alexa-tracking

Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk M

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7df75d9d770ca798b456f/jadi-pemberitaan-media-internasional-jokowi-disebut-butuh-uang-dari-tiongkok-untuk-m
Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk M
Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk Menangkan Suara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak menjadi pemberitaan media internasional.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman berita di Shouth China Morning Post (SCMP) yang dibuat pada Sabtu (12/5/2018).

Media tersebut mengatakan jika Presiden Jokowi membutuhkan uang tunai dari China untuk memenangkan suara.

Uang tersebut nantinya digunakan untuk membangun kereta api dan pelabuhan.

Untuk membangun infrastruktur tersebut, Jokowi perlu menerima pekerja dari China.

Bak simalakama, di mana hal ini justru bisa membuat suara pemilih terhadap Jokowi menurun.

Pada kunjungan pertama ke Indonesia bulan ini sebagai direktur China Raliway Corp, Lu Dongfu merasa bingung ketika proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung senilai $6 miliar ditunda.

Dilaporkan ada sengketa tanah yang belum selesai.

Diketahui, China telah meningkatkan investasi di Indonesia dan banyak warga China yang bekerja di Indonesia.

Berita tersebut menuliskan jika ada kebencian beberapa penduduk setempat yang akhirnya memprotes adanya pekerja China.

Analis senior perusahaan resiko bisnis yang berbasis di Jakarta Keith Loveard menyebutkan jika ''Hubungan Jokowi dan China yang sedang berkembang terhambat masalah Pemilu''.

Analis tersebut juga mengatakan jika ''Hubungan dengan China bisa menjadi racun bagi Jokowi''.

Akhirnya China tampak memberikan Jokowi beberapa kelonggaran.

Tanpa memberikan rincian, Li berjanji untuk mengendalikan jumlah pekerja China yang membangun pabrik baja, infrastruktur dan bahkan yang melayani sebagai pemandu wisata di Bali.

Minggu ini di Bali dilaporkan jika pemandu wisata Indonesia menyerbu kantor imigrasi, dan memprotes lonjakan jumlah TKA China yang bekerja di profesi yang sama dengan mereka.

Sementara itu, Bank Pembangunan China mencairkan pinjaman sebesar $170 juta untuk memulai pekerjaan teknis kereta api cepat, guna mensukseskan janji Jokowi pada Pilpres 2014 lalu.

Dengan menyalurkan dana, China telah memberikan Jokowi bantuan kepada pemilih yang ragu dengan menghadirkan kemajuan proyek.

"China sedang mencoba untuk memastikan bahwa janji Jokowi berada di jalurnya," kata peneliti di Pusat Studi China di Jakarta, Pattiradjawane.

"Uangnya ada di sana dan pekerjaan dimulai," imbuhnya.

Akan tetapi, ketergantungan Jokowi pada investasi China dinilai beresiko menjadi bumerang di tengah banjirnya TKA China.

China merupakan investor terbesar ketiga Indonesia setelah Singapura dan Jepang.

Menurut data pemerintah, Jumlah warga negara China yang bekerja di Indonesia telah menggelembung lima kali lipat selama dekade terakhir menjadi lebih dari 24 ribu orang.

Itu hampir dua kali lipat jumlah pekerja dari Jepang yang investasinya menempati posisi kedua.

Scott Younger, direktur konsultan Nusantara Infrastructure di Jakarta, mengatakan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan Widodo, Indonesia perlu mengamankan investasi tahunan sekitar $ 90 miliar.

“Indonesia membutuhkan segalanya: pelabuhan, jalan, kereta api, semuanya jika berharap memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat," katanya.

Pada bulan April, Luhut Pandjaitan, menteri koordinator negara untuk urusan maritim, mengunjungi Beijing dan mengumpulkan sekitar setengah dari $ 20 miliar investasi yang ia cari. 

http://wow.tribunnews.com/2018/05/12/jadi-pemberitaan-media-internasional-jokowi-disebut-butuh-uang-dari-china-untuk-menangkan-suara?

Berani2nya itu media
judulnya lebay
padahal inti beritanya

Uang tersebut nantinya digunakan untuk membangun kereta api dan pelabuhan.
dgn berita ini otomatis teroris bom gereja surabaya auto benar

barang siap menutup aib muslim maka .....
Paling dpt suara kodok bangkong



emoticon-Traveller
Dolar auto 10rebu emoticon-Selamat
Tribun biasa ya ClickBait emoticon-Ngakak
Untuk pembangunan mas, bkn masuk ke rekening pribadi macem si Najib


Quote:

ga ada yg peduli sama berita bom, berita mako...
semua dah ngga percaya sama yang mereka anggap sebagai pengalihan issue emoticon-Smilie
lagian juga bom surabaya adalah bukti nyata ketidakbecusan bg sebagai kepala bin emoticon-DP
Pembangunan infrastruktur akan terasa hasilnya setelah 10th.
China bisa maju karena 20th lalu mulai membangun infrastruktur.
Sekarang hasilnya kelihatan.
Nasbung ga pernah ke cina makanya ga tau se maju apa cina sekarang.
ekonomi mentoket
Ts bego
Isi beda ame judul
Huahuahua
Jijik ih. Presiden level kacung seneng pencitraan melulu.
Quote:


semaju oksigen kalengan kah ? emoticon-Matabelo

Jadi Pemberitaan Media Internasional, Jokowi Disebut Butuh Uang dari Tiongkok untuk M

nasbung yg gatau majunya china
apa nastak yg gatau busuknya china

emoticon-Big Grin
Quote:


Saat virus Krisis Moneter yg berlanjut jadi krisis ekonomi melanda Asia yg dimulai di Thailand 1997 lalu, China malah mengeluarkan stimulus ekonomi berupa pembangunan Infrastruktur senilai US$600an miliar dolar selama 5 tahun. Gak perduli butuh pa nggak (saat itu) mereka bikin jalan2 Tol, pelabuhan, pembangkit listrik gila2an biar banyak menyerap tenaga kerja lokal dan memutar roda ekonominya menanggulangi beban krisis ekonomi.
Dan saat Krisis berlalu dan proyek kelar, terbukti ekonomi China boosting gila2an sejak saat itu emoticon-Smilie

Proyek Infrastruktur mereka yg tadinya gak diperlukan malah menjadi stimulus kebangkitan ekonominya emoticon-thumbsups


Quote:

yang ane tau emoticon-Tai: dimana2 bre emoticon-DP


Quote:

cina ga kena krisis ekonomi saat itu, kurs valasnya rigid, lagian juga masalahnya saat ini pembangunan infrastruktur ngga menyerap tenaga kerja lokal emoticon-DP
Quote:


Yg kena Hongkong saat itu, dan supaya gak menular ke China makanya mereka gelontoran Mega proyek itu.

Kata sapa gak menyerap tenaga lokal ?
Dekat rumah gw lagi proyek Tol Desari dan Cijago, ribuan tenaga kerja lokal yg kerja emoticon-Embarrassment
Waktu gw dinas ke Nganjuk, Tol Ngawi - Kertosono juga tenaga kerja dan kontraktor serta subkontraktor lokal yg ada
Waktu ke dinas ke Lahat, Tol Palembang - Indralaya juga lokal pekerja serta kontraktor nya.

Paling yg jelas2 banyak TKA di infrastruktur itu yg pembiayaan dan investornya dr asing, kaya di Tol Cisumdawu, Tol Manado - Bitung, Proyek KA Cepat. Lalu beberapa pembangkit yg juga investor pembiayaan dr China dan asing lainnya.
Di proyek PLTU Paiton juga TKA Jepang banyak
Di proyek MRT Jakarta TKA Jepang juga banyak
Quote:


cina bangun semua infra pake hutang ya ?
klo kerja ga pake mikir, ngejar proyek mimpinya kaya bangun warung remang remang, bangun pagi sore kelar, demi citra dan perolehan suara.
nyulap omongan dananya ada tapi ngutang, dihutangin dengan syarat pekerja dr sana.
imbas utang, tarik cabut macem macem, kelas ekonomi tengah bawah macet, berharap lapangan kerja banyak karna proyek warung remang sulap tp ternyata penuh isi sama orang yg gbs bahasa indonesia, ngumpul disana sini di berbagai pulau karna kemudahan akses perijinan dr si pengutang, numpuk dimana mana sampe dapet sebutan kampung cinak, blom ngomongin rp yg sekarang kejet kejet kena injek mata uang om sam, kata pemuja ga akan begitu berimbas walupun dihargai sampe 20rb per satuan lembar, cuma bahan ngeles demi citra si junjungan, logika pun di gadaikan.
rumput bawah diem aja, bukan berarti ga ada omongan atau keinginan, tapi, ya lebih baik diem katanya sampe nunggu tahun besok.
Quote:


Ngga usah ngomongin case per case, ngomong global emoticon-Cape d...
https://www.merdeka.com/uang/proyek-...aga-kerja.html
Tercatat, penyerapan tenaga kerja di sektor konstruksi pada tahun 2015 sebesar 7,72 juta jiwa atau sekitar 6,39 persen. Tahun 2016 penyerapan tenaga kerja sektor ini sebesar 7,71 juta jiwa atau turun 0,01 juta jiwa. Kemudian pada 2017, sektor konstruksi hanya menyerap 7,16 juta jiwa.

Dengan demikian dalam periode 2015-2017 tenaga kerja di sektor konstruksi menyusut 0,56 juta orang.