yang dipercaya berkhasiat secara turun temurun (empiris). Misalnya zaman dulu ada jahe digodok untuk menyembuhkan penyakit ini. Demam? Coba pakai daun pepaya. Terus dicoba pakai daun lain kok malah keracunan, oh berarti jangan pakai daun lain. Kelemahan minum jamu ini adalah waktu diamati pada seseorang kok ginjalnya kena. Meracik sendiri ada risiko salah identifikasi contoh seharusnya daun pepaya, ternyata bukan. Kelemahan lain takaran harusnya segenggam. Tetapi segenggam buat seseorang beda dengan segenggam orang lain. Risiko lain adalah efek samping pada orang-orang tertentu.

Pada Obat Herbal Terstandar, tanaman ini berkhasiat dibuktikan dengan kerjasama bersama unit terkait. Sebelum minum seseorang diperiksa, setelah minum selama 7 hari berturut-turut diuji toksisitasnya. Waktu uji minum dosisnya dikonversikan dengan tikus selama 90 hari berturut lulus. Kemudian pada hewan percobaan diperiksa ginjal, limpa dan organ-organnya. Setelah itu proses produksinya. Bahan bakunya dengan melakukan pembinaan petani lokal. Karena tanaman herbal sangat unik, masa panen dilakukan terencana karena zat aktifnya hanya muncul pada waktu-waktu tertentu. Proses pencuciannya dan produksinya ada standar tersendiri. Uji toksisitas, uji khasiat, dan standar GMP inilah yang memberikan lambang OHT (Tiga Bintang warna hijau) pada Tolak Angin.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Ternyata masih ada kesempatan bertanya untuk 1 orang lagi, sehingga Kaskuser bernama Beka memanfaatkannya untuk bertanya. Pertanyaan pertama untuk Dica Arizal mengenai apakah dalam waktu dekat akan ada rencana touring dan tips-tips untuk para biker. Lalu pertanyaan kedua untuk dr. Marissa, M.Si., minum 2 sachet Tolak Angin pada waktu terbaik di jam berapa saja. Dica Arizal menjawab pada minggu pertama dan kedua bulan Agustus akan ada munas di Bandung, sedangkan untuk di bulan puasa, akan ada sunmori (Sunday Morning Riding) sebulan sekali tetapi insidentil. Tips untuk para biker adalah istirahat yang cukup, taat sama aturan rambu lalu lintas. Rem, kondisi motor juga perlu diperhatikan.

Dokter Marissa, M.Si., menjawab bahwa Tolak Angin bisa dikonsumsi setelah makan pagi, makan siang atau pada malam sebelum istirahat. Untuk touring minumlah Tolak Angin satu atau dua hari sebelumnya.

Coba tebak TS ada di penanya pertama, kedua, ketiga, atau keempat?

SESI GAMES

Empat Kaskuser yang maju mengikuti games minum Tolak Angin dengan gaya semirip mungkin dengan TVC-nya. Jurinya adalah para narasumber.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Dan akhirnya kita mendapatkan para pemenang. Tolak Angin baik banget. Semuanya dimenangin. Grup pria mendapat Voucher MAP sebesar Rp400.000 dibagi 2, sedangkan grup wanita mendapat Voucher MAP sebesar Rp200.000 dibagi 2. Selamat!

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

SESI QUIZ

Pada sesi Quiz, dilontarkan tiga pertanyaan dari dr. Marissa, M.Si. dan Mbak Dessy sebagai berikut:
  • Pertanyaan pertama: Sebutkan 3 komponen utama Tolak Angin? Salah seorang Kaskuser menjawab madu, daun mint, dan jahe.
  • Pertanyaan kedua: Tolak Angin pertama kali diformulasikan/diracik oleh siapa? Kaskuser berbaju merah menjawab Ibu Rachmat Sulistyo.
  • Pertanyaan ketiga: Tadi dikatakan Tolak Angin aman dan berkhasiat. Uji apa saja yang sudah dilakukan agar aman dan berkhasiat? Kaskuser di belakang menjawab Uji Toksisitas dan Uji Khasiat.

Inilah tiga lelaki dengan daya simak baik yang memenangkan goodie bag dari Tolak Angin.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

PENGUMUMAN INSTAGRAM COMPETITION

Dan inilah para pemenang Instagram Competition dan berhak memperoleh Voucher MAP sebesar masing-masing Rp250.000. Bisa disimak Gan postingan ciamik mereka di Instagram masing-masing:

https://www.instagram.com/sitinurwulansayuki/
https://www.instagram.com/anak_terkecil/
https://www.instagram.com/pribadi_vstax/
https://www.instagram.com/antosugi2324/

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Dengan diberikannya hadiah kepada para pemenang Instagram Competition maka berakhirlah sudah acara Smart Riding with Tolak Angin. Kaskuser, MC, dan narasumber kemudian berfoto bersama. Overall, Meet the Expert kali ini menyenangkan, Kaskuser bisa membawa pulang goodie bag yang telah disediakan di pintu keluar.

[Field Report] Gansist yang Pintar Pasti Tolak Minum Angin #CaraPintarGueMTE

Oke, setelah menulis FR saatnya untuk mengisi form di sini. Wish me luck. Ciao.

Disclaimer: pics are all mine except for @shitlicious’ photo, Obat Herbal Terstandar, and Permen Tolak Angin Rasa Mint Bebas Gula.
baca aja seru bgt bayanginnya gan
liat nasi goreng jadi laperemoticon-Sorry
Orang pintar bree
Quote:


Seru banget Gan, kali lain ikutan yak.
Quote:


Wkwkwkwk, nasi gorengnya menggoda ya Gan emoticon-Big Grin
Quote:


orang pintar tolak minum angin, eh minum Tolak Angin.
Quote:


Quote:


emoticon-No Hope ane kebagian nasgornya lembek, blom keaduk rata, nasgor sesi kedua yg agak lumayan emoticon-Belum Tidur


Quote:


Lha, baru tahu kalau ada sesi kedua. Berarti ane terlalu serius duduk di depan
Smart riding wajib, jangan seperti di berita ini.
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
fotonya kayak kenal yak 😄😄
Quote:


Foto narasumber atau foto siapa nih Om?
Quote:


Narasumbernya emoticon-Angkat Beer
Quote:


Kirain MC-nya emoticon-Big Grin
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up