alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Isi Surat Nabi Muhammad Kepada Orang-orang Kristen Ini, Bakal Bikin Orang Rasis Malu
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7f44cd44f9ff71c8b456a/isi-surat-nabi-muhammad-kepada-orang-orang-kristen-ini-bakal-bikin-orang-rasis-malu

Isi Surat Nabi Muhammad Kepada Orang-orang Kristen Ini, Bakal Bikin Orang Rasis Malu

Isi Surat Nabi Muhammad Kepada Orang-orang Kristen Ini, Bakal Bikin Orang Rasis Malu

Surat ini juga di dunia dikenal dengan sebutan Muhammad’s Testamentum, yang merupakan salah satu dokumen sejarah yang menceritakan mengenai sikap toleransi Nabi Muhammad Saw.

Dilansir dari sejarahri.com (6/5). Surat ini dikirim langsung oleh Rasulallah Saw kepada para biarawan kristen, yang juga merupakan biarawan tertua di dunia yaitu, St. Catherine, Semenanjung Sinai, Mesir, pada tahun 628 M.

Isi dari surat ini yaitu, suatu bentuk jaminan perlindungan yang diberikan oleh Rasulullah kepada kaum pemeluk Kristen mengenai hak-hak hidupnya tanpa syarat apapun. Bahkan di dalam surat tersebut bermaterikan gambar telapak tangan Rasulullah Saw.

Isi Surat Nabi Muhammad Kepada Orang-orang Kristen Ini, Bakal Bikin Orang Rasis Malu
https://megamein.com

Bahkan pada abad ke-9 surat ini diteliti oleh banyak akademis kontemporer dari timur dan barat, hasil dari penelitian tersebut menyebutkan, bahwa dokumen ini serupa dengan dokumen-dokumen sejenis yang pernah diberikan oleh Rasulullah kepada salah satu kelompok kelompok agama lain di Timur, dari kelompok itu juga ada yang merupakan kaum Kristen yang menetap di najran, yang telah ditemukan terlebih dahulu pada tahun 1878 di sebuah biara di Irak.

Isi Surat Nabi Muhammad Kepada Orang-orang Kristen Ini, Bakal Bikin Orang Rasis Malu
https://megamein.com

Berikut adalah isi yang tertera dalam surat tersebut, yang telah dikutip secara utuh dari Dr. Muqtader Khan;

“Ini adalah pesan dari Muhammad bin Abdullah, yang berfungsi sebagai perjanjian dengan mereka yang memeluk agama Kristen, di sini dan di manapun mereka berada, kami bersama mereka.
Sesungguhnya aku, para pembantuku, dan para pengikutku sungguh membela mereka, karena orang Kristen juga rakyatku. Demi Allah, aku akan menentang apa pun yang tidak menyenangkan mereka.
Tidak boleh ada paksaan atas mereka. Tidak boleh ada hakim Kristen yang dicopot dari jabatannya, demikian juga pendeta dan biaranya.
Tidak boleh ada seorang pun yang menghancurkan rumah ibadah mereka, merusaknya, atau memindahkan apa pun darinya ke rumah kaum Muslim. Bila ada yang melakukan hal-hal tersebut, maka ia melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya.
Sesungguhnya mereka adalah sekutuku dan mereka aku jamin untuk tidak mengalami yang tidak mereka sukai. Tidak boleh ada yang memaksa mereka pergi atau mewajibkan mereka berperang. Muslimlah yang harus berperang untuk mereka.
Bila seorang perempuan Kristen menikahi lelaki Muslim, pernikahan itu harus dilakukan atas persetujuannya. Ia tak boleh dilarang untuk mengunjungi gereja dan berdoa.
Gereja mereka harus dihormati. Mereka tidak boleh dilarang untuk memperbaiki gereja mereka dan tidak boleh pula ditolak haknya atas perjanjian ini.
Tidak boleh ada umat Muslim yang melanggar perjanjian ini hingga hari penghabisan (kiamat).”

Demikianlah isi dari surat tersebut yang telah dikirim oleh Rasulullah kepada para pemeluk Kristen, terlepas itu benar atau tidaknya, memang seperti itulah yang sering diajarkan oleh Rasulullah kepada kita mengenai toleransi antar pemeluk agama, yang merupakan salah satu bagian penting yang sering Rasulullah sampaikan kepada umatnya.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
pejwan aman kan
katanya ni surat disangsikan benar benar dr muhammad?
Quote:


Ashtiname of Muhammad bahkan diragukan keasliannya sendiri oleh banyak komunitas Muslim. pasalnya, yang kita punya (disimpan di Topkapi) hanya salinan, bukan surat dalam bentuk asli. jadi gak bisa diverifikasi apa benar itu Muhammad yang menulis atau bukan.

yang percaya itu asli karena alasan moral toleransi, bahwa Nabi memang mengajarkan tiada pemaksaan dalam agama, bahwa Nabi membuat perjanjian kewarganegaraan kepada mereka menjadi Ahludzdzimmah yang nantinya bisa dida'wahkan Islam atau membayar jizyah.

yang tidak percaya itu asli karena alasan fiqh yang mengandung kecacatan dalam isi surat tsb terutama perihal meminang gadis Kristen. karena sebagian madzhab ada yang tidak mentoleransi pernikahan antar agama meskipun tentu ada madzhab yang mengizinkan selama pihak yang kafir adalah wanita.
Diubah oleh tyrodinthor
wahh nyimak dolo dah emoticon-Big Grin gimana komentar para pakar sejarah?
Quote:


Maaf gan mau tanya, kalo gitu yg asli dimana yah?
Lalu kalo menurut agan sendiri gimana, itu asli atau gak?
Mohon petunjuk gan madzhab yg mengizinkan perkimpoian dg wanita tidak seagama.

Maturnuwun.

NB: pendapat saya pribadi itu asli, krn islam itu toleran. Yg gak toleran itu guru matematika.
yg too good to be true biasanya terindikasi hoax emoticon-Frown


https://konsultasisyariah.com/26134-surat-nabi-muhammad-untuk-nasrani.html

http://www.kompasiana.com/anikk/tanggapan-atas-surat-rasulullah-kepada-umat-kristen-di-mesir_5528e58bf17e61221a8b456b

Quote:


?

bukannya muhammad mengajarkan boleh memperistri non muslim selama masih dalam golongan ahli kitab(yahudi dan kristen mksdnya)
Quote:


Quote:


karena ini sejarah merupakan tradisi Gereja Alexandria dan sejumlah komunitas Sunni, bagi saya berlaku presumption of innocence, selama belum terbukti salah ya boleh dianggap benar. tapi kalo dibilang asli, tentu saja bukan asli. yang kita punya hanya salinan, yang aslinya tidak ada. kalo musnah, kita tidak tahu musnahnya kapan dan kenapa. benar dari Muhammad tapi bukan yang asli, kedua hal itu berbeda.

dari yang pernah ane baca dari fiqh, madzhab Syafi'i memperbolehkan menikahi wanita ahlul kitab (menganut agama Abrahamik selain Islam) tapi itupun dengan syarat wanita tsb memiliki kemungkinan memeluk Islam nantinya dan dapat dipastikan tidak bernasab Bani Isra'il. masalah ini sudah jadi polemik antar madzhab, ada yang mengizinkan dengan ketentuan sesuai Qur'an dan hadits. madzhab Maliki tidak mempermasalahkan selama dia menganut agama Yahudi atau Kristen.

tapi jumhur 'ulama (boleh agan searching sendiri) menganjurkan sebaiknya tidak. karena selain dasar/nash dari Qur'an dan hadits, pertimbangan lain adalah bahwa menikah dengan yang sesama Muslim saja masih sulit bagi kita untuk mewujudkan keluarga samawa. bayangkan dua orang satu rumah, tapi berbeda keyakinan yang mana sangat tajam di situ menyentuh doktrin. apa tidak akan terjadi conflict of interest nantinya? dan lucunya kok Nabi bisa dengan sederhana memberi lampu hijau untuk pria Muslim meminang wanita Kristen sementara di kalangan 'ulama jadi polemik? kecuali kalo kita yakin surat itu benar dari Nabi, maka otomatis jumhur 'ulama tadi di atas sudah salah dalam ber-hujjah.
Quote:


toleransi adalah hal yang langka di zaman Nabi dulu. apalagi periode madaniyah itu kan bisa diibaratkan masa-masa vendetta setelah di Makkah ummat Muslim mengalami persekusi sedemikian rupa.
Quote:


nah

muhammad sendiri bukannya pernah pny istri yahudi tulen?

dan nambahin,setau ane kalau cewe nya muslim cowo nya non muslim ga boleh krn kemungkinan takut diajak murtad kali ya
Quote:


alasan gak bolehnya sih macem-macem gan. kalo karena misalnya pria Muslim dianggap pemimpin dan melakukan Qiyas (analogi) sebagai pelarangan menjadikan pria kafir jadi suami karena suami adalah imam, ya sah juga karena berlaku azas pacta sunt servanda kalo diibaratkan dengan hukum Barat.

soal perkahwinan Muhammad gak bisa dianggap contoh sunnah, semisal bini Muhammad pun ada 12, 15, tetap saja syari'ah membatasi sampai 4 saja sesuai yang tertera secara literal dalam Qur'an. jadi jika doi SAW kahwin sama Yahudi tulen pun tetap gak bisa dianggap sunnah (seharusnya begitu).
Kalau melihat ajaran quran, sepertinya ini asli
Quote:



pantesan musuh2 si muhamad pada dipancung semua, yg bikin puisi menyindir aja dibantai tanpa ampun emoticon-Takut (S)
Quote:


refrensi quran nua yg mana?
Quote:

Tidak ada paksaan beragama.

Bisa jadi ane salah, karena di trit ini surat sdh diterjemahkan dalam bhs indonesia. Andai ada salinannya dalam bahasa arab, supaya bisa di compare dengan seruan di quran
Quote:


Kalau begitu, sunnah itu apa ya ?
Setahuku, prilaku & perkataan Muhammad yang dijadikan dogma/hukum

Untuk jumlah istri2 di atas, bukankah itu jumlah keseluruhan ? Bukan jumlah 1 waktu ?


Bila benar itu tulisan Muhammad sendiri, maka muslim kubu ummi yang bukan buta huruf bakal tersangkalkan

Jadi ingat budak maryam yang nasrani dengan anak tetua yahudi yang dijadikan istri Muhammad

Ada pihak yang berpendapat bahwa surat itu dibuat kalangan sendiri untuk sebagai pelindungan terhadap penguasa islam waktu itu
Quote:


ane rasa ini keliru. kita tahu pasti bahkan di tanah arab sendiri era rashidun populasi jewish masih besar. artinya ada toleransi, kalau tidak mengapa setelah sekian tahun tidak tercatat adanya konflik sosial besar dsb-nya?

faktanya adalah baru di era Umar bin khattab terjadi pemindahan komunitas jew dan christian ke daerah syria dan jerusalem. baru kemudian pedalaman jazirah arab eksklusif untuk komunitas muslim.

In 638, he extended and renovated the Masjid al-Haram (Grand Mosque) in Mecca and Al-Masjid al-Nabawi (Mosque of the Prophet) in Medina.[111]

Umar also ordered the expulsion to Syria and Iraq of the Christian and Jewish communities of Najran and Khaybar. He also permitted Jewish families to resettle in Jerusalem, which had previously been barred from all Jews.[112] He issued orders that these Christians and Jews should be treated well and allotted them the equivalent amount of land in their new settlements.


perintah Umar untuk memperlakukan mereka dengan baik dan agar di tempat tujuan diberikan luas lahan yang sama dengan yang mereka tinggalkan. jadi jelas bukan pengusiran. segala bukti menunjukkan bahwa sekitaran era rashidun toleransi beragama masih baik. karena itu surat dalam artikel ini sama sekali tidak aneh atau kontradiktif terhadap sejarah yang ada di eranya.

hal ini bahkan lebih kuat lagi terbukti dari armada laut yang sejak era rashidun hingga umayyad dalam perang melawan byzantium nyatanya awak kapalnya diisi oleh rektrutan dari kristen koptik di sekitaran syria, mesir, anatolia. tanpa toleransi hal ini tidak akan terjadi.
Quote:


maaf gan.

1. di atas ane nulis zaman Nabi. atau di bahasa agamanya: periode Nubuwwah. bukan masa Khulafaurrasyidin. periode ini ditandai oleh hijrah ke Yatsrib sampai wafatnya Nabi, dimana entitas kenegaraan telah eksis dalam komunitas Muslim selama masa kenabian. jadi pendapat agan di atas tidak termasuk dalam konteks argumen ane.
2. toleransi adalah hal yang langka. toleransi yang ada di masa itu bernuansa politis, toleransi dapat terjadi karena ada keadaan politik yang mengharuskan bertoleransi (seperti perjanjian Hudaibiyah contohnya) atau toleransi bersyarat, dengan ketentuan yang ditentukan Daulah (contoh Fathu Makkah, ketentuan bagi warga Makkah adalah masuk Islam atau keluar dari Makkah). toleransi di masa itu bukan didasari atas kesadaran toleran.

Quote:


seandainya benar dari Nabi, tidak sekonyong-konyong membuktikan Muhammad tidak ummi gan. banyak juru tulisnya juga kan salah satunya Zaid bin Tsabit.
Quote:


justru mas bro yang tidak mau melihat fakta dan cenderung memisah-misahkan hal yang sebetulnya satu kesatuan.

nyatanya hegemoni islam baru tercapai dengan penguasaan mecca, itu tahun 630. sedangkan rashidun dimulai 632. dalam periode 2 tahun itu tidak ada perubahan yang signifikan, dengan caliph setelahnya meneruskan corak kepemimpinan yang sama.

toleransi sendiri sudah banyak buktinya sejak era masih di medina. toleransi langka apanya ketika stigma kelas sosial saja diterabas dengan membiarkan budak, etnis non-arab dan anggota kelas sosial bawah ikut disederajatkan dalam umat dan ibadah?
Quote:


maaf ane yang salah, kurang lengkap.
maksud ane toleransi keberagamaan. Muhammad melihat agama dan politik tidak berbeda, adalah satu perjuangan utuh, misi agama ya misi politik. kita memang mengenal istilah da'wah secara damai ke pelosok Arab ketika masa reses Hudaibiyah, tapi itu bukan contoh toleransi keberagamaan yang dimaksud.
bukannya ane gak mau melihat fakta "toleransi" antar suku bangsa dan status sosial di Arab (yang dipersatukan oleh agama/iman), justru jika dilihat satu kesatuan, yang ada hanya intrik politik belaka yang dikemas/dibubuhi atas nama Tuhan (wahyu). mungkin di lain kesempatan bisa kita bahas sama-sama di sini.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di