alexa-tracking

Trump Klaim Hemat Hampir $999.800.000 untuk Kedubes Amerika di Yerusalem

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af80e6954c07aee4e8b4568/trump-klaim-hemat-hampir-999800000-untuk-kedubes-amerika-di-yerusalem
Trump Klaim Hemat Hampir $999.800.000 untuk Kedubes Amerika di Yerusalem
Dalam pidatonya pada Kamis (10/5), Trump mengklaim bahwa ia menghemat hampir $999.800.000 pada rencana kontroversial untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Trump mengatakan bahwa AS hanya akan membelanjakan “$200.000 hingga $300.000” pada kedutaan baru tersebut, yang bertentangan dengan proposal senilai $1 miliar yang katanya ditunjukkan kepadanya pada awalnya.

Presiden Donald Trump menghabiskan sekitar 10 menit dari pidato selama satu jam-nya pada Kamis (10/5) malam di Indiana, menceritakan kisah tentang bagaimana dia menghemat hampir $999.800.000 pada rencana kontroversial untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem—klaim yang telah dia buat sebelumnya di bulan-bulan menjelang pembukaan fasilitas tersebut pada Senin (14/5).

Pemerintah memang mengumumkan rencana pada bulan Februari untuk menunjuk fasilitas konsuler AS di Yerusalem sebagai Kedutaan Besar AS, tetapi proses pembangunan kedutaan permanen baru di kota tersebut akan memakan waktu bertahun-tahun.

Spoiler for Kedutaan Besar AS di Yerusalem:


Setelah membuka kedutaan itu pada minggu depan, AS akan membangun ruang kantor tambahan di fasilitas konsuler pada akhir tahun 2019. Tetapi ruang itu juga akan bersifat sementara, sementara AS berusaha untuk menemukan sebuah lokasi dan membangun kedutaan permanen di Yerusalem.

“Secara paralel, kami telah memulai pencarian sebuah lokasi untuk kedutaan permanen kami di Israel, perencanaan dan pembangunan yang akan menjadi usaha jangka panjang,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert pada bulan Februari.

Namun Trump sekali lagi gagal menyebutkan perbedaan itu pada Kamis (10/5), ketika memberi tahu orang banyak bahwa AS hanya akan membelanjakan “$200.000 hingga $300.000” pada kedutaan baru tersebut, yang bertentangan dengan proposal senilai $1 miliar yang katanya ditunjukkan kepadanya pada awalnya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kepada CNN pada Jumat (11/5), bahwa pernyataan Nauert masih berlaku, tetapi menambahkan bahwa mereka telah “memulai proses pemilihan lokasi untuk kedutaan permanen di Yerusalem, dan melihat semua lokasi yang saat ini kami sewa atau miliki.”

“Kami memperkirakan pemilihan lokasi, desain, perencanaan dan perizinan, dan pembangunan kedutaan permanen di Yerusalem tersebut akan memakan waktu tujuh hingga 10 tahun,” kata juru bicara itu, dan menambahkan bahwa terlalu dini untuk menilai kemungkinan biayanya.

Trump mengatakan bahwa dia diminta untuk menandatangani rencana $1 miliar untuk membangun kedutaan baru tersebut, hampir tiga bulan lalu setelah mengumumkan bahwa AS akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Jadi mereka berjalan ke meja saya dan mereka memberi saya berkas yang indah ini, dan saya harus menandatanganinya. Saya berkata, ‘Apa ini?’ Dan saya setengah menandatangani. Dia berkata, ‘Pak, kami sedang membangun sebuah kedutaan di Yerusalem, Pak.’ Saya berkata, ‘Berapa biayanya?'” Trump mengatakan kepada kerumunan massa pada Kamis (10/5).

“Mereka bilang—saya tidak bercanda—mereka bilang, ‘Pak, $1 miliar,'” katanya.

Negara Anggota Dewan Keamanan PBB Kecam Keputusan Trump Terkait Yerusalem
Presiden AS Donald Trump mengangkat sebuah memorandum yang telah ditandatangani, setelah ia menyampaikan sebuah pernyataan terkait Yerusalem. (Foto: AFP)

Menurut ingatannya, Trump segera berhenti menandatangani proposal dan memanggil Duta Besarnya untuk Israel, David Friedman, yang mengatakan bahwa daripada membangun kedutaan di lokasi baru, dia bisa merenovasi bangunan yang sudah dimiliki oleh AS, dan melakukannya hanya dengan $150.000.

“Saya berkata, ‘David, Anda bisa melakukannya dengan seharga $150.000. Anda tahu, menghabiskan $200.000-$300.000—Itu juga bagus,'” kata Trump.

Departemen Luar Negeri mengkonfirmasi pada Jumat (11/5), bahwa biaya modifikasi awal yang dibuat untuk lokasi sementara—yang memungkinkan untuk dibuka pada Senin (14/5)—berada di bawah $400.000.

“Sebagaimana dinyatakan oleh Presiden, biaya modifikasi awal yang dibuat untuk mengizinkan kedutaan dibuka pada Senin (14/5), adalah di bawah $400.000. Kami juga merencanakan untuk pembangunan perpanjangan baru di lokasi sementara, serta untuk peningkatan keamanan tambahan, dengan biaya tambahan. Kami masih menilai biaya akhir,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri kepada CNN.

“Gedung Arnona yang pada awalnya akan dioperasikan oleh Kedutaan tersebut, dibuka pada tahun 2010. Ini adalah fasilitas AS terbaru dan paling aman di Yerusalem dan Tel Aviv. Gedung ini telah menyediakan—dan akan terus menyediakan—layanan konsuler untuk warga Amerika dan pemohon visa. Hal itu akan terus tidak terganggu setelah pembukaan pada tanggal 14 Mei, sebagai bagian dari Kedutaan Besar AS yang baru,” kata juru bicara itu.

Trump juga memuji waktu pembukaan kedutaan itu, bercanda bahwa jika dia setuju dengan proposal asli untuk kompleks baru, dia akan membutuhkan “perpanjangan kepresidenannya” untuk melihat proyek ini.

“Kedutaan baru, saya berkata, ‘Kapan akan dibuka?’” Trump mengingatnya. “Mereka berkata, ‘Antara lima hingga 10 tahun.’ Jadi saya berkata, ‘Kecuali mereka memberi saya perpanjangan untuk kepresidenan.’

“Jadi mereka mengatakan lima sampai 10 tahun, dan Anda tahu ketika mereka mengatakan lima sampai 10 tahun mereka benar-benar bermaksud 15 hingga 20 tahun, ‘kan? Jadi kami membuka kedutaan itu minggu depan—tiga bulan. Tiga bulan!” dia berseru.

Ini bukan pertama kalinya Trump menghilangkan rincian tertentu mengenai rencana untuk Kedutaan Besar AS di Yerusalem: Dia membuat klaim serupa pada bulan Maret saat duduk bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kantor Oval.

“Kami akan membangunnya dengan sangat cepat. Banyak orang tidak akan melakukannya dengan cepat seperti itu. Kami akan membuatnya sangat cepat dan sangat murah,” kata Trump pada saat ditanya tentang rencana untuk kedutaan baru.

“Mereka memberikan pengajuan di depan meja saya pada minggu lalu untuk $1 miliar. Saya berkata, ‘Satu miliar? Untuk apa itu? Kita akan membangun kedutaan.” Saya berkata, ‘Kita tidak akan menghabiskan $1 miliar.’ Kita benar-benar melakukannya dengan sekitar $250.000. Jadi, lihat itu,” katanya.

“Sekarang, kedutaan itu sementara, tapi itu akan sangat baik,” Trump dengan cepat menambahkan, beralih ke Netanyahu yang tampak tertawa dan berkata, “$250.000 versus satu miliar dolar… apakah itu bagus?”

Elise Labott, Laura Koran, dan Jeremy Diamond dari CNN berkontribusi untuk laporan ini.

Keterangan foto utama: Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjabat tangan setelah berbicara dengan para wartawan di Yerusalem pada tanggal 22 Mei 2017. (Foto: AFP/Mandel Ngan)

READ MORE: Trump Klaim Hemat Hampir $999.800.000 untuk Kedubes Amerika di Yerusalem
banyak negara yg tdk mendukung trump presiden paok amerika
Presiden Amerika Trump Nyatakan 128 Negara Musuh AS, Termasuk Indonesia
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui pidato kenegaraan pertamanya menyatakan 128 negara sebagai musuh karena menentang langkahnya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Dari 128 negara itu, Indonesia termasuk di dalamnya.
https://www.kaskus.co.id/thread/5a72...suk-indonesia/
Quote:


Gak nyumbang buat palestina yan?
hidup trump emoticon-Big Grin
Naluri berhemat yang datang dari background businessman dan adanya jiwa Patriot pada seorang Trump.. Rakyat U.S beruntung memiliki presiden seperti dia.. Cool..

emoticon-Jempol
makin cepet pindah gak usah pake huru hara
Quote:


Mending $250.000 buat Amerika daripada buat pelestin
Goyim Goyim dimari pada seneng nih emoticon-Leh Uga terikat menjadi babu
justru kalau di tunda2 , bakal membuat dua kubu bertikai tanpa henti..