alexa-tracking

Drama Logika : Jika saat itu tiba, kau lebih memilih dia mati atau hidup?^^

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af665aedac13ef30e8b4567/drama-logika--jika-saat-itu-tiba-kau-lebih-memilih-dia-mati-atau-hidup
Poll: Jika saat itu tiba, kau lebih memilih dia mati atau hidup?^^
Mati Bunuh Diri 33.33% (1 votes)
Hidup Bebas 0% (0 votes)
Saya Tidak Perduli 66.67% (2 votes)
Drama Logika : Jika saat itu tiba, kau lebih memilih dia mati atau hidup?^^
Jika saatnya nanti kau melihat seseorang terbujur kaku dengan mulut mengeluarkan busa, atau melihatnya membiru tergantung disebuah kayu besar setelah badai, maka jangan katakan kalau dia tak punya akal. Tak punya otak.


Nyaris sama, namun aku telah mengulur waktu untuk itu. Hukum sebab akibat selalu aku perhitungkan. Banyak sekali cara dan fakta miring yang kutemukan. Aku merasakannya dan beberapa dapat dibuktikan kebenarannya. Ya! pengalaman memang benar benar guru yang paling bisa ku andalkan.

Aku telah menghitung persentasenya. Aku mungkin tau caranya mati yang wajar menurut mata manusia maupun medis dengan tingkat kejelian standar. Menurutku bunuh diri instan adalah tindakan berani yang disukai manusia sebagai bahan tontonan. Melihat mu membiru, memerah, atau membusuk, itu adalah tontonan yang menyenangkan bagi beberapa orang disekitarmu.

Terlebih jika kau  terjun bebas dan mati ditempat dengan kepala pecah dan organ dalam berhamburan keluar, tidakkah kau berfikir itu adalah tindakan luar biasa yang kemudian dijadikan sebagai  pengalaman menarik bagi mereka yang melihat jasad buruk rupamu. Kau bukan hanya terhina saat masih hidup, bahkan matimu adalah kepuasan terakhir bagi mereka yang tidak menyukaimu.

Berfikirlah dalam bertindak. Jika memang sudah ingin mati, maka usahakan kematianmu tidak menimbulkan kekacauan baru untuk lingkungan yang sangat membencimu. Akan ku beri tau caranya, tapi kau harus menutup matamu dari Tuhan. Ini adalah syarat mutlak yang ku ajukan jika kau ingin mendengarnya lebih lanjut.

Berbicara soal kepercayaan seseorang terhadap tuhan, sama halnya berbicara tentang Surga dan Neraka, tentang dosa dan keadilan di akhirat. Tidak akan mampu kau melakukannya jika dalam hatimu masih ada Tuhan. Dalam kondisi ini, beberapa akan berfikir bahwa ini sebuah keberuntungan namun beberapa diantaranya menganggap ini adalah benteng  yang mengurung dia dari kebebasan.

Kau yang berfikir sangat beruntung karna Tuhan selalu ada disisimu sehingga kau bisa melanjutkan hidup meski dengan tenaga seadanya, mungkin kau adalah contoh manusia bahagia yang sebenarnya tidak ingin mati. Kau hanya perlu kesempatan dan dukungan dari lingkunganmu. Kau butuh kekuatan lebih untuk bangkit dari titik terendah ini. Namun kau tak ingin sendirian, kau berharap dapat bertemu seseorang yang memang sudah  ditakdirkan untukmu datang memberimu harapan hidup yang baru. Ya cukup satu orang saja bagimu.

Kau selalu merasa kesepian. Kau menutup diri.  Kau tidak akan membiarkan orang lain masuk kedalam hidupmu dengan mudah sebelum kau menemukan takdirmu. Takdirmu yang kau dambakan, apapun itu. Yang akan menjadikan hidupmu lebih berarti. Kau percaya kau bukan manusia kesepian, kau hanya perlu menunggu dia yang ditakdirkan datang.

Lain lagi dengan orang yang berpikir bahwa mempunyai Tuhan dalam hatinya adalah kesialan. Dia adalah orang yang memang sudah bosan hidup. Ia merasa hidupnya sangat terhina, ia sangat tertekan dengan keadaan yang memaksanya mengakui bahwa ia tak pantas hidup. Kebencian menggerakan emosinya menjadi semakin tak beraturan, namun tidak hatinya. Hatinya dibiarkan kosong. Dan ku tekankan, perasaan tak begitu berfungsi saat fase ini menyelimutinya.

Secara garis besar ada dua jenis pemikiran saat fase ini. Pertama, dia kan bunuh diri. Pemikiran ini berlaku jika dalam hatinya lebih dipenuhi kesedihan dan setulus kasih sayang yang tak tersampaikan. Dan bunuh diri adalah hal paling baik baginya daripada melimpahkan emosinya pada oranglain. Dia sudah merasa tak tertolong dan tak ada yang mau menolong.

Sedangkan pemikiran kedua adalah pemikiran yang timbul karena adanya dendam dan rasa takut yang memuncak sehingga ia berpikir abstrak. Tak mampu menguasai emosinya. Namun paham akan resikonya. Karna membunuh orang lain sebelum kita terbunuh entah oleh senjata atau hujatan adalah hal paling pojok  yang bisa diandalkan untuk mengembalikan kepercayaan dirinya. Sehingga ia bisa tertawa disaat terakhir meski tak tau itu adalah kebahagiaan atau kepasrahan.

Beberapa juga berpikiran jika ia terus hidup dengan keadaan kacau seperti ini, mungkin akan ada saatnya stress itu datang lagi dan akan muncul korban karna self injury yang ia lakukan sudah terasa membosankan. Namun ku yakin satu korban tidaklah cukup, kepuasan ini akan menimbulkan candu dalam benaknya, seperti self injury yang sering ia lakukan.


Hmm.. jika saat itu tiba, kau lebih memilih dia mati atau hidup?^^

#DramaLogika #Manzazuu #DelusiSiang
kurang2in nonton anime bergenre gore emoticon-Ngacir
Quote:


lebih sering nonton dance & sing cover sih emoticon-Matahari
anime, cuma suka gambarnya^^
mabok racun kajengking nih ts nya emoticon-DP
bukan lagi :"v
anime goreemoticon-Genit
macam dead tubeemoticon-Genit
salah kamar kan ya harusnya 1 belokan lagi emoticon-Embarrassment
Ane suka mainan Digimon Rumble Arena gan
emoticon-Cendol Gan