alexa-tracking

Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7d6bd54c07a0e248b457c/polisi-tangkap-dua-perempuan-di-dekat-mako-brimob
Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob
Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob
Foto ilustrasi. Suasana di Mako Brimpob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018).
Polisi menahan dua orang perempuan di sebuah musala dekat Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (12/5/2018). Polisi menduga keduanya akan membuat ulah di Mako Brimob.

Menurut keterangan Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal yang dikutip Republika.co.id, dua perempuan itu berinisial DSM (18) dan SNA (21). "Sekarang keduanya sedang diamankan untuk pendalaman selanjutnya," ujar Iqbal.

Dari penggeledahan, mereka hanya membawa sebuah gunting yang menurut polisi bakal dijadikan senjata untuk menyerang petugas. Polisi pun menyita pula dompet, dua buah ponsel, dan dua buah KTP. Ada juga sebuah surat berisi tulisan tangan dan memuat doa (h/t TribunJateng.com).

Dari situ, tulis Kompas.com, polisi membuat berita acara interogasi terhadap keduanya. Polisi pun langsung mengambil data dari kedua ponsel, mengambil foto dan sidik jari kedua perempuan itu.

Menurut pemeriksaan polisi; DSM juga memiliki kartu anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang dikeluarkan IPM Kendal, Jawa Tengah. Kumparan menulis DSM memang pernah sekolah di SMK Muhammadiyah Kendal hingga 2017.

DSM yang kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 25 Januri 2000; kini bekerja sebagai guru Alquran di Pondok Dauhrul Ulum, Cilacap, Jawa Tengah. Ia juga diyakini polisi mengikuti perkembangan Daulah Islamiyah melalui media sosial dan pernah memutuskan berbaiat mendukung ISIS pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi pada pertengahan 2016.

Sementara SNA adalah kelahiran Ciamis, Jawa Barat, 31 Desember 1996. Saat ini SNA masih terdaftar sebagai mahasiswa semester enam Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat. Ia punya profesi sampingan berjualan donat di sekitar kampus.

Menurut kesaksiannya kepada polisi, SNA aktif berorganisasi seperti mengikuti Kegiatan Dakwah Mahasiswa dan Ikatan Remaja Masjid. Lalu SNA bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW9) pada 2016-2017.

SNA juga senada dengan DSM yang mendukung ISIS atas keinginan pribadi. Adapun mereka berada dalam satu grup WhatsApp mulai 2017. Grup itu aktif membahas ilmu tauhid, akidah, jihad, dan upaya memerangi thogut yang selama ini diarahkan ke polisi atau penguasa masyarakat.

Peristiwa ini menjadi lanjutan kericuhan narapidana teroris di Rutan Salemba cabang Mako Brimob Kelapa Dua pada Selasa (8/5) hingga Kamis (10/5) pagi. Dari peristiwa itu, lima petugas polisi dan seorang narapidana teroris tewas. Sementara tiga orang polisi lain luka-luka dan 155 narapidana teroris dipindahkan dari rutan tersebut.

Sementara pada Jumat (15/5) dini hari, seorang anggota polisi bernama Bripka Marhum Prenjce tewas setelah ditusuk seorang terduga teroris di Mako Brimob. Pelaku bernama Tendi Sumarno sempat ditembak dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kramat Jati, Jakarta Timur, tapi nyawanya tak tertolong.

Lantas pada Kamis pula, polisi menembak seorang dari empat orang terduga teroris yang baru ditangkap di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Keempatnya diduga akan ikut membantu para napi teroris di rutan Mako Brimob.
Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...at-mako-brimob

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob Revisi UU Antiterorisme dan kompensasi korban pasca-teror di Surabaya

- Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob 3 Lokasi ledakan di Surabaya, 9 tewas dan 40 terluka

- Polisi tangkap dua perempuan di dekat Mako Brimob Gen Y dalam 20 tahun reformasi

image-url-apps
ni daerah gw dah bnyk cewek bercadar. apa salah kalo gw mencurigai model cewek kek gini? secara yg ngeledakin bom ya model bercawat eh... bercadar kek gini
image-url-apps
Muhammadiyah nih, hati2 bibitnya bibit ekstrimis unggulan loh
×