alexa-tracking

Surya Paloh soal bom di Surabaya: Ini bukan kecolongan, tapi kelalaian besar

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7d304de2cf2d4288b4570/surya-paloh-soal-bom-di-surabaya-ini-bukan-kecolongan-tapi-kelalaian-besar
Surya Paloh soal bom di Surabaya: Ini bukan kecolongan, tapi kelalaian besar
Merdeka.com - Ketua Umum Partai NasDem merasa berduka, sedih dan kecewa terkait insiden bom di tiga gereja diSurabaya, Jawa Timur. Menurut Paloh, aparat keamanan bukan hanya kecolongan tetapi lalai.

Ah jelas ini bukan kecolongan, kelalaian besar ini yah," kata Paloh di Aceh, Minggu (13/5).

Paloh juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan evaluasi terhadap pimpinan penegak hukum. Apalagi, ulah teroris beraksi berturut-turut, kata Paloh, gambaran ketidakmampuan aparatur penegak hukum.

Badan Intelijen kita ya kan untuk bisa bekerja lebih keras. Saya tidak mengkritisi hal lain, tetapi fokus konsentrasi pada misi bidang tugas yang telah diamanatkan," katanya.

"Sekali lagi saya katakan presiden harus bertindak tegas kali ini, repositioning siapa saja yang perlu. Buktikan negara hadir untuk atasi itu. Bisa mengatasi bahaya terorisme ini," imbuhnya.

Diketahui, Polda Jawa Timur menjelaskan hasil identifikasi sementara di 3 gereja yang meledak di Surabaya ada enam korban tewas dan 35 korban mengalami luka. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan dari enam korban tewas di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel ada tiga orang, GKI Diponegoro satu orang dan GPPS Sawahan Arjuno ada satu orang.

"Saya update ada 6 yang tewas dan sekarang 35 korban berada di rumah sakit," kata Frans di Gereja Santa Maria, Surabaya, Minggu (13/4).

Frans sebelumnya menyebutkan korban yang meninggal di GKI Diponegoro merupakan ibu-ibu. Sementara, Frans sebelumnya juga menyebutkan korban di Gereja Santa Maria di antaranya satu jemaat dan satu pelaku.

https://m.merdeka.com/peristiwa/surya-paloh-soal-bom-di-surabaya-ini-bukan-kecolongan-tapi-kelalaian-besar.html

Hmm.. no comment deh

Om Paloh itu sebagai Elit dan Pimpinan Parpol yang ikut berkuasa saat i ni dalam Pemerintahan Jokowi, bukannya malah bersikap bijak dan sabar dengan mendinginkan suasana, tapi kok malahan menyalahkan aparat keamanan dan tambah membuat suasana makin panas akibat sikapnya yang main tuding. Cobalah baca peristiwa pemboman di masa lalu (termasuk terhadap Gereja di negeri ini) dari arsip-arsip yang sudah tersedia, baru bikin komentar ke publik.

Kalau aparat keamanan kita lalai, itu Kedubes dari negara utama yang sistem intelejennya terbaik di Dunia saat ini, tak ada memberikan "Travel Warning" atau "Travel Alert" kepada wargannya yang sedang bepergian di Indonesia saat kini seperti kebiasaan mereka di masa lalu bila dinas intelejen mereka membaca ada tanda-tanda kemungkinanan serangan teror.

Kalau toh pemicu "bom Surabaya"adalah akibat kejadian di Mako Brimob itu, mengapa kok Gereja yang mereka serang?
Saya mencoba mencari referensi di arsip elektroik/digital di dunia maya, dan menemukan jawaban seperti dibawah ini:

image-url-apps
BINsalabin jadi apa......?
KASKUS Ads
Quote:


Nasbung pengntin bom panci, dari dulu berasal dari golongan itu-itu saja..
Apapun bisa dijadikan alasan untuk memenuhi hasrat haus darah mereka..
emoticon-Malu
×