alexa-tracking

Tokoh Lintas Agama Kutuk Bom Gereja Surabaya: Negara Tak Boleh Kalah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af83bbd582b2e78578b4571/tokoh-lintas-agama-kutuk-bom-gereja-surabaya-negara-tak-boleh-kalah
Tokoh Lintas Agama Kutuk Bom Gereja Surabaya: Negara Tak Boleh Kalah
Sahaya Anisa - detikNews

Tokoh Lintas Agama Kutuk Bom Gereja Surabaya: Negara Tak Boleh Kalah
Pernyaatan sikap tokoh lintas agama di Kantor PBNU (Sahaya Anisa-detikcom)

Jakarta - Menanggapi serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, para tokoh lintas agama menyampaikan pernyataan sikapnya. Mereka bersatu melawan terorisme.

"Maka dengan ini negara tidak boleh kalah oleh ulah segelintir orang yang mengatasnamakan jihad tapi justru merusak dan menodai makna jihad itu sendiri, yakni amar maruf nahi mungkar," kata Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faisal Zaini, di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (13/5/2018).

Ada perwakilan dari berbagai agama yang hadir dalam pernyataan sikap ini. Dari Walubi ada YM Maha Biksu Dutavira Sthavira (Suhu Beni), dari PGI ada Pendeta Penrad Siagian, dari LPOI ada Marsudi Syuhud, dari PBNU ada Helmy sendiri, dari KWI ada Romo Agus Ulahayanan, dari Muslimat NU ada Yenni Wahid, dan dari Ketua PBNU Eman Suryaman.

Ada enam poin yang disampaikan secara bergantian oleh para tokoh lintas agama itu. Berikut adalah enam poin itu:

1. Mengutuk keras pelbagai tindakan terorisme atas dasar dan latar belakang apapun. Tindakan-tindakan yang menggunakan kekerasan, terorisme, menebarkan rasa benci, dan juga mengkafirkan mereka yang di luar keyakinannya bukanlah ajaran agama.

2. Mendesak dan sekaligus mendukung sepenuhnya upaya dan langkah-langkah pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut. Gerakan terorisme sudah semakin merajala, maka diperlukan penanganan khusus dan ekstra yang lebi intensif dari pelbagai pihak, utamanya negara melalui keamanan. Negara wajib hadir untuk menjamin keamanan hidup setiap wartanya.

3. Menyampaikan rasa bela sungkawa yang sangat mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang sedang dialami. Segala yang terjadi merupakan suratan takdir dan kita harus menerimanaya dengan penuh sikap kedewasaan, lapang dada, dan kesabaran.

4. Mengajak seluruh warga negara Indonesia untuk bersatu padu menahan diri, tidak terporovokasi, serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan. Jika mendapati peristiwa sekecil apapaun yang menjurus pada radikalisme dan terorisme, segera laporkan kepada aparat keamanan. 

5. Mengimbau segenap umat beragama untuk menghentikan segala spekulasi yang bisa memperkeruh situasi ini. Kita percayakan penanganan sepenuhnya di tangan aparat keamanan. Kita mendukung aparat keamanan, salah satunya dengan cara tidak menyebarkan isu, gambar korban, juga berita yang belum terverifikasi kebenarannya atas peristiwa ini. 

6. Mengimbau semua tokoh politik dan masyarakat agar mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, dan tidak memperkeruh suasana, dan mengeluarkan statement yang tendensius yang menciderai perdamaian dan toleransi beragama.

Jakarta, 13 Mei 2018 

(dnu/van)

https://m.detik.com/news/berita/d-40...342.1509406968

BUNUH TERORIS!
image-url-apps
Dari dolo cuman pasang status #kamitidaktakut, emoticon-Ngakak
Bikin kaosnya sekalian barang kali laku banyak emoticon-Ngakak

Walau teroris tambah banyak yang penting eksis berpolitik kekinian emoticon-Ngakak
image-url-apps
#2019KamiTidakTakutGantiPresiden


Cocok buat nasbung.

KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


Agan sudah ngapain aja?
Sebenarnya, banyak itu tempat-tempat ibadah (masjid), pengajian, pesantren, madrasah, radio, televisi, dan sebagainya sering sekali mengajarkan/mempidatokan tentang radikalisme, ujaran kebencian, politik dan kebencian terhadap pemerintah yang sah. Bahkan kata-kata boleh membunuh kafir, Christian, dan Jews sering kedengaran.. Tidak perlu capek-capek, kelilingi saja beberapa tempat ibadah di satu kota dan cukup mendengarnya lewat loudspeakernya...

Kemana peran pemerintah Indonesia dan institusi agama terkait untuk menghentikan hal-hal seperti ini?

emoticon-No Hope
image-url-apps
Par tai par tai allah yg membuat revisi uu anti terorisme mandek adalah gerindra, pks dkk. Bajingan!
Cuman kutak kutuk kutak kutuk setiap sudha kejadian. Gak ngefek boss.\

Tekan tuh DPR suruh buat UU nya segera
image-url-apps
Quote:


Betul gan! Tapi..

Setelah revisi UU anti teroris yg baru keluar.. mereka semua itu beresiko mendekam di bui minimal 3 tahun..

Jadi kawal biar UU tsb disahkan ga pake lama!

Draft revisi UU No.15 Tahun 2003 tentang Terorisme yang memperluas ancaman kekerasan dalam tindak pidana terorisme dengan memasukan ujaran kebencian. 

Pasal 13A draft revisi UU Terorisme menyebut setiap orang yang sengaja menyebarkan ucapan, sikap atau perilaku, tulisan atau anarkisme atau tindakan yang merugikan individu atau kelompok tertentu dan/atau merendahkan harkat dan martabat atau mengintimidasi individu atau kelompok tertentu yang mengakibatkan tindak pidana terorisme dipidana dengan penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 12 tahun.




Agan di bawah ane termasuk kategori yg bisa kena minimal 3 tahun.. emoticon-shakehand
image-url-apps
Quote:


di mana salahnya? kan memang kitabnya ngajarin begitu, masa kitabnya mau direvisi? kan original cetakan sorgaemoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Gw nabung investasi biar entar tuanya kaya raya bahagia sejahtera tinggal di singapura bebas bom. emoticon-Ngakak
Quote:


WADUH GA NASI ON ALIS LUHHHHH :emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad
HARUSNYA LUH BAYAR PAJAK BUAT SODARA KITAK2 YANG DI SEKOLAH NEGERI BIAR BLAJAR GRATIS SAMA DAPAT DANA SUNTIKAN emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad emoticon-Mad
Quote:


Terus? Gue harus peduli sama politik negara orang, gitu? emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Kutuk ga mempan jaman now emoticon-Mad (S)
image-url-apps
gw pesimis....ga bakal ada perubahan, liat aja....taun dpn jg msh sama, meleduk sana sini...
×