alexa-tracking

(BOM) BUNUH DIRI DAN NALAR SEDERHANA MENGAPA NERAKA GANJARANNYA

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af8294c9e7404cd4e8b4567/bom-bunuh-diri-dan-nalar-sederhana-mengapa-neraka-ganjarannya
(BOM) BUNUH DIRI DAN NALAR SEDERHANA MENGAPA NERAKA GANJARANNYA
Aksi bunuh diri bisa saja digolongkan sebagai dosa pembunuhan. Masalahnya, ketika dosa dilakukan, di saat yang bersamaan pelaku mati dan nggak sempat lagi untuk bertobat. Itulah mengapa dosa bunuh diri lebih berat dari dosa membunuh orang lain dan ganjarannya neraka.

Aksi teror yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, yakni Gereja Santa Maria, GKI Diponegoro, dan GPSS Arjuno pada Minggu pagi (13/5) menunjukkan bagaimana tipikal aksi teror dilakukan. Kita semua paham betul, bom yang meledak merupakan aksi bunuh diri. Bahkan jika merunut pada kesaksian yang terjadi di GKI Jalan Diponegoro, penggambarannya cukup jelas dari saksi mata, yang mana pelaku sempat memeluk satpam gereja sebelum akhirnya meledakkan diri.

Aksi teror dengan menggunakan bom bunuh diri memang jamak dilakukan. Hal ini sebenarnya membuat kita patut bertanya-tanya, bagaimana cara aktor intelektual meyakinkan pelaku bom bunuh diri untuk rela menyerahkan nyawanya dengan cara yang mengerikan?

Ada pertanyaan besar dalam kepala saya ketika menyadari ada logika-logika yang tidak bisa nyambung untuk aksi semacam ini. Misalnya, janji masuk surga bagi pelaku. Kalau memang betul aksi ini diyakini atau diimani mendapatkan balasan surga, kenapa bukan si aktor intelektual teror sendiri yang melakukannya? Kenapa dia memberikan “tiket” surga itu kepada pengikutnya? Bahkan—seperti yang diketahui—sampai melibatkan anak-anak.

Baca juga: Kalau Kita Santri Google, Itu Salah Siapa?
Dengan menyerahkan tugas by pass menuju surga kepada orang lain, bukankah itu menunjukkan bahwa bom bunuh diri dibalas surga tidak benar-benar begitu diyakini sama si pemilik ide konyol itu sendiri?

Saya yakin betul orang-orang biadab tersebut paham dengan ayat-ayat agama yang melarang seseorang melakukan bunuh diri. Saya yakin betul cecunguk-cecunguk yang meminta seorang perempuan dan anak-anak untuk jadi martir tidak sepenuhnya percaya akan doktrin mereka sendiri. Kalau mereka sepenuhnya yakin, jelas mereka yang akan berebutan untuk jadi martir—bukan malah menyuruh orang lain.

Hal ini kemudian bermuara pada kesimpulan mengerikan berikutnya, bahwa bedebah-bedebah-sampah-dunia ini memang betul memanfaatkan dan memelintir ayat-ayat Tuhan untuk meyakinkan pengikutnya agar rela menyerahkan nyawa demi kepentingan mereka. Rela menyerahkan nyawa demi tujuan busuk mereka. Percaya pada doktrin-doktrin yang tidak dipercayai sendiri oleh mereka. Dalam bahasa ilmiah namanya: JARKONI.

Saya yakin mereka tahu bahwa bunuh diri dalam agama adalah dosa besar. Dengan nalar sederhana tanpa perlu mengutip ayat-ayat Tuhan saja kita bisa paham kenapa bunuh diri mendapatkan ganjaran pedih di neraka. Alasan sederhananya, karena pelaku pembunuhan harus merenggang nyawa tepat ketika ia melakukan dosa pembunuhan.

Tidak perlu ditarik ke kasus bom bunuh seperti yang terjadi di Gereja Surabaya. Pada peristiwa bunuh diri biasa seperti gantung diri, minum obat serangga, sampai terjun dari gedung tinggi semuanya adalah praktik pembunuhan. Bahkan bisa saja digolongkan sebagai aksi pembunuhan berencana.

Baca juga: Makin Terisolasinya Jokowi dan Prabowo dalam Masyarakat yang Letih
Masalahnya, korban dari aksi pembunuhan ini adalah diri pelakunya sendiri. Pada akhirnya bukan soal kematiannya yang membuat seorang pelaku bunuh diri diganjar neraka, melainkan pada dosa pembunuhan. Masalahnya, dosa pembunuhan yang dilakukan bertepatan dengan kematiannya sendiri sehingga mustahil bisa bertaubat setelah melakukannya.

Lebih mengerikannya lagi, para pelaku di bom Surabaya ini memang meniatkan untuk membunuh orang lain, selain dirinya sendiri. Jadi bisa dibayangkan ada berapa dosa pembunuhan yang harus ditanggung oleh yang bersangkutan.

Benar-benar kejahatan yang paripurna. Menggunakan nama Tuhan untuk membantu tugas utama iblis; mempercepat keturunan Adam langsung menuju jurang neraka.

https://mojok.co/daf/komen/pojokan/bom-bunuh-diri-dan-masuk-neraka/


ALUMNI SURIAH GOBLOK
Kan emang ajaran agamanya begitu

Salahin agamanya juga lah

emoticon-Traveller
terus kalo uclim bunuh tentara israel, nanti dia masuk surga apa neraka?
Quote:


ajaran agamanya ??di bagian mana gan?

apa alasanya agamnya juga di salahkan?
Surga dan neraka itu domain tuhan. Manusia gak bisa memutuskan dirinya/orang lain bakal masuk surga / neraka.
Quote:


Nggak usah pura pura bloon atau emang bloon beneran emoticon-Traveller

ada yg beda, bunuh org justru masuk surga bikan masuk neraka emoticon-Thinking
Quote:



coba baca al baqarah 54 ada pesan tersirat disitu emoticon-Ketupat

mohon dikoreksi kalo ane salah baca pesan tersiratnya emoticon-Salaman
(BOM) BUNUH DIRI DAN NALAR SEDERHANA MENGAPA NERAKA GANJARANNYA
Klo di pancing di surga iso ngesex karo 72 bidadari, kucing e endi sing ra gelem iwak pindang
Mooood!
Opini ini
Quote:


lho koq gitu...ane kan cuma mintak konfirmasi aja?
yang agama ajarkan itu apa..?
dan kenapa agamanya koq harus disalahkan juga?
koq ente bisa punya statment kaya gitu?

jangan2 ente hanya bisa menjustifikasi tanpa ada landasan kebenaran? waoow..bahaya itu..emoticon-Big Grin
Quote:


frontal emoticon-Big Grin
Ah ga tau dah. Urusan org islam mah yg gini. Biar mereka yg urus sendiri tingkah sodara nya dah
Quote:


[size="4"][I]masuk penjara Israel dulu Gan , terus digebukin sama narapidana Senior nya nah kalo mati baru masuk lobang kubur /size]
Quote:


Nggak usah pura2 bodohlah

Ajaran-ajaran Agama mana yang diamalkan terorisme itu

Agamanya yang salah itu

emoticon-Traveller
Quote:


padahal di alexis bisa, cuma butuh modal
Quote:


agama damai
Quote:


halah, bisanya asumshit, yang gini ga bakal bawa damai ke negara ini emoticon-Stick Out Tongue

yang ngebom berapa orang sih?

coba bandingin sama Muslim yang ngebantu, polisinya, dokter di rumah sakitnya, susternya, orang2 yang nulis berita ini, sampe ke presiden juga Muslim.

Kalo ajaran agamanya begitu presiden pasti bakal cuek aja, polisi cuek aja, media males beritain, dokternya yang muslim juga bakal negbiarin korbannya.

Buktinya masih banyak Muslim yang peduli dan simpati, dan masih banyak Umat Kristiani yang mengapresiasi.

Enggak kaya ente, ngomong doang di medsos, cuma bikin pecah belah, ga jauh beda sma teroris medsos....
nasehatin nasbung emang bisa?