alexa-tracking

Proyek Trump di Indonesia Timbulkan Pertanyaan Soal Hubungannya dengan China

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7835132e2e6d9348b4567/proyek-trump-di-indonesia-timbulkan-pertanyaan-soal-hubungannya-dengan-china
Proyek Trump di Indonesia Timbulkan Pertanyaan Soal Hubungannya dengan China
Proyek Trump di Indonesia Timbulkan Pertanyaan Soal Hubungannya dengan China
Posted on May 12, 2018

Proyek Trump di Indonesia Timbulkan Pertanyaan Soal Hubungannya dengan China
Keterangan foto utama: Trump bersama CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan istrinya Liliana pada Agustus 2015. (Foto: Trump Hotel Collection)

Proyek Trump tersebut adalah bagian dari pembangunan MNC Lido City di Jakarta dan merupakan yang pertama untuk menghubungkan kepentingan bisnis presiden AS dengan rencana infrastruktur epik Beijing. Kesepakatannya adalah yang terbaru yang menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana paparan keuangan Trump dengan Beijing.
Oleh: Agence France-Presse/South China Morning Post

Pembangunan properti Indonesia yang bernilai miliaran dolar dengan kerja samadengan Donald Trump telah menjadi proyek terbaru dalam proyek infrastruktur Sabuk dan Jalan (Belt and Road) yang mencakup seluruh dunia—seperti halnya Washington dan Beijing yang sedang bergulat dengan perdagangan.

Sebuah anak perusahaan dari perusahaan konstruksi milik negara Cina, Metallurgical Corporation of China (MCC) menandatangani perjanjian dengan MNC Land di Indonesia untuk membangun sebuah taman hiburan di luar Jakarta sebagai bagian dari proyek ambisius tersebut, perusahaan tersebt mengatakan pada hari Kamis (10/5).

Kesepakatannya adalah yang terbaru yang menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana paparan keuangan Trump dengan Beijing.

Taman ria tersebut—diperkirakan akan didukung oleh dana hingga $500 juta dalam pinjaman pemerintah China—merupakan bagian dari “resor gaya hidup terpadu,” yang dikenal sebagai MNC Lido City.

Proyek ini mencakup hotel-hotel bermerek Trump, tempat tinggal dan lapangan golf, serta pusat-pusat belanja dan perumahan lainnya.

Mengacu pada anak perusahaannya, MCC mendeskripsikan taman ria tersebut sebagai “proyek industri budaya dan pariwisata pertama oleh Central Research Institute of Building and Construction” dan “sebagai tanggapan atas” Belt dan Road Initiative milik China.

Ini juga merupakan proyek pertama yang menghubungkan kepentingan bisnis presiden AS dengan prakarsa infrastruktur utama China, yang bertujuan menghubungkan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut dengan Afrika, Asia, dan Eropa melalui jaringan pelabuhan, kereta api, jalan, dan kawasan industri yang luas.

Sementara perusahaan-perusahaan China tidak akan terlibat langsung dalam pembangunan atau pembiayaan properti Trump, taman ria tersebut merupakan bagian penting dari pengembangan seluas 3.000 hektar, yang oleh MNC digambarkan sebagai “proyek hiburan dan gaya hidup paling bergengsi di Indonesia.”

Lebih jauh lagi, perusahaan-perusahaan Cina diharapkan untuk menyiapkan $500 juta—setengah dari anggaran yang diproyeksikan oleh pembangunan—menempatkan keberhasilan atau kegagalannya di tangan para pembuat keputusan di Beijing.

Tidak jelas sejauh mana Trump Organization terlibat dalam keputusan untuk memasukkan perusahaan milik negara China (BUMN) dalam proyek tersebut.

Namun materi pemasaran untuk MNC Lido City mengacu pada theme park dan properti Trump sebagai elemen utama dari pengembangan, dan pengajuan perusahaan dan dokumen internal menunjukkan Trump Organization dan putra presiden telah terlibat langsung dalam berbagai tahap perencanaannya.

Negosiasi pada kesepakatan Lido dimulai sebelum pemilihan Trump November 2016, dan janji selanjutnya bahwa bisnis keluarganya tidak akan terlibat dalam transaksi baru dengan pemerintah asing selama masa kepresidenannya.

Namun, “bahkan jika kesepakatan ini sepenuhnya dan seutuhnya legal, itu hanya menambah persepsi ketidakpantasan” seputar kesepakatan bisnis Trump, kata Christopher Balding, seorang profesor ekonomi di Sekolah Bisnis HSBC Shenzhen. “Terutama dengan perang dagang potensial, ini bukan pandangan yang bagus… Para kritikus sepenuhnya akan menuntut jawaban.”

Pejabat ekonomi top China, Wakil Perdana Menteri Liu He, menuju ke Washington pekan depan untuk putaran perundingan lainnya mengenai isu panas dari ketidakseimbangan perdagangan yang besar antara kedua negara.

Richard Painter, yang merupakan pengacara etika untuk mantan presiden George W. Bush, mengatakan proyek itu “bermasalah” dan bisa melanggar klausul konstitusi konstitusi AS jika dana pemerintah China menciptakan keuntungan bagi hotel Trump.

“Saya akan menyarankan dia untuk menjual hotel dan kepemilikan lain yang serupa,” kata Painter.

Trump Organization dan MNC menandatangani kesepakatan pada 2015 untuk Lido dan proyek Bali, menghasilkan hampir $3,7 juta dalam pembayaran lisensi dan konsultasi untuk Trump Organization, menurut laporan tahunan MNC terbaru.

Perusahaan Trump juga akan mendapatkan biaya manajemen untuk mengoperasikan proyek dan memenuhi syarat untuk insentif tambahan yang tidak ditentukan.

Pada Juni 2016, MNC Land—anak perusahaan dari konglomerasi media MNC Group terbesar di Indonesia—menandatangani surat maksud awal dengan MCC. Pada saat yang sama, MNC menerima “surat minat” dari Sinosure, sebuah BUMN Cina yang mengkhususkan diri dalam mendukung proyek investasi luar negeri.

Pimpinan MNC, miliarder Hary Tanoesoedibjo mengatakan kepada media setempat bahwa perusahaan akan menjamin $500 juta dalam pembiayaan dari bank-bank China.

Perwakilan MNC kemudian melakukan beberapa kali perjalanan ke China untuk menegosiasikan pembiayaan theme park tersebut dengan Sinosure dan Bank Sentral China, menurut dokumen yang dilihat oleh AFP.

Hary terbang ke China untuk pertemuan tentang proyek tersebut pada Oktober 2016, menurut situs web MCC.

Pada Januari 2017, Hary melakukan perjalanan ke New York dan Washington untuk “review desain dengan Trump” dan menghadiri pelantikan presiden, menurut dokumen.

Foto-foto yang dipasang di akun Instagram Hary menunjukkan dirinya sedang dalam pertemuan di Trump Tower dengan putra-putra Trump, Eric dan Donald Junior, dan berpose dengan Trump sendiri.

Proyek Lido City bukanlah yang pertama menimbulkan tanda tanya tentang hubungan keuangan Trump dengan China.

Pada awal 2017, Beijing menyetujui hampir 40 aplikasi merek dagang yang telah lama diinginkan Trump untuk melindungi kepentingan bisnisnya di negara tersebut.

McClatchy sebelumnya telah melaporkan keterlibatan BUMN China dalam proyek Trump lain di Dubai.

Trump Tower menjadi markas besar bank ICBC China.

MNC menolak menanggapi pertanyaan AFP tentang proyek dan MCC tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. Baik Gedung Putih maupun Trump Organization tak ada yang menanggapi pertanyaan via email dari AFP.
https://www.matamatapolitik.com/proy...-dengan-china/

--------------------------------

Zaman partai Demokrat dulu berkuasa di Gedung Putih sejak Clinton, lobbyist asal Indonesia yang dekat dengan orang nomor satu di Gedung Putih itu adalah James Riyadi. Kini saat Trump berkuasa disana dibawah bendera Partai Republik, kayaknya Hary Tanoe yang menempati posisi itu karena pertemanannya dalam bisnis saat sebelum Trump mencalonkan dikrinya menjadi presiden AS. Yaa, tapi yang perlu diingat, pada akhirnya adalah kepentingan naskional masing-masing negara diatas segala kepentingan diri dan bisnis tentunya.


emoticon-No Hope

trump good friend mister fadli zon emoticon-Big Grin
Proyek Trump di Indonesia Timbulkan Pertanyaan Soal Hubungannya dengan China

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
ibu Liliana makin cantik ajaemoticon-Cool